Kalau membahas soal kuliner di Kabupaten Nganjuk, bukan hanya ada nasi becek dan asem-asem saja, melainkan masih ada banyak lagi makanan-makanan enak dan legendaris disana.
Salah satunya adalah mie ayam, meskipun bukan makanan khas dari daerah Nganjuk, tapi jangan anggap remeh mie ayam yang satu ini, namanya Mie Ayam Mastrip.
Kalau kamu bertanya ke masyarakat setempat kuliner apa saja yang wajib di coba di Nganjuk, Mie Ayam Mastrip pasti jadi salah satu jawabannya.
Kenapa Dinamakan Mie Ayam Mastrip?
Warung mie ayam tersebut dinamakan Mie Ayam Mastrip bukan karena pemiliknya yang bernama Pak/Bu Mastrip, melainkan dari letak warunya yang berada di Jalan Mastrip, Kelurahan Ganungkidul, Nganjuk.
Paling mudah mengakses lokasinya adalah dari Jl. Veteran, kamu tinggal belok ke arah Jl. Mastrip lalu tengok ke sebelah selatan jalan, lokasinya dekat dengan tikungan dan agak masuk ke dalam.
Tenang, di depannya juga ada plang sehingga memudahkan pengunjung saat mencari lokasi.
Berdiri Lebih dari 10 Tahun yang Lalu
Mie Ayam Mastrip bisa dibilang kuliner legendaris di Nganjuk, banyak penjual mie ayam tapi mungkin tidak sekonsisten yang satu ini. Berdiri lebih dari 10 tahun yang lalu, tapi citarasa, kualitas, dan pelayanannya tidak berubah sama sekali, bahkan sekarang lebih baik.
Warung yang awalnya hanya berupa tenda kemudian beralih ke kios, kios yang sebelumnya kecil kini juga menjadi lebih besar dengan meja indoor dan outdoor.
Bagaimana Rasa Mie Ayam Mastrip Hingga jadi Favorit Warga Nganjuk?
Masalah rasa, kembali ke selera masing-masing, ya. Namun, sebagian besar orang pasti setuju kalau Mie Ayam Mastrip ini enak. Tekstur mienya sendiri mirip dengan mie gerobak biru, agak besar dan kenyal.
Kemudian topping-nya terdiri dari daging ayam kecap, sawi, acar timun, dan pangsit goreng. Satu porsinya hampir satu mangkok penuh sehingga mengenyangkan.
Dari segi rasa sudah pasti enak, manis, gurih, asinnya pas. Apalagi kalau ditambah dengan saus dan sambal, bisa nggak cukup satu mangkok, hehe.
Oh ya, disini juga ada beberapa menu tambahan seperti bakso dan ceker ayam. Harganya terjangkau mulai dari Rp 9.000 saja dan ditambah pajak 10%, ya.
Itu tadi ulasan Mie Ayam Mastrip yang meskipun sudah berjualan selama bertahun-tahun, tetap menjaga kualitas dan rasanya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Jadwal MotoGP Brasil 2026: Diogo Moreira Balapan di Kampung Halaman
Artikel Terkait
-
Gurihnya Lontong Balap, Kuliner Khas Pesisir di Kota Surabaya
-
Bikin Nagih, Lembutnya Cita Rasa Roti Kukus '46' di Kota Jambi
-
Keunikan Pecel Semanggi, Kuliner Legendaris Khas Kota Surabaya
-
Mencicipi Hangatnya Sirup Pokak, Minuman Herbal Underrated Khas Probolinggo
-
Tidak Hanya sebagai Bumbu Dapur, Berikut 3 Manfaat Lain Bawang Putih
Ulasan
-
Perebutan Kuasa Tertinggi Asia Pasifik, Membaca Kisah Bujang di Novel Pergi
-
Review Film Nuremberg: Duel Psikologis di Balik Pengadilan Sejarah Terbesar
-
Ramadan di Wisconsin
-
Film Komang: Angkat Kisah Cinta Penyanyi Raim Laode dan Toleransi Beragama
-
Menanam Mindset Baru, Setiap Luka Bisa Jadi Peluang di From Zero to Survive
Terkini
-
Harmoni dalam Perbedaan: Refleksi Nyepi dan Dinamika Idulfitri di Indonesia
-
Konspirasi Basa-Basi: Lebaran Itu Silaturahmi atau Ruang Interogasi?
-
Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace
-
Tarian Darah dari Rawa
-
Silaturahmi Lebaran dan Budaya Gosip: Ketika Obrolan Hangat Berubah Arah