Setelah merilis single pra-rilis 'Miss You' pada 10 November lalu, Bang Yedam kembali dengan mini album solo perdananya bertajuk 'Only One' pada 23 November.
Album ini sepenuhnya diproduksi dan ditulis olehnya, 'Only One' menjadi awal dari era baru bagi Bang Yedam, dan para penggemar setianya sangat senang untuk menantikan debut solonya yang telah ia persiapkan.
Album ini menampilkan campuran lagu-lagu yang bersemangat, yang mengundang pendengar ke dalam suara Yedam yang unik.
Kepergian Bang Yedam dari grup beranggotakan 12 orang, TREASURE, pada tahun 2022 menimbulkan banyak pertanyaan, namun ia mengklarifikasi dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa aktivitas grup bukanlah alasannya ia keluar.
Penyanyi berusia 21 tahun ini mengungkapkan keputusannya untuk meninggalkan YG Entertainment demi menciptakan musik tanpa kendala dan mencapai pencapaian pribadinya untuk lebih mengeksplor kemampuannya.
Setelah membuat nama untuk dirinya sendiri di acara survival show "K-pop Star 2" pada tahun 2013, perjalanan Yedam dengan YG Entertainment memuncak dengan debutnya dengan TREASURE pada tahun 2020.
Review Lagu Bang Yedam Only One
Lagu utama dalam album ini yang berjudul 'Only One' diawali dengan nuansa R&B/pop yang menawan dengan instrumentasi yang rumit. Vokal Yedam yang penuh dengan semangat dan sentuhan keceriaan, selaras dengan kedalaman konsep dan lirik dari lagu ini.
Ini adalah sebuah lagu menarik yang memancarkan kerinduan sang artis akan cinta tanpa syarat.
Lagu ini dimulai dengan kesan seperti lagu ballad, namun Yedam dengan cepat memasuki alurnya. Suara R&B yang lembut harmonis dengan vokalnya, yang menciptakan suasana yang pas untuk menemani hari-hari.
Meskipun demikian, 'Only One' tidak berhenti sampai sini, momentumnya terus membangun sepanjang lagu, dengan penambahan instrumen yang membuatnya semakin hidup.
Di pertengahan lagu, khususnya bagian bridge, lagu ini menonjol dengan keunikan dan mampu mengubah suasana lagu secara dramatis.
Hook-nya sangat menarik yang memancarkan aura semangat, tetapi tetap mempertahankan nuansa nostalgia dan menonjolkan vokal Yedam yang pas dengan lagu.
Selain itu, video musiknya juga menambah kesan positif dengan cara yang menyenangkan. Video musik yang menyertainya adalah produksi visual dengan aura yang menyenangkan dan juga dihiasi dengan efek khusus yang menawan, menggambarkan Yedam dalam cahaya yang memukau saat ia memberikan penampilannya yang penuh perasaan.
Secara keseluruhan, 'Only One' adalah paket lengkap yang memadukan elemen-elemen yang harmonis, menciptakan pengalaman mendengar yang mendalam dan juga menghibur khususnya bagi pendengar musik K-pop.
Baca Juga
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Belajar Mengambil Keputusan Lewat The Decision Book Karya Mikael Krogerus
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Dari Ongkos Transportasi hingga Harga Sembako
Artikel Terkait
-
Pasukan Hamas yang Ditahan Dipaksa Dengarkan Lagu Kebangsaan Israel
-
Weird Genius Siap Rilis Lagu Baru, Reza Arap Yakin Bakal Lebih Sukses dari Lathi
-
6 Grup K-Pop yang Berusia 10 Tahun di 2024 Mendatang, Ada Grup Idolamu?
-
Review Lagu Dreamcatcher 'OOTD', Eksplor Genre Baru yang Lebih Berani
-
Ibas Yudhoyono Ajak Band Tipe X Luncurkan Album Kompilasi Dendang, Melodi dan Terang Memori
Ulasan
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Dear Muslim Child: Buku Inspiratif untuk Tumbuhkan Percaya Diri Anak Muslim
-
Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon
-
Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri
-
Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati