Lembang merupakan kawasan yang termasuk pada wilayah Kabupaten Bandung Barat yang mana tempat ini selalu ramai pengunjung karena memiliki banyak tempat wisata. Banyak masyarakat datang jauh-jauh dari luar Bandung hanya untuk menikmati hiburan dan pemandangan yang bisa menyegarkan pikiran.
Salah satu tempat rekreasi yang paling banyak dikunjungi di Lembang adalah Floating Market. Wisata yang menyajikan sangat banyak spot hiburan karena areanya yang sangat luas.
Sesuai namanya, tentunya keunggulan utama dari tempat ini adalah pasar kuliner yang mana gerobak atau dapur kuliner pedagangnya berada di perahu yang sedang mengapung di atas air. Pemandangan ini menjadi keunikan dan menjadi alasan pendatang untuk melihat dan mencoba makanannya.
Bagi yang suka menantang adrenalin, Floating Market telah menyediakan wahana Rainbow Slide yang membuat pengunjung bisa berseluncur dengan menggunakan ban besar dari puncak wahana hingga ke bawah.
Angin yang dirasakan dari kecepatan seluncuran membantu anda meningkatkan dopamin di pikiran anda. Bagi saya yang mahasiswa semester akhir sangat membantu untuk menyegarkan pikiran setelah lelah aktivitas perkuliahan.
Tidak seru jika belum mencari foto yang instagrammable. Floating Market juga menyediakan jasa foto di rumah ala korea. Tersedia juga sewa properti dan kostum yang menambah vibes budaya korea. Uniknya, rumah korea ini juga dibuat di atas beton yang mengapung di atas danau. Jadi, anda bisa berfoto dengan background danau di Floating Market.
Omong-omong soal danau, Floating Market juga ada sewa perahu bebek dengan sistem dayung seperti sepeda. Jadi, pengunjung bisa membawa perahu bebek keliling mengelilingi danau Floating Market. Meski pasti merasa lelah karena terus mendayung, tapi itu bisa diobati dengan pemandangan di sekitaran Floating Market.
Fasilitas umumnya seperti toilet dan mushola juga sangat bersih di sini dan cukup proper. Jika ada pengunjung yang membawa orangtua, Floating Market juga menyediakan pendopo untuk beristirahat sejenak. Kemudian, pengunjung yang baru datang disuguhkan dengan voucher minuman gratis seperti kopi atau sirup.
Selain itu, ada Kota Mini yang sangat cocok untuk anak-anak yang senang bermain. Floating Market memberikan pengalaman yang luar biasa menyenangkan kepada anak-anak karena mereka bisa menggunakan selang pemadam kebakaran mini dan seragam damkar cilik. Sebagai target semprotan air, ada properti seperti bangunan yang bisa jadi bahan semprotan air untuk anak-anak dalam berperan seperti pemadam kebakaran.
Masih untuk anak-anak, Floating Market juga membuka sewa kuda untuk anak anda yang ingin mencoba berkendara dengan kuda. Namun, tidak perlu khawatir karena selalu ada petugas yang mengawasi. Sangat banyak bukan? Saya sampai bingung ingin mengulas spot hiburan apalagi karena memang di tempat ini sangat banyak sekali yang bisa dinikmati.
Sebagai informasi, tiket masuk ke Floating Market Lembang dipatok pada Rp.40.000. Namun, setiap spot hiburan di dalamnya memiliki harga terpisah yang mulai dari Rp.25.000 - Rp. 50.000. Bagi anda yang ingin mencari tempat rekreasi dengan banyak pilihan di Bandung, Floating Market bisa menjawabnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kenaikan Dana Riset 2026: Mahasiswa Siap Disibukkan Dengan Inovasi Nyata?
-
Deepfake dan Manipulasi Emosi: Ketika AI Memegang Kendali Realita dan Ilusi
-
Bahasa Baru Politik Gen Z: Menilik Fenomena Viralitas Meme dan Satir di Media Sosial
-
Harapan di Penghujung 2025: Kekecewaan Kolektif dan Ruang Refleksi Pribadi
-
Komunitas Seni sebagai Terapi Kota: Ketika Musik Menjadi Ruang Kelegaan
Artikel Terkait
-
Camping dengan Panorama Pegunungan Menawan di Mangli Sky View Magelang
-
Koleksi Tanah Raffi Ahmad di Bandung Barat, Pernah Dukung Jeje Govinda Jadi Bupati
-
Jelajahi Taman Sungai Bujang, Liburan Hemat dengan Banyak Fasilitas
-
Dari Menangkap Ikan hingga Mobil Remot, Atraksi Seru di Car Free Day Jambi
-
Cerita Pemain Bandung Dilatih Simon Tahamata Calon Dirtek Timnas Indonesia
Ulasan
-
Kejujuran yang Diadili: Membaca Absurditas dalam 'Orang Asing' karya Albert Camus
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
Kejamnya Label Sosial Tanpa Pandang Umur di Novel 'Dia yang Haram'
-
Tanah Gersang: Kritik Tajam Mochtar Lubis Tentang Moral di Ibukota
-
Drama China You Are My Hero: Ketika Medis dan Militer Bertemu
Terkini
-
Topeng Arsenik di Pendapa Jenggala
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Preppy Hingga Street Style, Intip 4 Ide OOTD Layering ala Shin Eun Soo Ini!
-
Fetisisme Kesibukan: Saat Lelah Menjadi Simbol Status Sosial