Kesuksesan itu ibarat otot, begitu kita bisa melenturkannya, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan hidup dan meraih tujuan kita.
Buku berjudul ‘The Achievement Habit’ karya Bernie Roth yang satu ini siap mengajak para pembaca untuk menyelami kekuatan ‘design thinking’ atau ‘pemikiran desain’ yang bisa mengantarkan kita pada kesuksesan.
Sinopsis Buku The Achievement Habit
Berdasarkan perkuliahan legendaris yang sudah Roth ajarkan di Universitas Stanford selama beberapa dekade, The Achievement Habit menggunakan inti pemikiran desain atau design thinking agar kita semua menyadari kekuatan dalam diri untuk mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik.
Dengan menjauhkan diri dari berbagai masalah yang menghalangi kita mencapai potensi seutuhnya, maka kita akan jadi lebih percaya diri untuk melakukan semua yang kita inginkan selama ini.
Dengan memadukan pemikiran desain, pemecahan masalah, kreativitas, keterampilan komunikasi, dan penyesuaian hidup, kita semua akan belajar.
Ulasan Buku The Achievement Habit
Buku yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama ini terdiri dari 10 bab utama yang akan membahas berbagai hal tentang ‘design thinking’. Pada bagian pendahuluan, pembaca sudah disuguhi sebuah awal yang menarik dengan judul ‘Pendahuluan: Kucing Bermata Kuning’.
Pada intinya, bagian pendahuluan ini menyadarkan kita bahwa ada banyak hal baru selain apa yang sudah kita ketahui selama ini, yang dianalogikan seperti kucing bermata kuning bagi orang-orang yang terbiasa melihat kucing jenis sama selama hidupnya.
Melalui buku ini, aku pribadi jadi belajar tentang perbedaan antara ‘mencoba’ dan ‘melakukan’. Saat kita ‘mencoba’ sesuatu, maka sesuatu itu bisa terjadi atau tidak terjadi. Ketika tidak mendapatkan hasil, maka kita mungkin akan mencoba lagi atau menggunakan strategi lain.
Hal ini bisa terus berulang tanpa batasan yang pasti, tetapi biasanya akan berakhir entah karena kita akhirnya beruntung dan mendapatkan hasil, atau karena kelelahan kita jadi berhenti.
Namun, saat kita ‘melakukan’ sesuatu, tidak peduli berapa kali kita menemukan hambatan, kita akan selalu bertekad untuk menyelesaikannya. Dengan demikian, kita mengembangkan keteguhan dan konsentrasi dalam diri untuk mewujudkan apa yang kita cita-citakan.
Tidak hanya pelajaran itu yang aku ambil, buku ini juga menegaskan bahwa tindakan memerlukan ‘niat’ dan ‘perhatian’.
Pembelajaran menarik lainnya yang ada di buku ini yaitu tentang bagaimana perubahan kecil dalam ucapan bisa memecah dilema dan halangan bertindak yang ada; bagaimana membangun ketahanan dengan fokus pada apa yang dilakukan, bukan yang dicapai; serta bagaimana cara agar mau belajar dari pengalaman sendiri maupun orang lain di sekitar kita.
Dengan panduan dari buku yang memiliki 289 halaman ini, kita akan diajak untuk mengubah perilaku dan relasi dengan mencari cara dan mengendalikan niat untuk menciptakan kebiasaan yang mampu membuat hidup jadi lebih baik.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
Inspiratif! Ini 4 Rekomendasi Buku Psikologi Sosial karya Malcolm Gladwell
-
Kenalkan Anak Berbagai Macam Emosi Lewat Buku Cerita, Psikolog Ungkap Manfaatnya
-
Ulasan Buku Talking to Strangers, Pentingnya Memahami Orang Asing
-
3 Rekomendasi Buku Self Help Islami, Sarat Pesan Renungan dan Refleksi Diri
-
Ulasan Buku 'Yes You Can', Booster Semangat untuk Meraih Cita-Cita!
Ulasan
-
Memahami Manusia Lewat Biologi di Buku Behave karya Robert Sapolsky
-
Ulasan Buku The Magic of Thinking Big: Motivasi yang Tak Lekang oleh Zaman
-
Ulasan Buku Zona Produktif Ibu Rumah Tangga: Berdaya Meski di Rumah Saja
-
Ulasan Buku I Do: Kiat Memutus Luka Batin Warisan Leluhur dalam Pernikahan
-
Review Film In Your Dreams: Imajinasi Netflix yang Penuh Keajaiban
Terkini
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo