"Breathe" adalah lagu ballad Korea yang mendefinisikan kenyamanan dan telah menjadi obat bagi banyak pendengarnya selama bertahun-tahun. Kim Jonghyun, anggota grup SHINee menulis lagu ini untuk Lee Hi.
Lagu ini merupakan bagian dari Album "Seoulite" milik Lee Hi yang dirilis pada tanggal 9 Maret 2016, dan merupakan lagu ke-5 dalam daftar lagu.
Suara Lee Hi yang istimewa sangat cocok dengan lagu ini, karena ia secara profesional mengontrol nada-nada dengan kekuatan yang tepat untuk mengingatkan para pendengarnya untuk melepaskan stres dan rasa sakit yang ada di dalam diri mereka.
Pesan di balik lirik lagu ini sangat indah dan dapat dirasakan oleh banyak pendengarnya. Lirik lagu ini berfokus pada kehidupan sehari-hari dan berbagai kesulitan yang mereka hadapi.
Lagu ini berbicara tentang bagaimana kita semua berjuang untuk bernapas karena berbagai tantangan dan perjuangan yang harus dihadapi seseorang dalam hidup mereka setiap hari.
Lagu ini berbicara tentang bagaimana tidak apa-apa untuk melakukan kesalahan sesekali karena itu adalah sifat manusia. Berhentilah menyakiti diri sendiri dan berhentilah membunuh diri sendiri dengan sesak napas karena semua kesalahan yang dilakukan di masa lalu.
Ada kalanya orang-orang di sekitar mencoba menghibur dengan kata-kata baik seperti "tidak apa-apa" tetapi terkadang seseorang membutuhkan bahu untuk menangis sebagai bentuk dukungan.
Lirik lagu ini juga berbicara tentang betapa pentingnya untuk selalu memperhatikan diri sendiri dan orang yang dicintai. Hanya dengan menanyakan "Apa kabar?" atau apresiasi sederhana dapat membuat seseorang merasa nyaman dengan diri mereka sendiri.
Lagu ini memotivasi seseorang untuk tidak hanya berbagi momen kebahagiaan, tetapi juga saat-saat ketika seseorang merasa muak dan lelah dengan semua yang terjadi di sekitarnya.
Meskipun terkadang orang-orang di sekitar mungkin tidak memahami masalah kita, mereka tetap akan memuji kita dan berharap yang terbaik untuk kita.
Berbicara mengenai video musiknya, alunan nada piano instrumental bersama dengan estetika yang memudar dan adegan-adegan yang indah, tampak begitu menenangkan bagi para penontonnya.
Video ini menunjukkan berbagai adegan orang mulai dari seorang pengusaha hingga pekerja konstruksi yang tenggelam dalam pikiran mereka dengan wajah tanpa emosi dan hati yang kosong.
Cara Lee Hi melakukan transisi suara dari nada rendah yang menenangkan ke nada tinggi terdengar begitu menenangkan namun kuat. Lirik dan suaranya yang kuat memberdayakan orang-orang yang menjalani kehidupan yang berbeda.
Kemampuan menulis lagu yang luar biasa dari Jonghyun bersama dengan vokal Lee Hi dan kemampuan produksi video yang indah membuat lagu ini menjadi sebuah mahakarya yang patut diacungi jempol.
Fakta yang saya sukai dari lagu ini adalah, tidak peduli berapa kali pun saya mendengarkannya, pada hari apa pun di tahun berapa pun, lagu ini memberikan kenyamanan dan kedamaian yang sama, seperti yang saya rasakan saat pertama kali mendengarnya saat dirilis.
Selain itu, komentar dari para penonton di bawah video klip resmi menunjukkan sisi indah dari dunia yang dipenuhi dengan orang asing yang saling menghibur melalui kata-kata baik mereka.
Lee Hi mengekspresikan emosi yang sebenarnya dengan sangat indah, sehingga orang-orang dapat dengan mudah memahami makna dari lagu ini.
Pada tahun 2016, di acara Golden Disk Awards ke-31, ia memenangkan penghargaan Digital Bonsang untuk lagu "Breathe". Meskipun ini adalah lagu dengan makna emosional yang sederhana, lagu ini tetap menaruh hati bagi banyak orang.
Jadi, untuk semua orang di luar sana, ini adalah pelajaran penting bahwa tidak apa-apa untuk tidak baik-baik saja, tidak apa-apa jika kita lelah, tidak apa-apa untuk beristirahat sejenak, dan yang perlu kita lakukan hanyalah mengambil napas dan percaya pada diri sendiri.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Belajar Mengambil Keputusan Lewat The Decision Book Karya Mikael Krogerus
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Dari Ongkos Transportasi hingga Harga Sembako
-
Polemik Modifikasi Kurikulum, Kenapa Lulusan Masih Sulit Siap Kerja?
-
Durasi Musik Modern Semakin Pendek, Apakah Kreativitas Ikut Berubah?
-
Efisiensi Anggaran tapi Gaji Tetap: Apakah Masyarakat Merasakan Manfaatnya?
Artikel Terkait
-
Bebas dari Tuduhan Plagiat Lagu, IU Tuntut Ganti Rugi Sebesar 30 Juta Won
-
Review Drama Korea Anna, Merajut Takdir dalam Kebohongan
-
Shayne Pattynama Kena 'Kartu' Gegara Mengira Nova Arianto Orang Korea Selatan
-
5 Karakter Ibu Tangguh di Drama Korea Sepanjang 2023, Bisa Jadi Inspirasi
-
Drama Korea: Antara Hiburan dan Tantangan bagi Remaja
Ulasan
-
Obsesi Viral: Bagaimana Film Baru Warkop DKI Menyentil Fenomena 'Haus Validasi' di Medsos?
-
Review The Wizard of Oz: Dongeng Klasik tentang Perjalanan Menemukan Diri
-
Menemukan Pulang di Tengah Keramaian Jalan Margonda dalam Buku Zhitara
-
Ulasan Gintama: Yoshiwara in Flames, Aksi Spektakuler Tsukuyo dan Gintoki
-
Cinta, Tradisi, dan Kekuasaan dalam Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari
Terkini
-
5 Serum Tranexamic Acid untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat
-
Para Pemain dan Kru My Royal Nemesis Rencanakan Liburan usai Drama Sukses
-
Tayang 4 Juli, L INFINITE dan Kang Min Ah Berbagi Emosi di Drama Love in Sync
-
Ternyata Kita Salah, 19 Juta Lapangan Pekerjaan Itu untuk TNI dan Polisi
-
Rakyat Bukan Tim Sorak Kekuasaan, Pejabat Digaji Memang untuk Bekerja