Malcolm Gladwell adalah seorang penulis buku self-improvement yang karya-karyanya amat populer.
Hal tersebut tak lepas dari bagaimana Gladwell mampu menggugah pembaca dengan pendekatan psikologi sosial.
Dengan riset yang mendalam ditambah jam terbang yang tinggi di bidang kepenulisan, tak heran buku karya penulis yang satu ini banyak diminati oleh pembaca.
Dilansir dari laman Gramedia, berikut ini 4 rekomendasi buku karya Malcolm Gladwell yang layak untuk dibaca!
1. Outliers
Kita mungkin sering mendengar pernyataan bahwa faktor terbesar dari kesuksesan itu adalah kerja keras. Namun, melalui buku ini Gladwell menampik hal tersebut.
Berdasarkan banyak riset dan penelitian yang dirangkumnya, adanya sejumlah privilese yang dimiliki seseorang itu memang berperan sangat besar dalam meningkatkan kesempatan untuk sukses.
Golongan orang-orang inilah yang ia sebut sebagai outliers, yakni sebagian kecil individu yang menonjol karena faktor-faktor tertentu yang bahkan kelihatan sepele.
Melalui buku ini, ada banyak sudut pandang baru yang dijelaskan oleh Gladwell agar kita bisa memanfaatkan privilese yang kita miliki sebaik mungkin.
2. The Tipping Point
Rekomendasi kedua adalah buku yang membahas tentang hal-hal kecil yang membuat perbedaan besar apabila kita mampu mengembangkannya dengan baik.
Sebagai pembaca, saya memandang bahwa gagasan dalam The Tipping Point ini amat mencerahkan. Sebab, dengan hanya bermodalkan sesuatu yang sederhana, kita bisa membuat gebrakan dan inovasi yang bisa berkembang jika mampu menangkap peluang tersebut dengan benar.
3. Blink
Selanjutnya adalah buku yang membahas mengenai cara berpikir tanpa berpikir. Sebagaimana judulnya, buku ini menyajikan sebuah konsep berpikir ibarat hanya mengedipkan mata.
Dengan mengandalkan intuisi, kita bisa melatih kemampuan untuk berpikir cepat saat hendak memgambil sebuah keputusan.
Jika pada buku Outliers, Gladwell menerangkan sejumlah keuntungan yang bisa didapatkan dari memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang kita miliki, maka dalam David and Goliath ini ia menjelaskan bahwa seseorang yang underprivileged sekalipun juga bisa memiliki kesempatan yang sama untuk sukses.
Terinspirasi dari kisah David dan Goliath, Gladwell memaparkan bagaimana seseorang yang terlihat lemah ternyata bisa mengalahkan yang kuat dengan memanfaatkan strategi tertentu.
Demikianlah 4 rekomendasi buku self-improvement karya Malcolm Gladwell. Jika kamu tertarik untuk mempelajari penerapan psikologi sosial di bidang pengembangan diri, karya-karya Gladwell di atas bisa menjadi pilihan bacaan!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Buku Ya Tuhan, Desain Grafis, Deadline, Doa: Curhat Absurd Pekerja Kreatif
-
Refleksi Idul Adha dalam Pendidikan Anak di Buku Kiat Menjadi Guru Keluarga
-
Dear You: Antara Cinta, Patah hati, dan Kisah yang Tak Pernah Usai
-
Keyakinan yang Mengubah Realitas dalam Buku Spontaneus Healing of Belief
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Talking to Strangers, Pentingnya Memahami Orang Asing
-
3 Rekomendasi Buku Self Help Islami, Sarat Pesan Renungan dan Refleksi Diri
-
Berlatih Hadapi Masalah dari Sudut Pandang Baru Lewat Buku-buku Ini
-
Lelah dengan Rutinitas Kerja? Ini 4 Rekomendasi Buku untuk Atasi Burnout!
-
4 Rekomendasi Buku untuk Belajar Menulis, Banyak Tips Informatif!
Ulasan
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
Terkini
-
Harga BBM Sudah Mau Negara Maju, Pendapatan Masih Negara Berkembang
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik