Buku Cerita Rakyat Nusantara ini ditulis dan diilustrasi oleh Faza (Fatimah Zahra) yang mulai mengilustrasi buku anak sejak tahun 2005. Tahun 2008, Faza lulus dari jurusan Desain Komunikasi Visual di Institut Teknologi Bandung. Sejak kecil, ia memang gemar membuat cerita dan menciptakan karakter-karakter kartun.
Pada buku Cerita Rakyat Nusantara ini terdapat 15 cerita yang seluruhnya berasal dari daerah-daerah di Nusantara. Ceritanya dituturkan secara sederhana supaya pembaca dari kalangan anak-anak mudah mengikuti alurnya. Ilustrasi luar biasa dalam buku ini juga dibuat dengan menyesuaikan gaya lokal, kekayaan budaya, dan cita rasa Indonesia.
Salah satu 15 cerita yang saya suka dalam buku ini bertajuk Lutung Kasarung (Jawa Barat). Dikisahkan, saat Prabu Tapa Agung raja di Kerajaan Pasir Batang sudah renta, ia memutuskan untuk mewariskan takhta kerajaan kepada putri bungsunya yang bijaksana, Purbasari. Namun, kakak perempuannya yang bernama Purbalarang geram kepada Purbasari sebab takhta kerajaan tidak jatuh padanya.
Purbalarang lalu mengajak tunangannya, Indrajaya menemui nenek sihir untuk mencelakai Purbasari. Karena mantra si nenek sihir, kulit Purbasari tiba-tiba dipenuhi totol-totol hitam. Purbalarang pun bersiasat, orang yang berpenyakit kulit tidak pantas menjadi ratu.
Purbasari akhirnya diasingkan ke sebuah hutan sendirian. Meski hidup seorang diri di hutan, namun Purbasari tidak merasa kesepian. la berteman dengan hewan-hewan di hutan, salah satunya seekor lutung (kera berbulu hitam) yang bersikap aneh. Lutung itu bernama Lutung Kasarung. Lutung Kasarung sangat perhatian kepada Purbasari. la sering membawakan Purbasari bunga-bunga dan beragam buah-buahan.
Suatu malam di bulan purnama, Lutung Kasarung berjalan ke tempat sepi dan bersemadi. Tak lama kemudian, dari tanah tempatnya duduk, tiba-tiba memancar air yang terus mengalir hingga terbentuk telaga kecil.
Keesokan harinya, Lutung Kasarung mengajak Purbasari ke telaga itu. la mendesak Purbasari untuk membasuh kulitnya pakai air telaga tersebut. Ajaib, setelah Purbasari membasuh wajahnya dengan air telaga, wajahnya bersih dari totol hitam. Ia pun terkejut sekaligus gembira melihat bayangan wajahnya di air telaga. la bergegas mandi, dan kutukan mantra nenek sihir jadi sirna.
Saat Purbalarang berkunjung ke Purbasari di hutan, ia begitu kaget melihat Purbasari yang terbebas dari mantra nenek sihir. Takut Purbasari dapat kembali menjadi ratu, Purbalarang lagi-lagi menantang Purbasari untuk mengukur rambut. Siapa yang rambutnya lebih panjang, dia yang menjadi ratu. Setelah diukur, ternyata rambut Purbasari lebih panjang daripada rambut Purbalarang.
Purbalarang kembali menantang Purbasari untuk adu ketampanan tunangan. Purbalarang mengaku tunangannya, Indrajaya, adalah lelaki tertampan. Mendapat tantangan itu, Purbasari kebingungan. Ia spontan menarik lengan Lutung Kasarung. Lutung Kasarung melompat-lompat kegirangan. Purbalarang menertawai Purbasari, karena tunangannya adalah seekor kera lutung.
Lutung Kasarung tiba-tiba melompat ke tanah dan duduk bersemedi. Tiba-tiba ia berubah menjadi seorang pangeran yang amat tampan. Jauh lebih tampan daripada Indrajaya. Semua orang terkejut. Ternyata Lutung Kasarung adalah Pangeran Sanghyang Guruminda dari kerajaan Cupu Mandala Ayu yang bersemadi di hutan dengan wujud seekor lutung.
Akhirnya, Purbalarang meminta maaf kepada adiknya. Purbasari bersama Pangeran Sanghyang Guruminda kembali ke istana untuk memerintah Kerajaan Pasir Batang.
Menarik dan mudah dicerna. Bagi saya, buku ini sangat cocok dibaca atau dibacakan kepada anak-anak seusia siswa sekolah dasar, agar dapat mengetahui keragaman dan sejarah budaya Indonesia.
Selamat membaca!
Identitas Buku
Judul: Cerita Rakyat Nusantara
Penulis: Faza
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: I, 2014
Tebal: 104 Halaman
ISBN: 978-602-02-3081-8
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru
-
Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB
-
Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Gapapa: Jadi Apa Adanya Aja, Karya Zain Al Multazam
-
Bertemu Bung Karno di Perempatan Jalan dalam Buku Plot Karya Putu Wijaya
-
Ulasan Buku Sampai Kapan Mau Malas-malasan Terus?: Hidup Harus Semangat!
-
Akhir Hidup Nyai Dasima dan Si Pitung dalam Buku Cerita Anak Seribu Pulau
-
Ulasan Buku Into The Dip: Ingin Berhenti? Nanti Dulu
Ulasan
-
Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan
-
The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama
-
Review Milk & Mocha Our Little Moments, Komik Hangat yang Bikin Gemas
-
Menemukan Arti Rumah yang Sesungguhnya dalam Novel Kosan Griya Wacana
-
Ulasan Memburu Pemangsa: Drama Horor Mencekam dengan Pesan Moral yang Kuat
Terkini
-
Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming
-
Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin
-
Bikin Makeup Flawless dan Tahan Lama: 5 Primer Serum Pengunci Kelembapan
-
Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?
-
Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027