Rokok merupakan salah satu benda yang mungkin paling laris dibeli di Indonesia. Tidak terhitung jutaan batang rokok yang diperjualbelikan setiap harinya di negeri ini. Rokok memang dianggap sebagai salah satu benda yang meskipun memiliki risiko dapat menimbulkan penyakit. Namun, tidak dapat dipungkiri ternyata limbah dari sisa puntung rokok dapat memiliki manfaat lain bagi tanaman.
Puntung rokok yang dianggap sampah dan tidak berguna bagi sebagian orang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai anti hama dan bio pestisida organik untuk menghalau berbagai macam jenis hama dan parasite pada tanaman. Hal ini tentunya dapat cukup bermanfaat guna mengurangi limbah puntung rokok harian di Indonesia.
Diberdayakan Sebagai Pestisida Alami
Menyadur dari publikasi yang diterbitkan oleh “Jurnal Agrivivor”, limbah puntung rokok dapat dimanfaatkan sebagai pestisida dengan cara mengolah bagian sisa puntung yang masih terdapat potongan tembakau. Tembakau tersebut terlebih dahulu dipisahkan dari filter puntung rokok dan dihaluskan. Tembakau yang telah dihaluskan tersebut apabila sudah terkumpul sebanyak 1 kg, lalu dicampurkan dengan air steril dan larutan etanhol ataupun gula jawa guna membantu proses fermentasi di wadah tertutup dan terlindung dari sinar matahari langsung.
Proses fermentasi ini umumnya memakan waktu sekitar 1 minggu hingga air dalam larutan limbah rokok tersebut berubah warna. Usahakan untuk membuka tutup wadah tersebut sehari sekali guna membuang gas yang terdapat dalam wadah larutan. Setelah hari ke-7, pestisida tersebut siap digunakan.
Pestisida dari limbah rokok tersebut umumnya digunakan untuk menghalau hama seperti kutu, ulat, lalat dan beberapa jenis kumbang. Tanaman yang dapat diberikan pestisida berbahan limbah puntung rokok ini umumnya cabai, bawang, tomat dan beberapa jenis buah-buahan.
BACA JUGA: Mengenal Eco Enzyme, Menciptakan Keajaiban Ramah Lingkungan dari Sumber Daya Alami
Dapat Digunakan Pula Sebagai Campuran Pupuk Organik
Selain digunakan untuk pestisida atau anti hama, puntung rokok juga dapat digunakan sebagai campuran dari pupuk alami. Melansir dari situs grid.id, puntung rokok dapat diolah pula menjadi pupuk cair organik. Kandungan sisa seperti fosfor, natrium, kalium yang terdapat dalam sisa abu rokok bisa digunakan sebagai penyubur tanaman. Cara pembuatan pupuk ini hampir sama dengan pembuatan pestisida pada tanaman.
Sisa puntung rokok pertama-tama dihancurkan dan diambil bagian sisa tembakaunya. Lalu, serbuk dari limbah tembakau tersebut dilarutkan ke dalam air steril dan didiamkan selama beberapa hari untuk melepaskan unsur-unsur senyawa yang ada dalam limbah tersebut. Setelah beberapa hari, pupuk cair tersebut dapat digunakan ke tanaman. Usahakan pula untuk mengombinasikan penggunaan pupuk lain agar memperoleh hasil yang maksimal.
Nah, itulah beberapa manfaat limbah sisa puntung rokok yang dapat digunakan untuk tanaman dan perkebunan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dipuji Pemain Ligue 1, Dony Tri Pamungkas Berpeluang Lanjutkan Karier di Eropa?
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
Artikel Terkait
Ulasan
-
Merawat Luka, Menemukan Harap dalam Rangkaian Kata di Buku Sebatas Mimpi
-
Membaca Lirik Sedia Aku Sebelum Hujan: Ada Makna Spiritual di Balik Hits Idgitaf yang Viral?
-
Review Film Nobody: Petualangan Monster Kecil yang Lucu dan Menginspirasi
-
Kisah di Balik Golgota: Memahami Injil Matius sebagai Narasi Agung Sang Mesias.
-
Tak Semua Orang Tua Layak jadi Figur Ayah-Ibu, Kisah Getir Cinta untuk Nala