"Of Earthly Delights" adalah novel Young Adult bergenre gothic romance dengan sentuhan supranatural dan thriller psikologis. Cerita mengikuti Rose Pauly, seorang gadis remaja yang baru pindah dari New York City ke Connecticut menjelang akhir masa sekolahnya.
Di kota baru ini, Rose segera jatuh cinta pada Hart Hargrove, seorang pemuda misterius yang mengundangnya ke taman rahasia keluarganya yang disebut “slice of paradise” atau sisa surga pribadi, berada di balik rumah besar keluarga Hargrove.
Taman ini bukan sekadar kebun biasa, taman ini memiliki aura magis dan kekuatan tersembunyi. Hart dan Rose melewati musim panas yang penuh gairah di taman itu, menikmati perasaan cinta dan estetika yang luar biasa. Namun, perlahan Rose menyadari ada yang tak beres.
Segala keindahan di taman itu menyembunyikan kebenaran yang bisa merusak jiwa orang-orang yang terikat padanya. Hart tidak ingin kehilangan Rose dan siap melakukan apa pun untuk mempertahankan hubungan mereka, bahkan jika harus mempertaruhkan keselamatan Hart sendiri.
Moldavsky berhasil menyajikan atmosfer yang gelap, meresahkan, dan sarat dengan estetika gothic modern. Taman keluarga Hargrove menjadi simbol utama yang penuh keindahan sekaligus menebarkan ketegangan.
Setting taman rahasia di belakang mansion yang sunyi dan megah memberikan kesan “surga yang mematikan”, sejalan dengan judulnya yang merujuk lukisan The Garden of Earthly Delights karya Hieronymus Bosch.
Kekuatan novel ini adalah latar taman yang bukan hanya sebagai latar, tetapi adalah alat kontrol emosional dan spiritual, menunjukkan bagaimana keindahan dan kekuasaan bisa merusak. Rose, sebagai remaja yang pindah sekolah dan meninggalkan zona nyamannya, dihadapkan pada pencarian jati diri ketika jatuh cinta pertama dan menghadapi rahasia gelap.
Moldavsky menggunakan prosa yang atmosferik, sinematik, dan nyaris seperti mimpi, cocok untuk genre gothic dan supernatural. Deskripsi taman terasa hidup dan sensual, namun menyimpan aura ancaman. Dialog antar karakter memiliki nuansa emosional yang intens, sekaligus menimbulkan rasa curiga.
Fokus utama novel ini pada perasaan dan sudut pandang Rose. Narasi emosional ini memperkuat koneksi bagi pembaca. Petunjuk tersebar tentang sisi gelap taman, tetapi puncaknya baru terungkap secara perlahan, menjaga ketegangan sampai akhir.
Awal cerita juga dimulai dengan ekonomi pengaturan kota baru dan hubungan segar, perlahan membangun ketegangan hingga konflik emosional dan supranatural. Taman dikaitkan dengan lukisan Bosch, memperkuat tema tentang harga yang harus dibayar untuk keindahan dan kenikmatan duniawi.
Novel ini memiliki atmosfer gelap nan memikat, sempurna untuk penggemar gothic young adult. Karakter Rose terasa otentik, pembaca terhubung dengan konflik batinnya. Tema tentang obsesi, cinta, dan manipulasi emosional diolah tajam. Foreshadowing dan perubahan klimaks membuat ketegangan terasa natural.
Kekurangan novel ini adalah pada bagian awal terasa lambat bagi beberapa pembaca, mungkin membutuhkan kesabaran untuk mencapai klimaks. Pembaca mungkin menganggap akhir novel masih menyisakan banyak misteri dan tidak terlalu memuaskan, tergantung preferensi.
Dengan gaya prosa sinematik, taman misterius sebagai simbol utama, serta pertanyaan moral tentang cinta dan kekuasaan, novel ini mengajak pembaca merenung, apakah keindahan pantas dibayar mahal, dan apakah cinta sejati benar-benar milik kita atau cerminan manipulasi?
"Of Earthly Delights" adalah novel yang memadukan atmosfer gothic, kisah cinta remaja, dan thriller psikologis dengan baik. Goldy Moldavsky memperlihatkan kematangan dalam pengolahan karakter dan suasana. Bagi pembaca yang menyukai kisah cinta dengan bumbu kegelapan dan intrik magis, novel ini layak masuk ke rak baca.
Identitas Buku
Judul: Of Earthly Delights
Penulis: Goldy Moldavsky
Penerbit: Henry Holt and Co.
Tanggal Terbit: 13 Mei 2025
Tebal: 336 Halaman
Baca Juga
-
Novel The Lost Apothecary, Misteri Toko Obat Tersembunyi di London
-
Novel Saman: Pendobrakan Tabu Sosial di Tengah Politik Indonesia
-
Membedah Sisi Gelap Keadilan Manusia di Ulasan Novel The Hellbound
-
Novel Pukul Setengah Lima, Mencari Pintu Keluar dari Realitas Kehidupan
-
Ulasan Buku Empowered Me, Menjadi Ibu Berdaya Tanpa Kehilangan Identitas
Artikel Terkait
Ulasan
-
Kejujuran yang Diadili: Membaca Absurditas dalam 'Orang Asing' karya Albert Camus
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
Kejamnya Label Sosial Tanpa Pandang Umur di Novel 'Dia yang Haram'
-
Tanah Gersang: Kritik Tajam Mochtar Lubis Tentang Moral di Ibukota
-
Drama China You Are My Hero: Ketika Medis dan Militer Bertemu
Terkini
-
Topeng Arsenik di Pendapa Jenggala
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Preppy Hingga Street Style, Intip 4 Ide OOTD Layering ala Shin Eun Soo Ini!
-
Fetisisme Kesibukan: Saat Lelah Menjadi Simbol Status Sosial