BIGBANG telah merilis lagu yang swag sekaligus menyentuh dan bikin baper ala drama Korea dalam tajuk "Haru Haru". Lagu utama dalam mini album ketiga bertajuk "Stand Up" ini dirilis pada 3 Oktober 2008.
Saat pertama kali mendengarkannya belasan tahun silam, saya langsung bisa menyukainya karena story line-nya yang mudah dipahami, penghayatannya yang menyentuh, dan masih punya kesan swag tapi sekaligus super manis.
Lagu ini menjadi salah satu kenangan dari grup ini saat masih utuh sebagai 5 orang. "Haru Haru" juga menjadi salah satu lambang dari legendarisnya para idol generasi kedua yang menggemparkan KPop pada masanya.
Karena sesuai namanya, BIGBANG memang serupa ledakan besar bagi dunia KPop dan saat itu KPop sudah semakin bisa diterima secara luas, termasuk di Indonesia. Sehingga lagu-lagu dari era ini memang meninggalkan kesan yang dalam bagi banyak orang.
Meski semlat lama tidak mendengarkan lagu ini, memutar lagi "Haru Haru" di tahun 2020an membuat saya berpikir kalau lagu ini cocok untuk menjadi OST drakor. Terlebih di tahun ini ada drama fenomenal berjudul "Marry My Husband" yang juga dibintangi Park Min Young, model dari musik video "Haru Haru".
"Haru Haru" berkisah tentang seseorang yang kehilangan kekasihnya karena meninggal dunia. Kehilangan ini membuatnya merasa kosong, hancur, dan merasa tidak lagi bisa melanjutkan hidup.
Ia pun merasa menyesal pada kekasihnya karena sempat marah dan meragukan cinta gadisnya. Namun kekecewaan ini juga dipicu karena gadis itu berbohong dengan berpura-pura berselingkuh. Semua ini dilakukan wanita itu agar kekasihnya membencinya dan tidak terpukul saat ia harus pergi.
Meski lirik lagu ini relevan dengan banyak kisah, tapi "Haru Haru" lebih mewakili rasa kehilangan karena sosok yang dicintai sudah meninggal. Karena BIGBANG menyebut bahwa meski ia memanggil kekasihnya karena rindu, sekarang dia sudah tidak bisa lagi datang.
Hal lain yang menjadi sorotan saya dalam lagu ini adalah akting para member BIGBANG yang membuat musik video "Haru Haru" serupa drama Korea sungguhan. Keren sekali.
Suara mereka yang serak, deep, dan berkarakter membuat lagu ini berkesan. Sehingga berbagai emosi dari sebuah hubungan yang manis tapi berakhir dengan perpisahan benar-benar bisa dirasakan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Isu Diskriminatif di Balik Film Jepang 'Sweet Bean'
-
Bukan Sekadar Berpesta, Ini Kekonyolan Masa Muda di BIGBANG We Like 2 Party
-
Kontras dengan Judulnya, Ini Kisah Patah Hati di Lagu Key SHINee 'Easy'
-
Hampers Tidak Wajib, Tapi Jangan Ajak Orang Lain Stop Kirim Hadiah Lebaran
-
Lebaran Penuh Kepalsuan, saat Momen Suci Berubah Menjadi Tekanan Tahunan
Artikel Terkait
-
4 Lagu Ciptaan Denny Chasmala: Lahirkan Para Bintang, tapi Cuma Dapat Royalti Rp5,2 Juta
-
Kai EXO Siap Sambut Musim Panas di Teaser Video Musik Lagu 'Adult Swim'
-
Beda Jauh dari Melly Goeslaw, Keluhan Denny Chasmala Usai Dapat Royalti Cuma Rp 5,2 Juta
-
Cara Menambahkan Lagu di Status WhatsApp, Makin Mirip Instagram
-
Terinspirasi dari Kondisi Indonesia, Sule Kenalkan Lagu 'Hey Kamu'
Ulasan
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
Terkini
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup