Dewasa ini, popularitas pengobatan herbal meningkat tajam. Masyarakat dari berbagai kalangan tidak lagi memandang dengan sebelah mata khasiat herbal untuk pengobatan.
Kita dengan mudah bisa menemukan obat-obatan herbal di apotek dengan kemasan menarik siap konsumsi. Bahkan, obat herbal telah menjadi fokus penelitian di beberapa negara.
Pengobatan herbal adalah fenomena turun-temurun dari berbagai bangsa di dunia, yang dinilai lebih efektif serta minim risiko dibandingkan pengobatan berbasis bahan kimia.
Akhir-akhir ini pengobatan herbal menjadi perhatian semua kalangan. Hal tersebut seiring dengan beberapa penelitian dan uji klinis, yang membuktikan bahwa banyak jenis herbal memiliki kandungan senyawa berpotensi penyembuh.
Dunia pengobatan modern pun semakin mengakui keberadaannya, terbukti dengan semakin banyak rumah sakit dan praktisi medis yang tidak segan merekomendasikan obat-obat berbasis herbal.
Buku dengan judul Tanaman Sakti Tumpas Macam-macam Penyakit yang disusun oleh S. Wibowo ini memuat banyak sekali manfaat tanaman herbal untuk mengatasi berbagai penyakit, seperti daun sendok, daun tempuyung, seledri, delima, daun alpukat dan meniran untuk mencegah penyakit asam urat.
Sementara itu, daun krokot, tapak dara, daun sambiloto, kayu manis, buah pare, lidah buaya dan lamtoro untuk mengobati sakit diabetes.
Tidak hanya itu, buku ini pun dilengkapi dengan sekilas sejarah pengobatan herbal, seperti disebutkan bahwa sejarah pengobatan herbal cukup panjang.
Peradaban-peradaban tua mengenal herbal sebagai bagian dari budaya, dalam bentuk upaya-upaya menghilangkan penyakit, mulai dari metode sangat primitif berupa pengusiran roh jahat sebagai penyebab sakit, hingga penggunaan bahan-bahan yang diambil dari alam.
Berawal dari upaya coba-coba, kemudian hasilnya diturunkan secara lisan, dan diwariskan kepada keturunan. Fakta-fakta kesembuhan atau kegagalan pengobatan itu menjadi gudang data empiris untuk menyusun patokan-patokan pengobatan generasi sesudahnya.
Selain itu, buku dengan tebal 124 halaman ini juga mengurai kelebihan-kelebihan pengobatan yang ditempuh secara herbal. Di antara kelebihan-kelebihan yang dijelaskan tersebut adalah pengobatan herbal lebih efektif, hampir tidak memiliki efek samping, mudah didapat, harganya bersahabat, bebas toksin, menyembuhkan penyakit dari akarnya, dan bisa diproduksi sendiri.
Inilah sekilas tentang buku Tanaman Sakti Tumpas Macam-macam Penyakit. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
3 Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan 2026: Performa Ngebut, Harga Bersahabat
-
Satu Tiket, Sejuta Rasa: Kisah Nonton Film di Bioskop XXI Transmart Jember
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Buku Esai Sayup Sunyi Suara Kata: Catatan dari Pinggiran Ruang Kelas
Artikel Terkait
-
Tips Kesehatan dr.Zaidul Akbar Bahan Alami Ini Jadi Obat Herbal Bikin Flu dan Sakit Tenggorokan Hilang
-
Resep Masak Nasi Putih dari dr.Zaidul Akbar, Tetap Sehat dan Tidak Bikin Gemuk, Gimana Caranya?
-
Tips Kesehatan Ala dr.Zaidul Akbar, Hentikan Minum Air Jenis Ini Usai Santap Makan Bisa Sebabkan Ginjal Rusak
-
Tips Kesehatan dr.Zaidul Akbar, Kalau Tanda Ini Muncul di Wajah Bisa Jadi Ada Masalah dengan Ginjal Kalian
-
Tips Kesehatan dari dr.Zaidul Akbar Tujuh Jenis Bahan Alami Bisa Hilangkan Toksin Dalam Tubuh, Apa Saja Itu?
Ulasan
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya
-
Menenun Kembali Persahabatan di Ujung Cakrawala Aldebaran
-
Resep Ketenangan di Pojok Kopi Dusun: Saat Modernitas Bertemu Tradisi di Kawasan Candi Muaro Jambi
-
Pahlawan Ekonomi Kreatif: Tetap Cuan Meski Tanpa Kerja Kantoran
-
Aku Punya Kendala Allah Punya Kendali: Sebuah Obat untuk Hati yang Lelah
Terkini
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!