'Nol' merupakan sebuah buku pengembangan diri karya William Tjhia & Carrin yang juga merupakan seorang penggagas akun Instagram @test_psikologi.
Buku yang cetakan pertamanya rilis di tahun 2018 ini merupakan terbitan perusahaan TransMedia Pustaka dengan tebal 198 halaman dan terbagi ke dalam 23 sub bab dengan masing-masing judul berbeda.
BACA JUGA: Review Buku 'Para Pembangkang!', Pelajaran Berharga dari Umat Terdahulu
Menjadi sebuah buku pengembangan diri, 'Nol' ditulis dengan gaya bahasa sederhana, tidak kaku dan tentunya isi dari buku ini sangat mudah dipahami untuk semua jenis kalangan.
Salah satu yang menjadi hal menarik dari buku ini adalah adanya kata-kata motivasi yang mampu membangkitkan kembali semangat dan terselip pada setiap bab yang tersedia.
Cover dari buku berikut juga didesain cukup sederhana dengan paduan warna hitam, putih serta abu-abu yang membuatnya terkesan lebih elegan.
Mengaku sebagai sebuah buku pengembangan diri, 'Nol' berisikan tentang kiat-kiat kesuksesan dengan pelajaran bahwa semua pengetahuan itu berawal dari sebuah ketidaktahuan.
Penulis mengatakan bahwa tidak ada hal yang pasti di dunia ini, begitupun juga dengan kesuksesan. Menurutnya, jika seseorang tidak pasti sukses, berarti orang tersebut juga belum pasti gagal.
Melalui buku ini, penulis ingin membuka pikiran pembaca untuk tidak terpaku pada ucapan dan penilaian orang lain, karena setiap apapun yang dijalani belum tentu dapat dipastikan akhirnya akan seperti apa.
Pada beberapa bab yang terdapat dalam buku ini, penulis juga tidak jarang memberikan sebuah cerita-cerita kehidupan yang selalu dapat diambil sebuah pelajaran berharga di dalamnya.
Saat mendambakan sebuah kesuksesan, penulis mengatakan bahwa hal yang paling penting dalam proses tersebut adalah belajar. Menyisakan sebuah ketidaktahuan dalam pikiran bukanlah suatu hal buruk jika pada akhirnya kita berusaha mencari tahu jawaban dari Ketidaktahuan tersebut.
BACA JUGA: Urgensi Pendidikan Anak pada Buku "Anak Bertanya, Orang Tua Tidak Kelabakan"
Tidak hanya itu, dalam buku ini juga ada sebuah reminder bahwa harus tetap berusaha apapun hasil yang didapat dari sebuah proses. Dan apabila belum juga mencapai apa yang diinginkan, maka sebenarnya itu adalah yang terbaik bagi diri sendiri pada saat itu.
Tentunya banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dari buku ini dan cocok sekali dibaca bagi yang sedang kehilangan arah, merasa hidup hanya berjalan di tempat dan tengah bertanya-tanya tentang apa arti sukses yang sebenarnya.
Baca Juga
-
Pantai Sawangan, Surga Tersembunyi di Nusa Dua Bali
-
Pantai Samuh, Wisata Gratis dengan Panorama Menawan di Nusa Dua Bali
-
Bukit Pengilon, Spot Healing dengan View Laut Lepas di Jogja
-
The Lost World Farm, Wisata dengan Konsep Peternakan ala Belanda di Jogja
-
Pantai Geger, Pesona Wisata Murah Meriah di Nusa Dua Bali
Artikel Terkait
Ulasan
-
Gadis Minimarket: Satir Jenius Pegawai Toko Melawan Stigma Sosial
-
Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube
-
Ulasan Film The Imaginary: Ketika Imajinasi Menjadi Tempat untuk Bertahan
-
Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah
-
Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya
Terkini
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai
-
Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus
-
4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi
-
Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?
-
Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?