Keluarga adalah tempat pertama kita belajar tentang hidup, dari hal kecil sampai hal besar. Di dalam keluarga, kita belajar untuk saling mengerti, saling mendukung, dan bertahan bersama di tengah berbagai kondisi, baik duka maupun senang. Walaupun terkadang ada perbedaan pendapat atau masalah, keluarga tetap menjadi tempat pulang yang membuat kita merasa aman dan diterima apa adanya.
Di artikel ini, saya akan mengulas buku yang salah satunya membahas mengenai keluarga, yaitu buku yang berjudul From Here to the Great Unknown karya Lisa Marie Presley dan Riley Keough.
Sinopsis Buku From Here to the Great Unknown
Di buku ini, Lisa Marie Presley dan Riley Keough berbagi cerita dari dua sudut pandang yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Lisa Marie membuka banyak hal tentang kehidupannya sebagai putri tunggal Elvis Presley. Ia bercerita tentang tumbuh besar di bawah bayang-bayang sang legenda, tekanan menjadi bagian dari keluarga ikonik, sampai perjuangannya mencari identitas sendiri di luar ketenaran ayahnya.
Sementara itu, Riley Keough memberikan perspektif sebagai cucu Elvis dan sebagai anak yang tumbuh menyaksikan dinamika pribadi ibunya. Riley membawa suasana yang lebih intim—tentang masa kecilnya, hubungan keluarga, kehilangan, dan bagaimana ia memaknai warisan keluarga yang penuh cerita, baik yang manis maupun yang menyakitkan.
Buku ini juga menyentuh momen-momen sulit yang dialami Lisa Marie, termasuk pergulatan emosional, kehidupan di dunia hiburan, serta upaya membangun kehidupan yang lebih tenang sebagai ibu. Semua cerita disampaikan dengan jujur, apa adanya, dan sering kali membuat pembaca merasa ikut berada di dalam perjalanan mereka.
Ulasan Buku From Here to the Great Unknown
Kekuatan utama buku ini terletak pada kejujurannya. Lisa Marie dan Riley tidak mencoba terlihat “sempurna”. Mereka menggambarkan kehidupan di keluarga besar yang dikenal dunia, tetapi dengan segala realitas di balik layar yang jauh lebih manusiawi dan rapuh.
Bahasa yang mereka gunakan juga nyaman dibaca: hangat, personal, dan dekat. Pembaca akan merasakan ada banyak cinta, luka, dan proses penyembuhan yang memenuhi setiap halamannya. Kedua penulis berhasil mengubah pengalaman hidup yang berat menjadi refleksi yang dalam tanpa terasa menggurui.
Buku ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai memoir tokoh publik, penggemar keluarga Presley, atau siapa pun yang sedang mencari bacaan tentang keluarga, identitas, dan perjalanan menemukan kedamaian.
Nominasi dan Penghargaan
From Here to the Great Unknown mendapat sambutan positif sejak rilisnya. Buku ini masuk ke dalam daftar bestseller dan beberapa nominasi untuk kategori memoir serta autobiografi di berbagai penghargaan literatur. Banyak kritikus memuji kedalaman emosional dan penulisan dua generasi yang saling mengisi ini.
Baca Juga
-
Ulasan Buku 'The Wager', Misteri Lautan Perang Dunia Pertama
-
Ulasan Buku "What i Ate in One Year", Kuliner Dunia Yang Menakjubkan
-
Ulasan Buku "Brothers", Kenangan Kecil untuk Mendiang Sang Adik
-
Ulasan Buku The Demon of Unrest: Sejarah Kelam Dunia
-
Ulasan Buku "Revenge of the Tipping Point", Kombinasi Psikologi Dunia
Artikel Terkait
-
Novel Teruslah Bodoh, Jangan Pintar: Ironi Cerdas di Tangan yang Salah!
-
Dulu Sempat Tak Ditanggapi, Aurelie Moeremans Kini Lega Isu Grooming Mulai Disadari Banyak Orang
-
Ulasan Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang, Lelah Hidup yang Sunyi
-
Joshua Suherman Terseret Viralnya Kisah Aurelie Moeremans, Banjir Ucapan Terima Kasih
-
Aurelie Moeremans Ngaku Terus Diganggu Pelaku Grooming Setelah Rilis Buku Broken Strings
Ulasan
-
Layak Tonton atau Lewatkan? Kupas Tuntas Film Moana Live Action 2026
-
Lebih dari Sekadar Kungfu: Mengapa Tai Chi Master adalah Film Jet Li yang Paling Ngenes?
-
Ulasan "Limited Time", Novel Korea dengan Kisah Remaja yang Menyentuh
-
Drama Study Group, Ketika Hierarki Sekolah Ditentukan oleh Kekuatan Fisik
-
Review Dokumenter The Man Will Burn: Ketika Eksperimen Sosial Berbenturan dengan Ambisi Miliarder
Terkini
-
Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning
-
FH UNY Gelar PkM di MIM Tonjong, Kenalkan Pendekatan 'Deep Learning' untuk Guru Muhammadiyah
-
Tren Soft Launching Pacar: Estetika Romantis atau Taktik Manipulasi Berkedok Privasi?
-
Diundur Sebulan, Sony Pictures Jadwalkan The Nightingale Rilis Maret 2027
-
Lolos dari Swiss, Argentina Wajib Sempurna saat Lawan Inggris di Semifinal