Kamu pernah mendengar nama lontong balap? Pernah dengar namun belum pernah mencicipinya? Lontong balap adalah salah satu kuliner tradisional khas dari masyarakat pesisir yang terdapat di Kota Surabaya.
Selain terdapat di Surabaya, kuliner satu ini juga tersebar di beberapa daerah di sekitar Surabaya seperti Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Mojokerto dan beberapa daerah lainnya yang masih berdekatan dengan kota pahlawan ini.
Asal Muasal Nama Lontong Balap
Bagi orang awam, mungkin akan bertanya-tanya mengapa kuliner ini dinamakan lontong balap. Bukan berarti kuliner ini dimakan dengan cara adu cepat atau sedang balapan. Menurut beberapa penuturan orang, nama kuliner lontong balap ini berasal dari cara penjual menjajahkan barang dagangannya dengan dipikul sambal berlari.
Hal ini dikarenakan di masa lalu gentong tempat menyimpan kuah yang merupakan bahan utama lontong balap memiliki bobot yang lumayan berat, sehingga membuat orang yang memikulnya akan berjalan sambal berlari kecil.
Ada kisah lain yang menyebutkan bahwa para pedagang lontong balap ini akan berlomba untuk menjajahkan dagangannnya ke para pembeli sehingga seakan-akan seperti sedang adu lari atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan nama “Balapan”. Itulah yang membuat kuliner ini dinamakan lontong balap.
Memiliki Cita Rasa Gurih Khas Laut
Lontong balap dikenal sebagai salah satu kuliner khas pesisir di kota Surabaya yang memiliki citarasa gurih khas aroma makanan laut.
Aroma khas laut ini didapat dari bumbu petis yang terbuat dari sari udang atau ikan yang memang cukup terkenal digunakan dalam makanan pesisir di pulau Jawa. Selain itu, makanan berkuah ini juga memberikan kesan segar karena kuah yang penuh dengan cita rasa yang disiramkan.
Kuliner lontong balap ini berisikan irisan lontong, irisan tahu yang kemudian dicampurkan dengan petis dan disiram dengan kuah rebusan kecambah atau tauge yang dibumbui bawang putih dan beragam penyedap rasa lainnya.
Selain itu, tidak lupa ditambahkan dengan irisan lentho. Lentho sendiri merupakan gorengan yang terbuat dari kacang hijau atau kacang kedelai yang direndam dalam bumbu-bumbu sebelum dibentuk menjadi bola atau berbentuk pipih kemudian digoreng kering.
Cita rasa lentho yang cukup gurih juga menambah kesan nikmat saat menyantap lontong balap. Selain itu, umumnya pedagang lontong balap ini akan disediakan sate kerang yang menjadi pendamping ketika memakan kuliner satu ini.
Lontong balap sangat mudah ditemui di hampir seluruh penjuru Surabaya dan daerah di sekitarnya. Salah satu tempat legendaris yang menjajahkan lontong balap berada di Jl. Krembangan No. 32, Kota Surabaya. Tempat makan ini dikenal dengan nama “Lontong Balap Rajawali” dan telah berjualan sejak puluhan tahun lalu.
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah
-
Perang Kian Memanas di Timur Tengah, Piala Asia 2027 Terancam Ditunda?
-
PSSI Naturalisasi Pemain dari Liga Lokal, Bakal Jadi Sebuah Kemunduran?
-
Demi Target Piala Asia 2027, Indonesia Siap Tambah Naturalisasi Pemain Baru
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
Artikel Terkait
-
Bikin Nagih, Lembutnya Cita Rasa Roti Kukus '46' di Kota Jambi
-
Jelang ANBK, Ribuan Siswa SMP Swasta di Surabaya Utara Ikut Try Out
-
Keunikan Pecel Semanggi, Kuliner Legendaris Khas Kota Surabaya
-
Mencicipi Hangatnya Sirup Pokak, Minuman Herbal Underrated Khas Probolinggo
-
Tidak Hanya sebagai Bumbu Dapur, Berikut 3 Manfaat Lain Bawang Putih
Ulasan
-
'Beautiful Pain': Kisah Perjuangan Perempuan yang Berani Keluar dari Pernikahan Toxic
-
Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals
-
Ulasan The Early Spring: Akting Kece dan Puppy Eyes Gemas ala Jing Bo Ran
-
Menyelami Makna Hidup dalam Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi
-
Belajar Menghargai Diri Sendiri Lewat Buku The Power of Introvert
Terkini
-
Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas
-
Bebas Kusam! 5 Face Wash Anti-Pollution Pelindung Kulit dari Polusi Kota
-
Tampil Keren! Ini 5 Inspirasi OOTD Boyish ala Seol In Ah buat Cewek Tomboy
-
Tambah Daftar Prestasi, We Are Aliens Menang di Festival Film Sitges 2026
-
Karhutla Tak Bisa Ditangani dengan Konferensi Pers dan Ajakan Gotong Royong