Wisata Rumeda, Polewali Mandar, masih dihuni pepohonan tinggi yang tumbuh subur di sekitar bantaran sungai, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir akan kepanasan.
Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu dari enam kabupaten yang ada di Sulawesi Barat. Kabupaten ini memilik ciri khas dan karakteristik tersendiri bagi masyarakatnya.
Selain kabupaten Polewali Mandar memiliki berbagai peninggalan sejarah dan kebudayaan, kabupaten yang mayoritas dihuni suku Mandar ini juga banyak memiliki wisata alam dan pegunungan.
Mengapa tidak, di kabupaten Polewali Mandar masih terdapat desa-desa yang keasrian alamnya masih terjaga dengan murni. Salah satu tempat wisata yang hari ini lagi populer bagi masyarakat lokal maupun bagi wisatawan luar adalah wisata alam Rumede.
Lokasi
Kawasan wisata alam Rumede ini berada di dusun Rumede, desa Kunyi, kecamatan Anreapi, kabupaten Polewali Mandar (Polman). Jaraknya sekitar 15 kilometer dari pusat pemerintahan kabupaten Polewali Mandar.
Bertandang ke tempat ini tidaklah sulit karena bisa ditempuh melalui roda dua maupun roda empat, yang di mana akan melalui jalur jalan poros menuju kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Akan tetapi, ketika sudah sampai di perkampungan, para pengunjung mesti bersabar karena harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki, yang jaraknya kurang lebih 200 meter. Di mana, para pengunjung akan melewati kawasan perkebunan warga dan area persawahan, layaknya orang yang lagi berpetualang.
Panorama alam wisata Rumede
Ketika sudah berada di tempat wisata Rumede, kamu nggak akan menyesal dengan keindahan alam yang sejuk dan alami yang ditampilkan tempat wisata ini.
Berada di tempat wisata Rumede akan menawarkan panorama alam berupa sungai berbatu dengan aliran air yang jernih dan menyejukkan. Aliran sungai berbatu ini berada di antara persawahan warga dan hamparan rerumputan hijau yang memanjakan mata.
Wisata Rumeda juga masih dihuni pepohonan tinggi yang tumbuh subur di sekitar bantaran sungai, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir akan kepanasan kalau sedang berada di dalam sungai.
Bikin betah untuk camping
Orang yang mengunjungi tempat ini kebanyakan tidak puas kalau tidak memanfaatkan kesempatan untuk camping atau berkemah. Sejak tempat wisata ini diresmikan, memang sedari awal banyak pengunjung memanfaatkan tempat ini untuk berkemah hingga bermalam.
Di sela-sela waktu berkemah, tentunya ketika berada di tempat ini banyak memanfaatkan momen untuk berenang atau bermain air bersama keluarga maupun sahabat.
Terakhir, kesempatan untuk mengambil foto-foto estetik sangat recommended dilakukan walau hanya sekedar akan dijadikan kenangan indah di berbagai media sosial.
Nah, jadi gimana? Apakah kamu tertarik berkunjung ke tempat wisata Rumede dengan panorama alamnya yang masih asri dan jernih?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Standar TikTok: Katalog Hidup Mewah yang Bikin Kita Miskin Mental
-
Ketika Rumah Tak Lagi Ramah: Anak yang Tumbuh di Tengah Riuh KDRT
-
Nasib Generasi Sandwich: Roti Tawar yang Kehilangan Cita-Cita
-
Romantisasi Ketangguhan Warga: Bukti Kegagalan Negara dalam Mengurus Bencana?
-
Sampah, Bau, dan Mental Warga yang Disuruh Kuat
Artikel Terkait
-
Dorong Partisipasi dan Inklusivitas Gerakan Orang Muda, Rembuk Pemuda Lebarkan Sayap Hingga ke Sulawesi Barat
-
Hore! Taman Margasatwa Ragunan Tetap Buka saat Idul Adha Besok, Warga Jakarta Bisa Puas Liburan Bareng Keluarga
-
Surga Tersembunyi Kampung Halaman Ragnar Oratmangoen: Pasir Putih dan Laut Biru
Ulasan
-
Film Greenland 2: Migration, Resiliensi Pasca Hantaman Komet Clarke
-
Memahami Manusia Lewat Biologi di Buku Behave karya Robert Sapolsky
-
Ulasan Buku The Magic of Thinking Big: Motivasi yang Tak Lekang oleh Zaman
-
Ulasan Buku Zona Produktif Ibu Rumah Tangga: Berdaya Meski di Rumah Saja
-
Ulasan Buku I Do: Kiat Memutus Luka Batin Warisan Leluhur dalam Pernikahan
Terkini
-
4 Body Serum Anti-Aging Harga Rp40 Ribuan, Rahasia Kulit Kencang dan Cerah
-
Gema Langkah di Lorong yang Tak Pernah Ada
-
Kisah Transformasi Tas Anyaman Jali, Produk UMKM yang Tembus Pasar Paris dan Tokyo
-
Bina Marga Percepat Pemulihan Akses Jalan di Aceh Pascabencana
-
Jay Idzes dan Beban Ekspektasi: Menguji Kedewasaan Suporter Indonesia