Baru-baru ini, drama Korea baru produksi MBN yang bertajuk "Perfect Marriage Revenge" cukup menarik perhatian. Drama ini diadaptasi dari webtoon populer karya Young dan Lee Bom Bae, yang diilustrasikan oleh Jerryball.
Mengusung genre fantasi romantis, "Perfect Marriage Revenge" menceritakan tentang pernikahan kontrak antara Han Yi Joo (diperankan oleh Jung Yoo Min) dan Seo Do Guk (diperankan oleh Sung Hoon).
Han Yi Joo merupakan seorang wanita yang sejak kecil diadopsi oleh keluarganya. Ayahnya merupakan pimpinan Hanwool Financial Group. Meski diadopsi oleh keluarga berada, Han Yi Joo selalu dikurung di dalam kamar.
BACA JUGA: Ulasan Film Happy Old Year, Upaya Melepaskan Memori Masa Lalu
Hidupnya begitu sulit karena perlakukan ibu dan adik tirinya yang semena-mena. Tak cukup sampai di situ saja, tunangan Han Yi Joo pun mengkhianatinya karena pria itu ternyata menyukai Han Yoo Ra (diperankan oleh Jin Ji Hee), adik tirinya.
Saat hatinya sedang kalut karena masalah yang bertubi-tubi, Han Yi Joo mengalami kecelakaan setelah mobilnya menabrak mobil lain. Dia dinyatakan meninggal, dan saat terbangun, dia ternyata telah kembali ke masa satu tahun yang lalu, saat dia masih bertunangan dengan Jung Se Hyeok (diperankan oleh Oh Seung Yun).
Review drama Korea "Perfect Marriage Revenge"
Mengingat webtoon aslinya cukup populer, banyak penonton yang berekspektasi tinggi terhadap drama ini. Hasilnya, drama ini dapat memenuhi ekspektasi dalam memproyeksikan versi webtoon-nya.
Menggabungkan beberapa tema seperti fantasi, percintaan, dan balas dendam, drama ini sangat menarik untuk diikuti alur ceritanya. Penonton akan dibuat penasaran dengan bagaimana Han Yi Joo membalas dendam kepada orang-orang yang menyakitinya dan memperlakukannya secara tidak adil.
Selagi Han Yi Joo menjalankan misi balas dendamnya, dia dihadapkan pada kebenaran-kebenaran yang menjadi plot twist dalam drama ini.
Meski garis besar cerita ini amat klise yaitu tentang pernikahan kontrak, namun side story fakta-fakta yang terkuak akan membuat penonton takjub.
BACA JUGA: Review Film 'Fast X:' Dom Menghadapi Musuh Lama yang Tersembunyi
Salah satu hal menarik dari drama ini adalah pengemasannya yang dibuat ala drama makjang zaman dulu, baik secara adegan maupun sinematografi.
Hal menarik lainnya adalah tokoh utama dalam drama ini bukan sosok yang lemah meskipun dia sering ditindas. Karakter Han Yi Joo yang tidak pasrah dengan keadaan dan berniat membalas dendam membuat konflik semakin menarik untuk diikuti.
"Perfect Marriage Revenge" berjumlah 12 episode dan dapat ditonton melalui Vidio dan Viu. Meski mengaduk emosi, drama ini tidak terlalu berat untuk ditonton.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Kepala BGN Bantah MBG Habiskan APBN: Strawman Fallacy dalam Membaca Kritik
-
Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
Artikel Terkait
-
Sinopsis Drama My Happy Ending, Pengkhianatan Bertubi dari Orang Terdekat
-
Sinopsis Love Song for Illusion, Kisah Putra Mahkota dengan Dua Kepribadian
-
10 Drama Korea Tahun 2023 dengan Rating Tertinggi, Wajib Nonton!
-
Review Film 'Fast X:' Dom Menghadapi Musuh Lama yang Tersembunyi
-
11 Drama Korea Tayang Bulan Desember 2023, Ada Sweet Home Season 2 dan Gyeongseong Creature
Ulasan
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi
-
Review Drama My Mister: Mahakarya Slice-of-Life tentang Beban Hidup dan Empati Kemanusiaan
-
Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
Terkini
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit