Novel 'Nirmala' karya Jutta Nymphius adalah sebuah teenlit yang unik karena mengangkat tema "dark" dengan cara yang tetap ramah untuk pembaca muda.
Novel 'Nirmala' bercerita pada Kay, seorang anak laki-laki yang tinggal di lingkungan keluarga penuh kekerasan (KDRT).
Trauma tersebut menjadikannya seorang perundung di sekolah, hingga akhirnya ia dipasangkan oleh guru Frau Holler dengan Greta, siswi baru yang berkebutuhan khusus.
Nymphius berhasil menciptakan cerita yang sederhana namun kompleks, menggambarkan dunia anak-anak melalui sudut pandang mereka sendiri.
Kay, dengan segala kekacauan dalam hidupnya, terasa hidup dan autentik. Kita diajak memahami pola pikir Kay, bagaimana trauma KDRT memengaruhi perilakunya, dan perjuangannya untuk keluar dari lingkaran kekerasan dan kesepian.
Greta, sebagai siswi berkebutuhan khusus, menjadi kontras yang menarik. Kehadirannya perlahan membuka sisi empati Kay yang sebelumnya terbungkus oleh dinding defensif.
Hubungan mereka berkembang menjadi persahabatan yang tulus dan menginspirasi, memperlihatkan bahwa bahkan dalam kegelapan, cahaya masih bisa ditemukan.
Buku ini tidak hanya membahas persahabatan tetapi juga menggali isu penting seperti kekerasan dalam keluarga.
Kay dan ibunya adalah korban KDRT. Meski tidak digambarkan secara detail, buku ini menunjukkan dampak psikologis mendalam yang ditimbulkan kekerasan terhadap anak.
Greta dalam novel ini juga membawa pesan inklusivitas dan pemahaman terhadap anak dengan kebutuhan khusus, sesuatu yang jarang dibahas dalam literatur anak.
Melalui perjalanan Kay, pembaca diajak merenungkan pentingnya keberanian untuk berubah dan bagaimana dukungan dari orang lain, seperti Frau Holler, bisa menjadi titik awal transformasi seseorang.
Nymphius ahli dalam menyajikan cerita dari perspektif anak-anak tanpa campur tangan orang dewasa yang berlebihan. Dunia Kay terasa nyata, dengan segala kerumitannya.
Ilustrasi cantik di awal bab dan font besar juga memudahkan pembaca muda menikmati cerita.
Meski temanya berat, gaya penulisan yang ringan membuat buku ini tetap mudah dicerna.
Mengingat adanya konten KDRT, pendampingan orang dewasa dianjurkan saat buku ini dibaca oleh anak-anak yang lebih muda.
Meski tidak eksplisit, tema kekerasan ini bisa menimbulkan pertanyaan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
Secara keseluruhan, 'Nirmala' adalah buku yang penting dan menyentuh.
Dengan menyajikan tema-tema sulit seperti kekerasan dalam keluarga dan inklusivitas anak berkebutuhan khusus, Jutta Nymphius memberikan pandangan segar tentang dunia anak-anak.
Buku ini cocok untuk pembaca remaja, sekaligus menjadi medium awal untuk memperkenalkan isu sosial yang relevan. Sebuah kisah yang sederhana, namun penuh makna dan harapan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ketika Kakak Kehilangan Arah: Kisah Emosional di Novel Dongeng untuk Raka
-
Perjuangan Haia Meraih Mimpi dan Konflik Poligami dalam Novel Laut Tengah
-
Realitas dan Mitos: Menyusuri Narasi Jawa dalam Novel Kereta Semar Lembu
-
Novel Langit Goryeo: Konflik Cinta dan Keimanan Mualaf Korea di Tanah Asing
-
Jejak Sejarah di Pasar Timurid dan Laut Arab dalam Novel Samiam 2
Artikel Terkait
-
Ilustrasi Manis dan Pesan Hidup Mendalam di Novel The Journey of Kachu & Moli
-
Alasan Gen Z Trauma pada Pernikahan: Akar dari Didikan Generasi Sebelumnya
-
Novel Warung Bujang, Kolaborasi 12 Cucu dalam Misi 60 Hari Toko Kelontong
-
Novel Warung Bujang: Ketika 12 Cucu Bekerjasama Menjalankan Warung Sembako
-
Ulasan Novel Broken Vessel, Simbol Kapal Retak dalam Masalah Rumah Tangga
Ulasan
-
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat: Mengapa Terlalu Berusaha Justru Menjauhkan Bahagia?
-
Nostalgia Ramadan: Keabadian Lagu 'Cinta Rasul' Sulis dan Haddad Alwi
-
Review Buku Puasa Para Nabi: Mengurai Hikmah Bulan Ramadan
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
Penghakiman Sosial dalam Cerpen Malam Terakhir Karya Leila S. Chudori
Terkini
-
Kartu Pokemon Milik Logan Paul Laku Fantastis, Tembus Rp277 Miliar
-
Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai
-
Pertemuan di Masjid Kota
-
Di Balik Nasi Sisa Sahur: Refleksi Emak-Emak tentang Ramadan dan Kesederhanaan
-
Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh