"Bodies" merupakan series Inggris yang berfokus pada genre kriminal dan fiksi ilmiah. Diciptakan oleh Paul Tomalin khusus untuk Netflix, serial ini mengambil inspirasi dari novel grafis DC Vertigo tahun 2015 berjudul sama, yang ditulis oleh Si Spencer dan diilustrasikan oleh Dean Ormston, Tula Lotay, Meghan Hetrick, dan Phil Winslade. Dengan total delapan episode, "Bodies" pertama kali hadir di Netflix pada 19 Oktober 2023.
Dibintangi oleh sejumlah aktor berbakat, termasuk Jacob Fortune-Lloyd sebagai DS Karl 'Charles Whiteman' Weissman, Shira Haas sebagai DC Iris Maplewood, Amaka Okafor sebagai DS Shahara Hasan, Kyle Soller sebagai DI Alfred Hillingheal, Greta Scacchi sebagai Lady Polly Harker, Tom Mothersdale sebagai The Body/Profesor Gabriel Defoe, Michael Jibson sebagai DCI Danny Barber, yang juga merupakan atasan Hasan, dan Stephen Graham sebagai Komandan Elias Mannix/Sir Julian Harker (semua).
Film Bodies, mengisahkan ketika Sersan Detektif Shahara Hasan bertemu dengan seorang remaja mencurigakan selama pawai protes. Saat mengejar remaja bersenjata, Shahara menemukan tubuh telanjang nggak bergerak di sampingnya. Kejadian ini membawa Hasan dan timnya menemukan keanehan yang mencakup tiga periode waktu yang berbeda: tahun 1890 (era Victoria), 1941 (Perang Dunia II), dan 30 tahun ke depan.
Meskipun melibatkan detektif yang berbeda di setiap periode, korban tetap sama. Dalam upaya memecahkan misteri tersebut, keempat detektif berusaha mengungkap rahasia yang dapat mengancam ribuan nyawa. Serial ini menawarkan teka-teki yang kompleks dan lapisan waktu yang membingungkan.
Ulasan:
Akhirnya, aku menemukan sebuah series unik lagi, meskipun temanya nggak baru, tetapi setidaknya cukup menghibur di saat-saat santai.
Series Bodies berhasil mencuri perhatian dengan setting yang tergambar apik, memberikan kesan meyakinkan sesuai dengan masing-masing timeline yang digambarkan. Pengaturan wardrobe untuk setiap karakter juga terlihat sangat khas dan mempercayakan keaslian cerita.
Naskah penggambaran para detektif dari berbagai timeline menambah elemen keunikan. Kesannya, para detektif ini merupakan manusia-manusia dari golongan minoritas, sebuah aspek yang memberikan nuansa keren pada cerita. Konsep timeloop dan time traveler, meskipun nggak baru, tetapi diaplikasikan dengan rapi.
Episode-episode menuju ending semakin meningkatkan ketegangan, dan memberikan tontonan yang semakin menggigit dan nggak terduga.
Skor dariku 7,5/10. Series ini berhasil menciptakan atmosfer yang mengundang ketegangan dan keingintahuan penonton, meskipun beberapa adegan mungkin memerlukan sedikit penyesuaian.
Dengan demikian, "Bodies" membuktikan dirinya sebagai pilihan tontonan yang menghibur dan menarik, menggabungkan elemen-elemen yang dikenal dengan cara yang baru dan menarik. Skor yang diberikan mencerminkan apresiasi terhadap upaya pembuat series-nya dalam memberikan pengalaman yang cukup memuaskan bagi penonton.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Ulasan Film Eighth Grade, Kisah Gadis Pendiam yang Ingin Populer
-
Review Film Srimulat: Hidup Memang Komedi, Masih Lucu dan Bikin Ngakak!
-
Sinopsis The Boy and the Heron, Film Animasi Terbaru Studio Ghibli yang Segera Tayang di Bioskop
-
9 Daftar Film Tayang Bulan Desember 2023: Layangan Putus sampai 13 Bom di Jakarta
-
Siskaeee Comeback, Film Kramat Tunggak Siap Tayang 2024 di Bioskop
Ulasan
-
Ulasan Buku Nak, Belajar Soal Uang Adalah Bekal Kehidupan: 4 Tahap Bangun Kekayaan
-
Membedah Sisi Gelap Keadilan Manusia di Ulasan Novel The Hellbound
-
Ulasan Buku The Soft Power of Madrasah: Potret Inspiratif yang Tak Berisik
-
Review The Beast in Me: Thriller Psikologis yang Mengulik Sisi Buas Manusia
-
Ulasan Novel Lelaki Harimau: Kekerasan Rumah Tangga hingga Trauma Generasi
Terkini
-
Daily Style Goals! 4 Padu Padan OOTD Semi Kasual ala Jay ENHYPEN
-
So Ji Sub Jadi Ayah dengan Masa Lalu Kelam di Drama Manager Kim
-
Infinix Note Edge Siap Rilis di Indonesia, Desain Tipis Pakai Chipset Baru
-
Hantu Penunggu Bel Sekolah
-
Sukses Besar, Zootopia 2 Salip Frozen 2 Jadi Film Animasi Disney Terlaris