Di saat kita pikir hidup kita sudah sempurna, terkadang kita lupa bahwa tidak ada yang akan bertahan selamanya. Kesedihan dan kegembiraan akan selalu datang secara bergantian sepanjang hidup kita. Itulah yang dirasakan oleh tokoh utama dalam buku berjudul ‘Black Night’ karya Shandez Darlene ini.
Identitas Buku
Judul Buku: Black Night
Penulis: Shandez Darlene
Penerbit: NAULI MEDIA
Jumlah Halaman: 340 Halaman
Cetakan Pertaman, 2021
Sekilas Tentang Penulis
Shandez Darlene merupakan anak tunggal yang lahir pada 14 April 2004. Ia menetap di Bandar Lampung sejak kelahirannya. Ia senang menonton drakor, membaca novel dan komik, serta mengkhayal.
Ia memiliki cita-cita untuk menjadi penulis sejak duduk di bangku kelas 4 SD dan terus berlanjut hingga saat ini. Baginya, menulis merupakan salah satu cara mengunggakapkan perasaan yang tidak bisa disampaikan melalui kata.
Sinposis ‘Black Night’
Awalnya, Ayla pikir hidupnya sudah baik-baik saja. Ia merupakan seorang aktris ternama dengan jutaan penggemar. Semua orang mencintai dan memujanya. Ia memiliki Adit yang selalu ada di sisinya, meskipun sikap laki-laki itu tidak terlalu baik. Ia juga memiliki sosok seorang sahabat yang selalu menjadi pendukungnya. Pokoknya, hidup Ayla sudah sempurna.
Namun, Ayla tidak tahu bahwa kesempurnaan itu hanya kepalsuan. Tidak ada yang sungguh sempurna di dunia ini, kecuali Sang Pencipta. Saat rahasia yang telah lama terpendam mulai terkuak, Alya tidak tahu lagi harus berbuat apa. Pada kenyataannya, cinta yang dia terima selama ini hanya semu.
BACA JUGA: Review 'Pacar Seorang Seniman', Ketika Penyair WS Rendra Menulis Cerpen
Ulasan Buku ‘Black Night’
Seperti telah disebutkan dalam sinopsis, buku ini bercerita tentang tokoh Ayla, seorang aktris, yang ternyata memiliki masa lalu kelam. Ia merupakan seorang anak yang dulunya tinggal di panti asuhan dan mendapat kekerasan oleh orang tua angkatnya.
Hingga akhirnya takdir mempertemukan ia dengan Adit. Pertemuan mereka berdua sama sekali tidak indah dan tidak membahagiakan ketika diingat. Pertemuan mereka berdua ini juga mengandung rahasia yang di masa depan ketika terkuak, membuat Ayla sangat menderita.
Alur cerita ini cukup mengalir, dengan penggambaran tokoh yang detail sehingga pembaca bisa mengenali karakter tiap tokoh dengan baik. Namun, aku pribadi masih menemukan beberapa plot hole.
Salah satu tokoh yang cukup mencuri perhatianku adalah Reyhan. Ia merupakan cowok yang menjadi sahabat dekat Ayla dan Leya. Reyhan kembali muncul sebagai seorang dokter sekaligus penulis. Novel yang ditulis Reyhan akan diangkat mejadi film dan Ayla menjadi tokoh utama perempuan dalam film tersebut.
Di akhir, tokoh Reyhan seakan hilang begitu saja, padahal kukira awalnya akan ada pertentangan antara Reyhan dan Adit. Mungkin jika ada part ini, cerita akan terasa lebih hidup dan ‘greget’.
Dari sisi pesan moral, aku cukup dapat menangkapnya dengan baik. Kebohongan yang telah disembunyikan sejak lama, pasti lambat laun akan terungkap juga. Jadi, lebih baik jujur dari awal daripada berbohong berlarut-larut dan membuat semakin banyak pihak terluka.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bye-Bye Mata Panda! 4 Eye Cream Korea Ini Bikin Area Mata Makin Cerah
-
Rambut Rontok Parah? Ini 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Rekomendasi Lipstik Korea biar Bibir Kamu Auto Mirip Idol K-Pop!
-
Cari Tablet Buat Kuliah? Ini 5 Rekomendasi Paling Worth It Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Eyeshadow K-Beauty yang Wajib Kamu Punya, Tampilan Natural dan Flawless
Artikel Terkait
Ulasan
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia