Industri K-pop telah berhasil dalam mengoptimalkan hubungan antara penggemar dan artisnya, meskipun perkembangan melalui platform digitalnya sempat melambat. Sebelum tahun 2019, merchandise dan album sering kali hanya dapat diakses melalui situs web pihak ketiga, sementara komunitas penggemar resmi lebih banyak berkomunikasi di forum berbahasa Korea.
Dalam 4 tahun terakhir, beberapa platform telah muncul untuk memberikan kemampuan untuk berkomunikasi secara langsung dengan artis favorit dengan imbalan tertentu.
BACA JUGA: Review Lagu NewJeans "Ditto", Peraih Song of the Year MAMA dan MMA 2023
Meskipun artis K-pop sering beraktivitas di platform media sosial seperti Instagram, YouTube, Twitter, dan TikTok, para penggemar tetap bersedia membayar untuk konten eksklusif dari idola mereka. Aplikasi-aplikasi terkemuka saat ini telah menjadi toko serba ada global untuk merchandise resmi, konten video orisinil, interaksi antar penggemar, dan unggahan eksklusif dari para artis.
Salah satu platform utama yang mencuat adalah Weverse, yang dimiliki dan dioperasikan oleh HYBE Entertainment, perusahaan di balik BTS. Weverse menawarkan konten gratis dan berbayar eksklusif untuk 63 artis dari berbagai label seperti HYBE (BTS, TXT, Seventeen), YG Entertainment (Blackpink, IKON, Treasure), label kecil dan independen (CL, Sunmi, Everglow, Oneus), serta beberapa artis non-Korea (PrettyMuch, Lil Huddy). Aplikasi ini mencatat lebih dari 6,8 juta pengguna bulanan, menandai posisinya sebagai aplikasi komunitas penggemar paling berpengaruh di pasaran.
Weverse tidak hanya menyatukan penggemar dengan artis favorit mereka, tetapi juga menyediakan pengalaman berinteraksi melalui komunitas di mana pengguna dapat mengirim, mengomentari, serta melihat foto, video, dan pembaruan status eksklusif dari para artis.
BACA JUGA: Review Lagu NMIXX Sonar (Breaker), Usung Topik tentang Meraih Impian
Dalam tampilan beranda dikurasi dengan menggabungkan konten dari artis yang diikuti dengan rekomendasi dari artis lain untuk mendorong penemuan konten. Weverse Shop menyediakan merchandise resmi dan keanggotaan penggemar, sementara konten editorial disebarkan melalui Weverse Magazine. Fitur streaming langsung juga baru-baru ini ditambahkan setelah Weverse digabungkan dengan platform streaming langsung VLive.
Namun, keberhasilan Weverse tidak lepas dari beberapa kekurangan. Penggemar yang ingin mengakses konten dan merchandise harus membuat akun dan mengunduh aplikasi, karena sebagian besar tidak tersedia di tempat lain.
Kurangnya moderasi dalam postingan penggemar telah menciptakan masalah rasisme dan unggahan kebencian dalam beberapa fandom. Anonimitas pengguna, dengan kemampuan memilih nama tampilan yang berbeda di setiap komunitas, meningkatkan kurangnya akuntabilitas dalam interaksi.
Meskipun demikian, Weverse tetap menjadi platform paling komprehensif dan mudah digunakan dikalangan para penggemar K-pop. Dan karena Weverse bersifat tertutup, para artis HYBE tampaknya lebih bebas dalam memamerkan kepribadian mereka dalam postingan, komentar, dan foto.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Membaca di Era Digital: Masih Penting atau Mulai Dilupakan?
-
Content Creator Semakin Menjamur, Sekadar Hobi atau Profesi Serius?
-
Maaf Aku Lahir ke Bumi: Refleksi tentang Luka yang Tidak Pernah Bersuara
Artikel Terkait
-
Daftar Investasi SBN lewat BRImo: Mudah, Aman, dan Terjamin
-
Review Film Anime The Tunnel to Summer, the Exit of Goodbyes: Kisah Suram dan Emosional
-
BRImo Terblokir Jangan Panik, Ini Solusi Tanpa Perlu Datang ke Bank
-
Review Lagu NewJeans "Ditto", Peraih Song of the Year MAMA dan MMA 2023
-
Sudah Tahu? Berikut 4 Cara agar WhatsApp Tidak Bisa Ditelepon Tanpa Blokir
Ulasan
-
Review Buku The Power of Sun Tzu: Panduan Taktis Menghadapi Tekanan Hidup Modern
-
Soul Plate: Ketika Member Astro Berubah Jadi Malaikat Restoran, Efektifkah Promosinya?
-
Kisah Tragedi Berdarah di Apartemen Virgil dalam film, They Will Kill You
-
The Legend of Kitchen Soldier: Suguhkan Kisah Heroik Chef ala Tentara Korea
-
Ketika Luka Batin Dibahas dengan Hangat dalam Loving the Wounded Soul
Terkini
-
Dari Chat 5 Menit Menjadi FBI Kasur Lipat: Saat Cinta Menjadi Obsesi
-
Siapakah Lelaki Misterius yang Mendorong Brankar Jenazah Dini Hari Itu?
-
Pertemanan Tanaman Plastik: Tampak Hidup di Story, Mati di Kehidupan Nyata
-
Manga Horor Junji Ito, The Long Hair in the Attic Siap Diangkat Jadi Film Live Action
-
Connect Community: Bergerak dari Kampus, Berdampak bagi Remaja Desa