Kasus KDRT yang menjerat Ferry Irawan semakin berkembang. Baru-baru ini Venna Melinda mengungkapkan kelakuan bejat sang suami yang mengancam akan menyebarkan video intim mereka ke publik. Ancaman terhadap Venna Melinda yang dilakukan oleh Ferry Irawan mirip dengan perilaku yang dikenal dengan istilah revenge porn.
Melansir laman situs Modern Intimacy, revenge porn dikenal juga dengan istilah Image-Based Sexual Abuse (IBSA). Perilaku tersebut didefinisikan sebagai tindakan eksplisit membagikan konten foto dan video tanpa persetujuan seseorang. Tujuannya, untuk melecehkan sebab merasa dendam karena ditolak.
Mencegah Revenge Porn Seperti pada Kasus Ferry Irawan dan Venna Melinda
Masih dari sumber yang sama, kasus revenger porn jarang diekspose. Lebih parahnya lagi, korban tidak sadar bahwa dirinya sedang difilmkan atau difoto saat sedang tidur, sedang mandi, dan berhubungan seks.
BACA JUGA: Bikin Gempar, Ferry Irawan Ancam Sebar Video Telanjang Venna Melinda
Selain itu, para korban pun takut untuk melapor karena adanya trauma, depresi dan takut dicap sebagai orang yang murahan. Untuk mencegah revenge porn, kamu bisa lakukan hal ini.
1. Bersikap Hati-Hati
Berhati-hati saat membagikan foto atau video. Orang sering kali mengira bahwa foto yang dikirimkan tidak akan disebar, tapi faktanya tidak demikian. Itulah sebabnya, kenali dengan baik siapa penerima fotomu dan pertimbangkan kembali konten dari foto atau video yang kamu kirimkan.
2. Tegaskan Batasan
Tegaskan kepada pasanganmu tentang Batasan dan nilai dalam hubungan. Minta ia untuk menghormati batasan tersebut. Diskusikan mana foto atau video yang boleh dibagikan di media sosial atau internet dan mana yang sebaiknya disimpan saja. Pastikan kamu tahu di mana ia menyimpan foto atau videomu.
3. Sadari Risiko
Ada berbagai alasan mengapa orang membagikan video atau foto mereka dalam keadaan telanjang. Tapi yang pasti, pertimbangkan dan sadari risiko jika foto, video atau bahkan rekaman suara tersebut dibagikan kepada orang lain.
Menyadari risikonya dapat membuatmu waspada terhadap hal-hal yang mungkin akan terjadi akibat file tersebut. Pastikan kamu tidak sedang direkam atau difoto diam-diam.
BACA JUGA: Usai KDRT, Ferry Irawan Telepon Ibu Mertua dan Sebut Venna Melinda Aniaya Diri Sendiri
4. Jaga Responsmu
Hal yang perlu kamu ketahui juga adalah bagaimana respons dan reaksimu jika mendapat foto vulgar orang lain. Alih-alih tertawa dan mencemooh, jelaskan bahwa hal itu tidak bisa diterima dan bukan sebuah lelucon. Ini bisa jadi cara untuk mencegah revenge porn menyebar ke depannya.
5. Lebih Baik Jangan Lakukan
Mau bagaimana pun, jangan berbagai foto vulgar dengan orang lain! carilah cara lebih baik yang nyaman dilakukan dengan pasangan. gagasan mengirim foto terbuka bukan cara tepat untuk meningkatkan kualitas dalam hubungan apalagi sebatas pacaran.
Jadi, revenge porn bukan sebuah hal yang sepele. Tindakan ini bisa berpengaruh luar biasa terhadap orang lain. Berhati-hatilah!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Saatnya Ganti Provider: Jaringan 5G Stabil Jadi Alasan Netizen Pindah ke XL
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat
-
6 Fakta Menarik Perfect Crown yang akan Segera Tayang
-
Frieren: Beyond Journey's End Season 2, Musim yang Lebih Emosional dan Sepi
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
Artikel Terkait
Ulasan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
-
Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
Terkini
-
Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!
-
Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?
-
A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang
-
Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan
-
Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa