San Terra de Laponte merupakan sebuah tempat pariwisata yang akhir-akhir sedang marak dibicarakan di media sosial. Di tempat wisata area Kabupaten Malang ini, terdapat berbagai macam jenis bunga dengan warna yang sangat menarik dan mencolok. Keindahan dari wisata inilah yang membuat Florawisata San Terra de Laponte menjadi viral hingga saat ini.
Banyaknya paduan warna dan jenis bangunan yang berbeda dari setiap ornamennya, membuat wisata ini memiliki suasana seperti berada di Korea Selatan. San Terra de Laponte juga tidak luput dengan perhatian orang muda yang sedang menikmati pemandangan hingga para orang tua, yang sekedar mengajak anaknya untuk pergi bermain.
Informasi Seputar San Terra de Laponte
San Terra de Laponte berlokasi di daerah Pujon, kabupaten Malang. Lebih tepatnya dekat dengan Air terjun Coban Rondo atau berjarak sekitar 27 kilometer dari Kota Malang, letaknya yang berada di lereng penggunungan membuat sensasi adrenalin bagi para pengunjung karena jalannya yang berbentuk zigzag. Jadwal buka nya setiap hari pada pukul 08.00 - 17.00 WIB.
Di San Terra de Laponte juga terdapat tempat parkir yang cukup luas. Bahkan tempat parkir tersebut bisa muat dua bus dan 6 mobil. Teruntuk parkir sepeda motor ada area sendiri yaitu di paling ujung tempat parkir, untuk tarif parkir yang diminta sebesar 10 ribu mobil dan 5 ribu sepeda motor. Untuk masuk ke tempat tersebut juga ada biaya tiket masuk sebesar 30 ribu saat weekday dan 35 ribu saat weekend, dan bayi tidak di kenakan biaya tiket masuk alias gratis.
Aktivitas Seru di Candi Singasari
Saat pertama kalian masuk ke dalam lokasi, kalian akan dipertontonkan sebuah pemandangan yang indah yakni bunga-bunga yang mencolok dan enak dipandang dan gedung - gedung dengan bentuk yang unik dan menarik. Terdapat dua tema pada taman bunga tersebut yaitu taman indoor dan outdoor.
Di tempat wisata satu ini, terdapat beberapa fasilitas yang cukup banyak, seperti komidi putar, kolam renang, dan fasilitas umum lainnya.
Nah, gimana? Sudah tertarik buat main ke San Terra de Laponte saat sedang ke kota Malang? Jika kalian berkunjung ke Malang, jangan lupa mampir ke tempat ini! Jangan lupa juga untuk mengajak teman kalian, karena semakin ramai akan lebih seru.
Baca Juga
-
Review Buku From Here to the Great Unknown: Sisi Manusiawi Keluarga Elvis Presley
-
Ulasan Buku 'The Wager', Misteri Lautan Perang Dunia Pertama
-
Ulasan Buku "What i Ate in One Year", Kuliner Dunia Yang Menakjubkan
-
Ulasan Buku "Brothers", Kenangan Kecil untuk Mendiang Sang Adik
-
Ulasan Buku The Demon of Unrest: Sejarah Kelam Dunia
Artikel Terkait
Ulasan
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?