Setiap orang biasanya memiliki gambaran tentang monsternya masing-masing. Bisa saja atas dasar penggambaran dari film yang ditonton, mimpi, atau cerita hantu yang pernah didengar. Apa pun itu, semua seolah memberi referensi bagi pikiran bawah sadarmu tentang wujud monster sekaligus kengerian yang kamu rasakan.
Melalui kokology, kamu bisa menunjukkan gambaran monster yang tampak di pikiranmu dan lihat bagaimana semua itu mengarah pada sisi terdalam di dirimu.
1. Bayangkan ada monster yang sedang berjalan menujumu
Monster itu sangat mengerikan. Dia terlihat sangat marah dan menyerang dengan membabi buta. Namun sayangnya, tidak ada seorangpun yang bisa menghentikannya.
BACA JUGA: Jaga Lingkungan dengan Mengenal Slow Fashion, Yuk Kepoin!
2. Sebab kemarahan si monster
Kemarahan monster itu bukannya tanpa sebab. Banyak hal bisa saja menjadi pemicu emosi si monster. Menurut kalian apa yang menjadi penyebab monster itu marah?
- dia lapar dan sedang mencari makanan
- dia mencari kekasihnya
- dia marah karena merasa buruk rupa
- dia marah pada seluruh dunia
3. Penjelasan dan kesimpulan
Monster yang kamu lihat tadi sebenarnya menggambarkan dirimu, lebih tepatnya pada sisi tergelap dalam hidup. Sedangkan kemarahan monster ditujukan pada sumber stres dalam hidup yang kamu rasakan.
Monster yang lapar merujuk pada perlawananmu terhadap nafsu makan. Mungkin saat ini kamu sedang menjalani diet ketat yang membuatmu harus membatasi jumlah dan jenis makanan. Redakan keinginan berlebihmu pada diet. Beri tubuhmu makan dan biarkan pikiranmu jernih dengan tetap mengkonsumsi makanan. Dunia tidak akan berakhir hanya karna kamu makan dan kenyang.
Monster yang mencari kekasihnya menunjukkan bahwa kamu mungkin sedang memiliki masalah dengan percintaan. Duniamu serba resah dan gelisah saat berkaitan dengan cinta. Mulailah tenangkan pikiranmu dulu. Masalah akan selalu ada selama kita masih hidup. Begitu juga dengan semua pencinta di dunia ini, pasti memiliki masalahnya sendiri. Tidak perlu khawatir, semua pasti bisa kamu atasi.
Monster yang marah karena merasa buruk rupa berarti kamu sedang tidak puas dengan penampilan fisikmu saat ini. Ingat, caramu memandang diri akan sangat berpengaruh pada cara dunia memandangmu. Maka mulailah menerima dirimu terlebih dahulu. Cintai dirimu sendiri, baru dunia akan menyambutmu.
Monster yang marah pada seluruh dunia menunjukkan bahwa kamu pribadi yang cenderung pesimis. Dalam pikiranmu, dunia seolah tidak pernah memihak padamu. Dan parahnya lagi, setiap kekurangan yang ada hanya menciptakan keluhan. Stop sampai di sini. Mulailah memandang segala sesuatu secara lebih positif. Arahkan energimu pada hal-hal positif, agar hidupmu pun jadi lebih baik kedepannya.
Dan sekarang, masihkah kamu mau hidup bersama "monster" dalam dirimu itu? Pilihan ada di tanganmu sendiri.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Gen Z dan HUT ke-81 RI: Sudahkah Merdeka dari Tekanan Selalu Terlihat Sukses?
-
Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI
-
Memaknai Kemerdekaan di Dunia Kerja: Mengapa Gen Z Lebih Memilih 'Work-Life Balance'?
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
10 Momen Kece yang Wajib Kamu Tahu sebelum Nonton Spider-Man: Brand New Day
-
Review House of the Dragon Season 3: Hancurnya Moralitas Para Penguasa!
-
Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?
Terkini
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
4 Acne Micellar Water Bebas Alkohol, Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi
-
Menjaga Tradisi, Menggerakkan Desa: Perjalanan Kang Edai di Kemiren