Musik Korea memang menyenangkan dan enak didengarkan kapanpun dan di manapun bahkan semua musiknya pun selalu mewakili setiap perasaan seseorang, baik perasaan sedih, senang, patah hati, motivasi hidup hingga jatuh cinta. Mulai dari genre ballad, beat, Pop, R&B, Pop Dance dan lain sebagainya. Salah satu lagu K-Pop yang memiliki makna cinta yang mengesankan dan easy listening adalah ‘Love Letter’ milik SEVENTEEN.
Lagu ‘Love Letter’ milik boygrup SEVENTEEN ini dirilis pada 2016 silam dan menjadi track dari album dengan tajuk yang sama ‘Love&Letter’. Musik ini memiliki genre Korean Pop dan Dance yang mana iramanya menyenangkan tuk didengarkan dan juga bisa naikin mood kamu.
Dilansir dari laman Genius pada Kamis (17/10/2024), lagu ini sangat erat dengan nuansa romansa masa remaja dan dilema jatuh cinta. Di mana pada setiap penggalan liriknya menyimpan tentang perasaan cinta yang ingin diungkapkan. Namun, saat di depan sang pujaan hati, ia justru kikuk dan tak mahir dalam mengekspresikan cinta dan akhirnya memilih untuk menggunakan surat sebagai alat untuk mengatakan isi hatinya.
Bahkan dalam penggalan lirik pre-chorusnya berisi ungkapan ingin terus mengenang semua kisah kasih yang terjadi di atas kertas, ‘On this letter, I want to write down our story // Every little thing about you and me.’ (Di surat ini, aku ingin menuliskan cerita kita. Setiap hal kecil tentang aku dan kamu).
Bukan hanya itu saja, lagu ini juga menggambarkan perasaan seseorang yang cemas dan tak sabar ingin mengatakan apa yang ia rasakan selama ini. Namun, perasaan ragu masih terus menyelinap dalam hatinya.
Adapun liriknya yaitu ‘I wonder if you know how much I'm worrying // When do I give you the letter in my pocket? // I approach you without thinking // And calm my breath// "Can you give me your hand? Here, this is for you".’ Yang jika diartikan akan bermakna “Aku ingin tahu apakah kau tahu betapa aku khawatir. Kapan aku memberimu surat di sakuku? Aku mendekatimu tanpa berpikir. Dan menenangkan napasku "Bisakah kau mengulurkan tanganmu? Ini, ini untukmu.”
Dari bait ini SEVENTEEN menggambarkan momen indah namun menyiksa raga karena tak berani menyatakan apa yang dirasakannya dalam surat yang ia tulis untuk sang pujaan hati.
Lagu ‘Love Letter’ ini juga memberikan penekanan tentang arti keteguhan dan janji untuk terus berada di sisi orang yang dikasihinya, tanpa meninggalkan dan akan tetap bersama baik suka maupun duka.
Perasaan ingin selalu ada dan menjaga ini juga tertulis dalam bait liriknya ‘I will hold you tightly and never let go// I will always be by your side.’ (Aku akan mendekapmu erat dan takkan membiarkanmu pergi, aku akan selalu disisimu.”
Penggalan lainnya juga tertulis ‘And swear to the sky. I won't leave you and run away.’ (Dan aku berjanji, aku takkan meninggalkanmu dan melarikan diri.’
Lagu SEVENTEEN ‘Love Letter’ ini sangat cocok didengarkan ketika kamu sedang kasmaran dan ingin mengungkapkan rasa namun masih ragu bagaimana caranya. Selain itu, lagu ini juga menyenangkan dan bisa meningkatkan mood baik kamu, lho!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Krisis Otoritas Guru di Pendidikan Modern Dalam Drama 'Teach You a Lesson'
-
Boogle Personality dalam Film 'Swapped': Berpura-PuraBaik Ternyata Busuk
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik
-
Ketika Kesempatan Tidak Pernah Setara: Pendidikan Inklusif atau Ilusi?
Artikel Terkait
-
Buku Love Letter for the Future You, Surat Cinta untuk Si Dia di Masa Depan
-
Sehari Sebelum Pelantikan Presiden, Pandji Pragiwaksono Bakal Lakukan ini
-
Penantian Panjang, Duo KAV Project Merilis Album Berjudul 'Menuggu Keajaiban'
-
AneeSa Merayakan Kehidupan dan Kedewasaan Melalui Album 'So Much to Say'
-
Lirik Lagu Yalal Waton Latin dan Terjemahan, Bangkitkan Semangat Perjuangan
Ulasan
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia