Drama Korea terbaru yang lagi menyedot perhatian ada: "The Atypical Family". Tayang perdana di Netflix sejak 4 Mei 2024, yang tayang secara rutin pada Sabtu dan Minggu, dengan total 12 episode. Drama arahan Sutradara Jo Hyun-taek, cukup menarik penonton dengan gabungan genre yang unik: psikologis, aksi, romansa, dan fantasi. Dibintangi oleh dua aktor papan atas, Jang Ki Yong dan Chun Woo Hee, drama ini mengajak penontonnya untuk menjelajahi dunia di mana keajaiban menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Asli, menarik banget.
Series ini mengisahkan tentang keluarga Bok, yang setiap anggotanya memiliki kemampuan ajaib. Bok Gwi-ju (Jang Ki Yong) memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan waktu ke masa lalu, sementara neneknya (Go Doo Shim) dapat melihat masa depan melalui mimpinya. Namun, di masa modern ini, jadi tantangan bagi mereka untuk menggunakan kemampuannya secara optimal. Ya, kemampuan mereka perlahan menghilang sampai muncul sosok perempuan yang mengubah segalanya.
Ulasan:
Untuk saat ini baru ada empat episode, dan akan tayang episode selanjutnya pada (Sabtu dan Minggu, 18-19 Mei 2024). Selepas itu, kita harus menunggu episode lanjutan seminggu lagi. Ah, paling gemas sama series yang tayang bertahap begini. Eh!
Kesan-kesan sepanjang nonton empat episode, di antaranya: aku suka dengan kedalaman emosi yang ditunjukkan oleh para pemainnya. Jang Ki Yong yang memerankan karakter Gwi-ju tampil oke banget. Dia bisa menampilkan akting yang menyentuh hati pada situasi depresi dan kehilangan yang dirasakannya. Sementara itu, Chun Woo Hee, sebagai Do Da Hee, justru memberikan nuansa ceria yang menjadi katalis perubahan dalam kehidupan Gwi-ju dan keluarganya.
Pokoknya penampilan Jang Ki Yong dan Chun Woo Hee cukup mengesankan. Chemistry yang tercipta di antara para pemain juga memperkuat daya tarik drama ini.
Selain dari aspek karakter, drama ini juga berhasil menggabungkan elemen fantasi dengan isu-isu kehidupan sehari-hari secara mulus. Aku kayak lagi disuguhi narasi yang relatable, sambil tetap disajikan dengan intrik-intrik yang menarik. Dengan kisah berdurasi sekitar satu jam lebih beberapa menit (nggak nentu) tiap episode, tampaknya Joo Hwa-mi, si penulis skripnya, berhasil bikin cerita yang unik dan memikat.
Menurutku, "The Atypical Family" merupakan series yang menghibur dan manis diikuti. Selain sesekali bikin tawa dan senyum-senyum gitu, drama ini juga mengajak penonton untuk merenung tentang apa artinya hidup dan hubungan keluarga.
Kapan lagi nonton Drama Korea yang dibintangi bintang-bintang ternama? Jadi, buat kamu penggemar Drama Korea dan pecinta genre fantasi yang dibalut romansa, "The Atypical Family" tentunya tontonan yang nggak bakal bikin waktumu habis dengan kekecewan. Sekali lagi aku tegaskan, drama ini nggak cuma menghibur, tapi juga menyajikan perspektif yang unik tentang ‘manusia yang sesungguhnya’, serta nilai-nilai keluarga yang universal.
Skor dariku untuk sementara: 8/10. Jangan lupa nonton ya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore
-
Ojol Nyamar Jadi Orang Kaya Demi Cinta, Film Free Wifi Sindir Telak Budaya Pamer Media Sosial!
Artikel Terkait
-
Soundtrack Bridgerton 3 Part 1 Sudah Diumumkan, Ada Billie Eilish dan BTS!
-
Lagu BTS Dikonfirmasi Akan Ditayangkan untuk "Bridgerton" Netflix, ARMY Beri Reaksi Beragam
-
Tak Hanya Batasi Netflix Cs, RUU Penyiaran Juga Akan Bungkam Kebebasan Pers
-
Serial 'That '90s Show' Segera Hadir dengan Season 2, Kapan Tayang?
-
Spoiler 'The Atypical Family' Episode 4: Do Da Hae Mengelabui Bok Gwi Joo
Ulasan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
Terkini
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum
-
Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?