Novel "Dear Coboy Junior" karya Mahmud Jauhari Ali ini merupakan novel fanfiction yang mengisahkan tentang empat gadis remaja yang memiliki kesamaan dalam hal menyukai sesuai, yaitu sama-sama menjadi fans berat boyband Coboy Junior.
Identitas Novel Dear Coboy Junior
Judul Buku: Dear Coboy Junior
Penulis: Mahmud Jahari Ali
Penerbit: Araska
Cetakan: I, Februari 2014
Tebal: 196 halaman
ISBN: 978-602-1676-42-4
Ulasan Novel Dear Coboy Junior
Novel pertama Mahmud Jauhari Ali ini mengusung tema boyband Coboy Junior. Seperti diketahui, Coboy Junior beranggotakan empat orang, yakni Iqbaal Ramadhan, Bastian Steel, Aldy Maldini, dan Teuku Ryzki Muhammad.
Dalam novel bersampul warna dasar ungu ini, keempat personel tersebut menempati ruang khusus di hati empat gadis remaja yang sama-sama mengidolakan mereka. Empat gadis remaja yang dimaksud adalah Tiffany Raisa Putri, Wenda, Latifah, dan Maria.
Tiffany sangat mengidolakan salah seorang personel Coboy Junior; Iqbaal Dhifakhri Ramadhan, meski dirinya tidak mendapat dukungan dari keluarganya. Bahkan Tiffany juga tidak diperbolehkan mengoleksi poster-poster yang ada hubungannya dengan Iqbaal.
Berbeda dengan Wenda yang mengidolakan Bastian. Ia mendapat kecaman dari kekasihnya lantaran menobatkan diri menjadi fans berat salah satu personel Coboy Junior, hingga hubungan percintaan keduanya menjadi retak.
Tak sama juga dengan Latifah yang secara sembunyi-sembunyi menjadi pengagum rahasia Aldy Coboy Junior. Ia yang merupakan gadis remaja di tengah lingkungan keluarga yang pendidikan agamanya sangat kuat, harus menyembunyikan pengidolaannya terhadap Aldy, sebab ia tak ingin dimarahi oleh orang tuanya atau menimbulkan cemoohan dari kawan-kawannya.
Sementara Maria seorang gadis subur yang memiliki warna kulit sawo matang itu selalu mendapat cibiran dari teman-temannya lantaran ia mengidolakan Ryzki Coboy Junior. Menurut mereka, gadis seperti Maria tidak pantas jika mengidolakan artis. Laksana pungguk merindukan bulan.
Kendati pun mereka bergelut dengan masalah tak sama di tempat masing-masing, namun mereka punya kesamaan dalam hal idola, sama-sama mengidolakan Coboy Junior.
Pada akhirnya mereka menjadi salah satu di antara ribuan Comate (sapaan bagi fans Coboy Junior) yang turut membanjiri konser Coboy Junior di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu 23 Februari 2014.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega
-
Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit
-
5 HP Murah Baterai 6.000 mAh Awet Dipakai Seharian, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri: Tak Semua Rumah Menjadi Tempat Pulang
Artikel Terkait
-
Ngeri! Kebanyakan Makan Junk Food Saat Remaja Bisa Bikin Gampang Pikun Loh
-
Cerita Atalia Praratya Soal Kenakalan Semasa Remajanya, Sampai Gemetaran Saat Beraksi
-
Penuh Plot Twist, Ini 4 Judul Buku yang Siap Buat Pembaca Terheran-Heran
-
4 Rekomendasi Buku Genre Fiksi Romansa, Fake Dating Jadi Cinta Sungguhan!
-
Perbedaan Status Sosial Jadi Ujian Cinta di Novel 'Hingga Ujung Cakrawala'
Ulasan
-
Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi
-
Review Drama My Mister: Mahakarya Slice-of-Life tentang Beban Hidup dan Empati Kemanusiaan
-
Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"