Mungkin bagi sebagian orang di dunia cukup familiar dengan buah satu ini. Buah melon hampir pasti dapat ditemui dijual atau ditanam di sebagian besar negara di dunia, khususnya di daerah tropis dengan suhu yang tidak terlalu panas. Dilansir oleh situs National Today, buah melon cukup populer di negara Turkmenistan di Asia tengah. Bahkan, dalam sekali setahun di minggu kedua bulan Agustus akan diperingati sebagai Hari Melon atau Melon Day di negara tersebut.
Peringatan yang dilaksanakan sejak tahun 1994 ini diinisiasi oleh mantan Presiden Turkmenistan, Saparmurat Niyazov. Buah yang memiliki kandungan air cukup besar dan rasa cenderung manis ini memiliki beberapa fakta unik yang tentunya menarik untuk diketahui. Berikut 3 fakta unik dari buah melon.
1. Melon Mulai Dikembangbiakkan Sejak Ribuan Tahun Lalu
Melansir dari buku “The New Oxford Book of Food Plants”, buah melon diyakini berasal dari benua Afrika dan beberapa daerah di timur tengah dan Asia Selatan yang memiliki suhu tidak terlalu panas. Buah ini diyakini mulai ditanam di kebun di daerah-derah tersebut pada ribuan tahun yang lalu. Hal ini diketahui setelah ditemukannya biji-bijian melon yang belum disemai yang diyakini berasal dari tahun 1300 SM.
Seiring berkembangnya zaman, buah melon menjadi sebuah komoditas pertanian yang cukup populer bagi sebagian masyarakat. Bahkan, persebaran buah ini mencapai kawasan Eropa, Asia timur hingga Amerika. Melansir dari artikel berjudul “Growings Melon”, masyarakat Eropa mulai menanam bibit melon yang dibawa dari Afrika dan timur tengah pada abad ke-15 masehi.
2. Tiongkok Menjadi Negara Produsen Melon Terbesar di Dunia
Meskipun berasal dari benua Afrika dan sangat populer di Asia tengah, akan tetapi ternyata produsen buah melon terbesar di dunia justru merupakan Tiongkok atau Republik Rakyat Cina.
BACA JUGA: Ulasan Buku 11 Anak Ajaib Mengguncang Dunia, Kisah Inspiratif yang Luar Biasa
Melansir dari laman UN Food and Agriculture Organization, pada tahun 2018 Tiongkok menempati peringkat pertama sebagai negara produsen Melon dengan jumlah 13,83 juta ton pertahunnya. Jumlah tersebut jauh di atas Turkiye yang berada di peringkat ke-2 dengan 1,7 juta ton dan India di peringkat ke-3 dengan 1,3 juta ton pertahunnya.
3. Melon Digunakan Sebagai Bahan Minuman Keras di Jepang
Selain di makan langsung atau diolah menjadi jus, buah melon ternyata juga dapat digunakan sebagai campuran minuman beralkohol. Melansir dari artikel berjudul “Midori: Our Story", buah melon digunakan sebagai salah satu campuran dari minuman beralkohol berjenis liquor yang dikenal dengan nama Midori.
Minuman ini memiliki kandungan alkohol sekitar 20% dan menjadi salah satu jenis minuman beralkohol yang cukup populer di Jepang. Selain di Jepang, minuman ini juga diproduksi di Meksiko, Amerika Serikat dan Prancis.
Nah, itulah beberapa fakta unik dan menarik dari buah melon. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pemain Naturalisasi Join Liga Indonesia, EXCO PSSI Sindir Kualitas Liga!
-
Dion Markx Join ke Liga Indonesia, Efek Misi Juara AFF Cup Jadi Prioritas?
-
Masuk Radar John Herdman, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Jadi WNI?
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
Artikel Terkait
Ulasan
-
Buku Secret Admirer: Puisi-Puisi tentang Cinta yang Disimpan dalam Diam
-
Sinopsis Lengkap Lima Sekawan: Di Pulau Harta, Seri Pembuka yang Menegangkan
-
Review Novel Kubah Ahmad Tohari: Kisah Menyentuh Tentang Kesempatan Kedua
-
Review Film It Was Just an Accident: Kritik Rezim Lewat Thriller yang Tajam
-
Dilema dan Konflik Batin Tokoh Kolonial dalam Buku Semua untuk Hindia
Terkini
-
4 Serum Wortel Kaya Vitamin C, Solusi Atasi Kulit Kusam dan Bekas Jerawat
-
Song Kang Comeback sebagai Pianis Jenius di Drama Musik Four Hands
-
Reality Show 'Reply High School' Akan Tayang, SM Siap Debutkan Grup Baru?
-
Rilis April, Nippon Sangoku Angkat Kisah 3 Kerajaan Versi Jepang Masa Depan
-
Agensi Pribadi Lee Hi Tak Terdaftar Selama 5 Tahun, Berpotensi Kena Sanksi