Hayuning Ratri Hapsari | aisyah khurin
Novel Love Unwritten (goodreads.com)
aisyah khurin

Setelah kesuksesan Love Redesigned, Lauren Asher kembali menyapa pembaca dengan "Love Unwritten", sebuah kisah yang membawa kita kembali ke kota kecil Lakefront yang menawan. Kali ini, fokus cerita beralih kepada sosok yang telah mencuri perhatian sejak buku pertama, Rafael "Rafa" Castillas dan wanita yang menjadi poros dunianya, Ellie.

Sebagai salah satu penulis romansa kontemporer paling populer saat ini, Asher dikenal karena kemampuannya memadukan kemewahan gaya hidup miliarder dengan isu-isu emosional yang sangat manusiawi. Love Unwritten bukan sekadar romansa biasa, ini adalah narasi tentang penyembuhan, pengorbanan, dan keberanian untuk menulis ulang akhir cerita kita sendiri.

Kisah ini berpusat pada Rafael Castillas, seorang miliarder tampan yang dikenal sebagai "si nakal" di keluarganya, namun di balik itu ia menyimpan luka mendalam akibat pengkhianatan di masa lalu. Rafael merasa dirinya tidak pantas mendapatkan cinta yang tulus dan lebih memilih hubungan tanpa ikatan.

Di sisi lain, ada Ellie, seorang ibu tunggal yang tangguh dan penuh kasih. Ellie pindah ke Lakefront untuk memberikan kehidupan yang lebih baik dan stabil bagi putranya. Dia tidak memiliki waktu untuk drama, apalagi berurusan dengan pria kaya yang tampak memiliki segalanya namun sebenarnya kosong di dalam.

Pertemuan mereka bukanlah sebuah kebetulan yang manis, melainkan benturan dua kepribadian yang berbeda. Rafael, yang awalnya berniat membantu (atau mungkin sedikit mengganggu) Ellie, justru menemukan dirinya tertarik pada ketulusan dan kekuatan wanita tersebut. Konflik utama muncul ketika rahasia masa lalu Rafael dan ketakutan Ellie akan masa depan mulai menguji fondasi hubungan yang baru mereka bangun.

Rafael adalah prototipe pria yang sempurna, kaya raya, protektif, namun memiliki sisi rapuh yang tersembunyi. Dalam buku ini, kita melihat perkembangan Rafael yang luar biasa. Dia bukan lagi sekadar karakter pendukung yang humoris, dia adalah pria yang harus berdamai dengan rasa bersalah dan ketakutannya akan komitmen. Hubungannya dengan putra Ellie menunjukkan sisi lembutnya yang membuat pembaca jatuh hati.

Ellie adalah salah satu karakter wanita terkuat yang pernah ditulis Asher. Dia tidak digambarkan sebagai wanita yang butuh diselamatkan. Sebaliknya, dialah yang sering kali menjadi "sauh" bagi Rafael. Perjuangannya membagi waktu antara pekerjaan, mengurus anak, dan menjaga hatinya sangat relevan dan menyentuh. Dinamika antara Ellie dan putranya memberikan dimensi emosional yang sangat kuat pada novel ini.

Rafael harus belajar bahwa kesalahan masa lalu tidak mendefinisikan nilainya sebagai manusia. Dia harus belajar mencintai dirinya sendiri sebelum bisa benar-benar mencintai Ellie. Bagi Ellie, mempercayai orang baru berarti mempertaruhkan tidak hanya hatinya sendiri, tetapi juga kesejahteraan putranya. Tema membangun kembali kepercayaan yang hancur menjadi benang merah yang kuat.

Seperti buku-buku Asher lainnya, pentingnya keluarga (baik sedarah maupun yang dipilih) sangat ditekankan. Interaksi dengan anggota keluarga Castillas lainnya memberikan humor dan kehangatan yang menyeimbangkan momen-momen sedih.

Asher memiliki gaya penulisan yang sangat visual. Deskripsi tentang pemandangan di Lakefront membuat pembaca merasa seolah-olah berada di sana, menghirup udara danau yang segar. Dialog-dialognya tajam, penuh dengan banter yang cerdas, namun bisa berubah menjadi sangat puitis dan emosional dalam sekejap.

Penggunaan sudut pandang ganda (Dual POV) sangat krusial di sini. Kita bisa merasakan kegelisahan Rafael dan keraguan Ellie secara langsung, yang membuat pembaca lebih berempati pada keputusan-keputusan sulit yang mereka ambil.

Salah satu keunggulan Love Unwritten adalah bagaimana Asher menangani kiasan "He falls first and harder" (Dia jatuh cinta duluan dan lebih dalam). Transformasi Rafael dari pria yang menghindari cinta menjadi pria yang rela melakukan apa saja untuk Ellie sangat memuaskan.

Namun, bagi beberapa pembaca yang lebih menyukai tempo cepat, bagian tengah buku ini mungkin terasa sedikit lambat karena fokus yang mendalam pada introspeksi karakter. Meski begitu, bagi pecinta slow-burn romance yang mengutamakan perkembangan emosional, ini adalah sebuah keunggulan. Adegan intim dalam buku ini ditulis dengan selera tinggi, panas namun penuh perasaan, menegaskan bahwa koneksi fisik mereka adalah hasil dari kedekatan emosional.

"Love Unwritten" adalah bukti bahwa Lauren Asher semakin matang dalam bercerita. Dia berhasil melampaui ekspektasi pembaca dengan menghadirkan kisah yang lebih dewasa dan emosional dibandingkan beberapa karya sebelumnya. Ini bukan hanya tentang "pria kaya bertemu wanita biasa", tetapi tentang dua jiwa yang rusak yang berusaha saling melengkapi untuk menulis bab baru dalam hidup mereka.

Identitas Buku

Judul: Love Unwritten

Penulis: Lauren Asher

Penerbit: Kindle Edition

Tanggal Terbit: 8 Juni 2024

Tebal: 551 Halaman