Lintang Siltya Utami | Ryan Farizzal
Poster serial Something Very Bad Is Going to Happen (IMDb)
Ryan Farizzal

Sesuatu yang sangat buruk memang akan terjadi—setidaknya itulah janji yang diusung judul serial horor Netflix terbaru ini. Something Very Bad Is Going to Happen (2026) adalah miniseries delapan episode yang diciptakan dan ditulis oleh Haley Z. Boston, dengan dukungan eksekutif produser The Duffer Brothers lewat Upside Down Pictures.

Serial ini tayang perdana secara global pada 26 Maret 2026, dan semua delapan episode langsung tersedia untuk di-streaming di Netflix mulai hari ini pukul 03.00 WIB (atau sesuai zona waktu masing-masing). Bagi penggemar horor yang suka nuansa lambat tapi menekan, ini adalah salah satu rilis paling dinanti tahun ini.

Perjalanan Menuju Pernikahan Impian yang Berubah Mencekam

Salah satu adegan di serial Something Very Bad Is Going to Happen (IMDb)

Cerita berpusat pada Rachel Harkin (Camila Morrone) dan tunangannya, Nicky Cunningham (Adam DiMarco). Pasangan ini sedang dalam perjalanan menuju rumah liburan keluarga Nicky yang terpencil di hutan bersalju untuk menggelar pernikahan intim impian mereka. Hanya lima hari lagi sebelum altar, tapi Rachel—yang memang suka takhayul dan paranoid—tak bisa mengusir firasat buruk yang semakin kuat.

Semakin dekat hari H, semakin mengerikan sesuatu itu terasa. Catatan berdarah bertuliskan Don’t Marry Him muncul, bayi terkunci di mobil kosong, lagu You Are My Destiny diputar terdistorsi, dan keluarga Cunningham yang aneh mulai mengungkap cerita-cerita gelap mereka. Ada Sorry Man, sosok mengerikan yang haus darah dan suka mengintai pengantin. Ada potret keluarga dengan kursi kosong dan bekas istri yang dihapus. Ada pula rumah kayu besar yang gelap gulita, mirip Overlook Hotel versi dingin dan terisolasi.

Serial ini sebagai versi horor dari seorang perempuan yang menjadi istri—setara dengan Carrie (menjadi perempuan) dan Rosemary’s Baby (menjadi ibu). Tema utamanya bukan monster atau hantu konvensional, melainkan ketakutan terdalam soal komitmen seumur hidup: apakah Nicky benar-benar soulmate? Apakah menikah dengan orang yang salah lebih menakutkan daripada kematian?

Paranoia Rachel yang semakin parah membuatku ikut mempertanyakan apa yang nyata dan apa yang hanya proyeksi ketakutannya. Nuansa psikologis ini dikemas dengan humor absurd, ketegangan yang merayap, dan dialog-dialog tajam khas Boston (penulis Brand New Cherry Flavor dan episode Guillermo del Toro’s Cabinet of Curiosities).

Review Serial Something Very Bad Is Going to Happen

Salah satu adegan di serial Something Very Bad Is Going to Happen (IMDb)

Penampilan para aktor menjadi pondasi kuat serial ini. Camila Morrone berhasil membawa Rachel sebagai karakter yang rapuh tapi tak pasif—kecemasannya terasa autentik, bukan sekadar jeritan horor murahan. Adam DiMarco sebagai Nicky memberi kontras menarik: pria yang tampak sempurna tapi semakin terlihat salah seiring berjalannya episode.

Akan tetapi, yang mencuri perhatian adalah Jennifer Jason Leigh sebagai Victoria Cunningham, ibu mertua yang aneh dan menakutkan. Setiap adegan ia muncul di tengah malam sambil mengucapkan hal-hal aneh, aku pun langsung tegang. Ted Levine (Boris), Gus Birney (Portia), dan Jeff Wilbusch (Jules) juga memberi warna keluarga Cunningham yang dysfunctional dengan sempurna.

Sutradara Weronika Tofilska mengarahkan empat episode dengan gaya visual yang dingin, gelap, dan penuh simbolisme. Rumah kayu yang poorly-lit, koridor melengkung, dan tatapan binatang yang dilarang dilihat menciptakan atmosfer limbo yang mencekam.

Kekuatan terbesar serial ini adalah dread yang konstan. Bukan jump scare murahan, melainkan ketakutan yang merayap di bawah kulit. Suara desain yang haus, pencahayaan minim, dan pengambilan gambar yang sedikit off membuat aku sebagai penonton terus gelisah.

Menurutku ini adalah absolutely terrifying dan suffused with dread, bahkan penulisnya yang anti-horor pun sampai berteriak ke layar dan khawatir tak bisa tidur. Ada elemen supernatural ringan yang dicampur dengan realisme psikologis, membuat cerita tak mudah ditebak. Setiap episode terasa seperti babak baru dari mimpi buruk yang semakin dalam, tapi tetap grounded pada emosi karakter.

Meski begitu, bukan berarti tanpa kekurangan. Buatku ini adalah logika karakter kadang frustrasi—kenapa Rachel tak langsung kabur setelah melihat tanda-tanda bahaya yang begitu jelas? Rumah yang super gelap dan tak ada sinyal juga terasa agak dipaksakan demi atmosfer. Tapi, hal-hal kecil ini justru menjadi bagian dari kritik sosial halus terhadap tradisi pernikahan dan ekspektasi keluarga. Serial ini tak hanya menakutkan, tapi juga lucu dan relatable bagi siapa saja yang pernah ragu soal the one.

Secara keseluruhan, Something Very Bad Is Going to Happen adalah horor premium yang cerdas dan ambisius. Dengan durasi delapan episode yang pas dan bisa kamu binge hanya dalam satu malam. Ia berhasil menjaga ketegangan tanpa kehilangan fokus pada karakter. Bagi penggemar Stranger Things yang ingin sesuatu lebih dewasa dan gelap, atau pencinta Midsommar dan The Invitation yang suka horor pernikahan, serial ini wajib ditonton sih. Rating pribadi dariku: 8.5/10.

Serial ini bisa kamu tonton secara streaming mulai 26 Maret 2026, kamu bisa langsung menonton semua episode di Netflix. Siapkan popcorn, matikan lampu, dan bersiaplah—karena sesuatu yang sangat buruk memang akan terjadi. Dan setelah selesai, kamu mungkin akan berpikir dua kali sebelum mengatakan “I do”.