Reminders of Him (2026) adalah adaptasi layar lebar dari novel best-seller karya Colleen Hoover yang terbit tahun 2022. Disutradarai oleh Vanessa Caswill yang dikenal lewat Love at First Sight, film ini dibintangi Maika Monroe sebagai Kenna Rowan, Tyriq Withers sebagai Ledger Ward, serta aktor pendukung seperti Rudy Pankow, Lainey Wilson, Lauren Graham, dan Bradley Whitford. Durasi film sekitar 114 menit, bergenre drama romantis dengan rating PG-13 karena mengandung konten seksual, bahasa kasar, narkoba, kekerasan ringan, dan nudity parsial singkat.
Vanessa Caswill menyutradarai dengan pendekatan yang restrained dan understated, berbeda dari adaptasi Hoover sebelumnya seperti It Ends with Us yang lebih dramatis atau Regretting You yang convoluted. Visualnya sederhana tapi efektif: nuansa Middle America yang tenang, dengan warna earthy dan pencahayaan lembut yang memperkuat rasa melankolis. Sinematografi Tim Ives menangkap emosi melalui close-up wajah dan landscape kota kecil yang sepi, sementara musik Tom Howe dengan gitar akustik strummy menambah sentuhan emosional tanpa berlebihan.
Sinopsis: Perjalanan Menuju Pengampunan dan Harapan
Cerita berpusat pada Kenna Rowan, seorang wanita muda yang baru bebas dari penjara setelah menjalani hukuman atas kecelakaan tragis yang menyebabkan kematian pacarnya, Scotty Landry (diperankan Rudy Pankow dalam flashback). Kecelakaan itu membuatnya kehilangan hak asuh atas putrinya, Diem, yang kini berusia empat tahun dan diasuh oleh orang tua Scotty, Grace (Lauren Graham) dan Patrick (Bradley Whitford). Kenna kembali ke kota kecilnya dengan tekad membuktikan dirinya layak menjadi ibu, meski dihadang stigma masyarakat, rasa bersalah mendalam, dan penolakan dari keluarga Scotty.
Di tengah perjuangan itu, Kenna bertemu Ledger Ward (Tyriq Withers), pemilik bar lokal yang punya ikatan emosional dengan Diem—karena Ledger adalah sahabat Scotty. Hubungan romantis mereka berkembang secara rahasia, penuh ketegangan karena Ledger terjebak antara kesetiaan pada kenangan sahabatnya dan perasaan terhadap Kenna. Film ini mengeksplorasi tema redemption (penebusan dosa), pengampunan, kekuatan cinta ibu, serta dampak penjara terhadap kehidupan pasca-bebas.
Review Film Reminders of Him
Maika Monroe tampil memukau sebagai Kenna—vulnerable tapi kuat, menampilkan lapisan rasa bersalah, tekad, dan kerapuhan dengan natural. Performa ini membuatku ikut merasakan perjuangannya. Tyriq Withers sebagai Ledger membawa chemistry hangat dan konflik internal yang meyakinkan, sementara Lauren Graham dan Bradley Whitford sebagai kakek-nenek Diem memberikan nuansa realistis: mereka bukan antagonis jahat, tapi orang tua yang terluka dan protektif. Rudy Pankow di flashback menambah bobot tragedi, dan Lainey Wilson sebagai Amy (teman Kenna) membawa sedikit humor dan dukungan hangat.
Kekuatan utama film ini adalah fokus pada motherhood dan second chances. Berbeda dari romance Hoover yang sering berat di twist dramatis, Reminders of Him lebih grounded. Ia berbicara tentang bagaimana masyarakat menghukum kesalahan masa lalu selamanya, terutama bagi perempuan, serta kompleksitas pengampunan keluarga. Ada momen-momen tearjerker yang tulus, seperti saat Kenna mengamati Diem dari kejauhan atau konfrontasi emosional dengan Ledger. Namun, film ini tidak manipulatif; ia membiarkan emosi tumbuh organik.
Kelemahannya, menurutku ada pacing yang agak lambat di pertengahan, membuat beberapa adegan terasa languid atau predictable. Beberapa dialog terlalu langsung mengadaptasi novel, terasa cheesy bagi yang bukan fans berat Hoover. Romance-nya manis tapi tidak inovatif, dan elemen rahasia hubungan Kenna-Ledger kadang terlalu sederhana.
Intinya, Reminders of Him adalah adaptasi Colleen Hoover terbaik sejauh ini—lebih heartful, restrained, dan meaningful dibanding pendahulunya. Ia berhasil menyentuh hati tanpa memaksa air mata, menawarkan harapan di tengah kesedihan. Cocok bagi penggemar drama emosional, romance bittersweet, atau siapa saja yang menyukai cerita tentang penebusan dan kekuatan ikatan keluarga.
Film ini tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Maret 2026 dan kamu bisa cek jadwalnya di Cinema XXI, CGV, Cinepolis, dan situs jadwalnonton.com. Film sedang tayang di berbagai jaringan bioskop nasional. Segera cek jadwal di aplikasi bioskop favoritmu untuk tiket dan lokasi terdekat di Surabaya atau kota yang lainnya.
Baca Juga
-
Ulasan Film Songko: Eksplorasi Urban Legend Minahasa yang Bikin Merinding!
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Sebuah Mahakarya Dokumenter: A Gorilla Story Jadi Warisan David Attenborough di Rimba Rwanda
-
Review Film Michael: Potret Intim Perjuangan Sang Legenda Musik yang Memukau Dunia
-
Review Serial Sins of Kujo: Realita Pahit Hukum yang Memihak Para Kriminal
Artikel Terkait
-
Review Film Memoria: Tutorial Bingung Secara Estetik Bareng Tilda Swinton
-
Film Palestine 36: Kisah tentang Humanisme di Balik Perlawanan Berdarah!
-
Review Film Na Willa: Suguhkan Dunia Masa Kecil yang Nyekruz!
-
Sinopsis Reminders of Him, Perjuangan Ibu Bertemu Anaknya Setelah 7 Tahun Dipenjara
-
Review Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Menyelamatkan Dunia dari Penjajahan AI Sambil Tertawa
Ulasan
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Hitung Mundur Mimpi Buruk dalam Something Very Bad is Going to Happen
-
Taman Ngronggo Kediri: Ruang Singgah untuk Tertawa dan Menenangkan Diri
-
Trauma dan Beban Mental yang Ditularkan Lewat Film Grave of the Fireflies
-
Andai Kita Bisa Kembali ke Masa Kecil: Pahitnya Jadi Dewasa di Lima Cerita
Terkini
-
Mengangkat Tema Penyebaran Virus, Ini Sinopsis Film Korea Baru 'Colony'
-
Dampak Tragedi KA di Bekasi Timur: PT KAI Batalkan Belasan Rute Jarak Jauh
-
Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa
-
Pendidikan sebagai Hak Universal atau Privilege Terselubung?
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?