Jika kamu adalah pecinta komik bergenre drama dengan konflik ringan, barangkali kamu akan suka dengan Bittersweet Marriage.
Bittersweet Marriage merupakan komik yang dikerjakan oleh Flowbee untuk cerita, dan Jang Green sebagai artist-nya. Komik ini mengusung genre slice of lice, drama, dan komedi dengan rating 17+. Oh iya, komik ini juga punya judul alternatif yaitu Till Debt Do Us Apart.
Bittersweet Marriage mengisahkan seorang perempuan bernama Shin Shubin, yang tengah galau karena ditagih hutang oleh kawannya sendiri yaitu Ji Yejun.
Shin Shubin dikisahkan berasal dari keluarga biasa yang memiliki kedai tteokbokki sederhana. Boleh dikata, kehidupannya cukup pas-pasan dan kerap menunda pembayaran biaya sekolah dulu. Meski begitu, Shin Shubin adalah pekerja keras dan telah memiliki posisi bagus di suatu perusahaan. Hanya saja, dia malas kalau dijodoh-jodohkan oleh ibunya.
Sedangkan Ji Yejun digambarkan berasal dari keluarga pebisnis hebat, dan dia sendiri menduduki posisi tinggi di perusahaan keluarganya. Walau begitu, hubungannya dengan keluarga cenderung dingin. Ji Yejun memang tinggal dengan ibu kandungnya, dan juga ayah tiri, dua saudara tiri, dan kakek nenek dari pihak ayah tiri.
Komik ini sebenarnya seru dan lucu sekali. Jadi begini, semasa sekolah dulu, Ji Yejun adalah siswa teladan sekaligus anggota ketertiban sekolah. Sedangkan Shin Shubin adalah anak ceroboh yang selalu terlambat, tidak rapi, yah pokoknya selalu bertengkarlah mereka ini. Tidak jarang, mereka terlibat adu argumen yang seru.
Meski begitu, Ji Yejun ternyata diam-diam memperhatikan Shin Shubin lho!
Bahkan, ketika Shin Shubin kesulitan membayar biaya sekolah, Ji Yejun-lah yang melunasinya lebih dahulu, supaya gadis itu tetap fokus pada pendidikan. Ji Yejun juga meminta Shin Shubin untuk tidak terlalu memikirkan hutang itu, karena dia berniat menagihnya 10 tahun setelah kelulusan.
Sialnya, ternyata tagihan yang diminta Ji Yejun bukan dalam bentuk uang, melainkan pernikahan!
Ngamuklah Shin Shubin! Haha!
Bittersweet Marriage sebenarnya mengambil ide dan alur yang klise, tetapi eksekusi ceritanya sangat seru sehingga cukup worth it untuk dibaca. Ditambah lagi dengan art style yang unik, dan juga tambahan chibi-chibi yang lucu. Selain itu, pembaca dijamin ngakak brutal kala menikmati pertengkaran dan denial yang dialami oleh Shin Subin dan juga Ji Yejun. Pokoknya, kece!
Well, secara keseluruhan, komik ini patut mendapat nilai 9 dari 10. Dan lagi, statusnya sudah tamat nih! So, kamu berminat baca?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Saranjana: Kota Ghaib, Horor dengan Budaya Kalimantan yang Ambisius Namun Terganjal CGI Kasar?
-
Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya
-
Teringat Rekan Kerja Cantik yang Selalu Menunduk: Pahitnya Menjadi Target Catcalling
-
Hujan Tidak Mengganggu Kerjamu, Hujan Justru Mengajakmu untuk Berhenti Sejenak
-
Ritel Adalah Cermin Sosial: Membaca Karakter Pelanggan dari Gaya Belanja Mereka
Artikel Terkait
-
Chord dan Lirik Lagu Lauhul Mahfudz Yono Bakrie: Ungkapan Mendalam Tentang Penantian Jodoh
-
Webtoon Who's Mr. President?, Rahasia Sekolah Elit dan Misteri Anggota OSIS
-
Review Webtoon Pasutri Gaje, Drama Kehidupan Rumah Tangga yang Relate!
-
5 Doa Minta Jodoh, Amalkan Untuk Mendapat Pasangan Terbaik
-
Ryu Seung-ryong Digaet Bintangi Drama Adaptasi Webtoon 'Manager Kim'
Ulasan
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
Ulasan Reborn Rich: Fantasi Kesempatan Kedua dan Harga Sebuah Balas Dendam
-
Review The Eyes: Drama Thriller Mencekam tentang Misteri Kematian si Kembar
-
Review Anna: Drama yang Membuktikan bahwa Kebohongan Tak Membawa Ketenangan
Terkini
-
Sekali Duduk Tamat! 7 Rekomendasi Drakor yang Bikin Susah Berhenti Nonton
-
Krisis Kompetensi BGN: Pertaruhan Gizi Anak di Bawah Bayang-bayang Politik
-
Bye Kusam! 4 Micellar Water Licorice untuk Kulit Bersih, Sehat, dan Cerah
-
Review Cek Khodam: Komedi Horor yang Telat Menunggangi Momentum Tren Viral
-
Dubliners: Kisah 15 Cerpen yang Mengungkap Sisi Gelap Kehidupan Dublin