Sebagai warga Kelapa Gading, saya suka sekali berkunjung ke Mall Kelapa Gading. Karena apa? Ya, makanannya meriah. Makanan Jepang ada, Korea Selatan juga ada, jangan lupa pula masakan Italia, Vietnam, dan lokal pun juga ada.
Bicara makanan Jepang, saya sangat suka sushi. Ikan mentah, dingin, segar, siapa yang tak suka? Walau sebagian bilang kalau sushi di zaman sekarang terasa mewah (belum lagi kalau kita bicara kurs rupiah yang saat ini sedang loyo di depan dolar AS), sushi juga bisa menjadi sensasi yang enak dan bahkan membantu orang tetap waras di tengah hiruk-pikuk hidup di negeri sendiri.
Nah, di Mall Kelapa Gading, ada beragam restoran Jepang. Namun, sebagai orang Islam, kita juga butuh jaminan makanan halal, bukan? Tenang saja, saya sudah merangkum tiga rekomendasi resto sushi bersertifikat halal di Mall Kelapa Gading yang disingkat MKG itu.
Ketiganya memiliki kelebihan tersendiri dan saya menilai ini berdasarkan pengalaman pribadi makan di sana (atau pernah mencoba di salah satu cabangnya. Nanti Anda akan paham maksud saya di sini). Pendapat pembaca bisa saja berbeda dan setiap orang berhak menentukan restoran sushi favorit mereka.
Namun, kalau Anda suka panduan sushi halal praktis di Mall Kelapa Gading, langsung dari orang Kelapa Gading sendiri, ada baiknya Anda lanjut membaca.
Genki Sushi: Murah dan Ramah Pemula
Lokasinya ada di dekat Food Hall, Genki Sushi ini bisa dibilang merupakan restoran yang ramah kantong dan pemula, jika Anda tahu apa yang Anda cari. Pemesanan makanan di Genki Sushi biasanya menggunakan tablet. Jadi, Anda bisa tanya terlebih dahulu bagaimana cara memesannya jika baru datang.
Singkatnya, di tablet nanti, Anda akan menemukan beragam bagian menu yang bisa ditekan dan digeser. Bagian-bagian menu ini menunjukkan tipe makanan dan sushi yang disajikan, ada tipe Nigiri yang terdiri dari selembar ikan di atas nasi, Sashimi alias potongan ikan segar yang disajikan dingin (ada juga potongan telur di sini), Gunkan yang bentuknya nasi dan bahan sushi (biasanya telur ikan) digulung di dalam rumput laut membentuk sejenis ‘baskom mini’, dan Makimono yang bentuknya gulungan nasi dengan isian sushi di tengahnya.
Jika Anda orang yang baru mau mencoba sushi, pesanlah Nigiri Moriawase di bagian Nigiri. Dengan harga sekitar Rp 58.000, Anda dapat berkenalan dengan ikan salmon, tuna, telur, udang, dan crab stick dingin. Enak jika dicelup dengan kecap asinnya (apalagi kalau kecapnya dingin, segarnya bukan main).
Kalau Anda mencari telur hangat dan praktis, pesanlah Chawan Mushi atau telur kukus dicampur udang, crab stick, jamur shitake, dan potongan adonan ikan seharga Rp 28.000. Menunya tersedia di bagian Appetizer.
Menu nasi pun juga tersedia, terjangkau, dan Insya Allah bikin kenyang. Dengan harga Rp 45.000 di bagian Rice & Noodle, Anda bisa memesan semangkuk nasi kari Jepang. Nasinya diberi saus kari Jepang berwarna kecoklatan, dilengkapi daging ayam, bawang, wortel, kentang, dan taburan rumput laut. Resto ini menjadi andalan keluarga saya tatkala mau makan sushi di MKG.
Gion Sushi: Sushi Naik Level dengan Boga Bahari Tambahan
Jika Anda siap naik level ke restoran sushi dengan menu meriah, suka belut Jepang dan kerang dibumbui saus, cobalah Gion Sushi. Ya, agak sedikit lebih mahal bagi saya dibanding Genki Sushi. Namun, inilah “sushi naik kelas” bagi mereka yang berani. Lokasinya ada di MKG 1, dekat dengan Gafoy.
Oh ya, kata siapa Gion Sushi hanya punya sushi? Coba Anda lihat baik-baik menunya. Nanti Anda akan sadar sendiri kalau Gion Sushi punya jumlah menu yang lebih beragam. Udon ada, sup Nabe (atau Nabemono) juga ada.
Karena saya sempat menyebutkan kerang, ada baiknya Anda coba pesan “Guratan”. Menu Gion ini terdiri dari tiga varian, ada Kani Guratan atau kerang kampak bersaus krim isi crab stick, Hotate Guratan yang diisi daging kerang kampak, dan ada juga varian campuran. Harganya mulai dari Rp 80.000 (Belum termasuk pajak). Ibu saya suka menu ini, terutama Hotate Guratan. Sausnya gurih, kerangnya empuk. Sepertinya, lebih enak diaduk.
Menu favorit yang bagi saya “sekali makan kenyang” adalah Creamy Truffle Oil Udon. Dengan Rp 75.000, saya bisa dapat udon dengan aroma truffle, irisan jamur, dan ada sedikit kacang.
Dari mana saya bisa bilang begini? Jujur, saya belum pernah makan Gion Sushi MKG. Namun, saya sudah pernah diajak makan di salah satu cabangnya di Mall of Indonesia. Mengapa? Saat orang tua saya mengajak saya mencoba Gion Sushi di MKG, La Piazza saat itu penuh dengan konser. Jadilah parkir terasa sulit dan membuat kami mencari cabang lain di Mall of Indonesia Kelapa Gading.
Sushi Tei: Sushi Legenda Mall Kelapa Gading
Mungkin, begitu membaca judulnya, Anda akan terkejut, “Kok, legenda? Penulis menjagokan Sushi Tei dari yang lainnya, ya?”. Tenang, pembaca. Anda akan segera sadar mengapa saya berani bilang ini sushi legenda di Mall Kelapa Gading (bagi saya, tentunya). Lokasinya berada di MKG 5, lantai 3. Ya, dekat dengan Gramedia.
Bagi saya, ini adalah restoran pertama di Mall Kelapa Gading yang mengenalkan saya pada sushi. Lebih tepatnya, pada nigiri salmon mentah dingin. Dibandingkan Genki Sushi, saya masih bisa mengingat jelas alangkah segar dan dinginnya salmon buatan Sushi Tei.
Sushi Tei ini juga merupakan sushi yang sudah bertahan lama selama bertahun-tahun di MKG, dari awal saya mengenal sushi sekitar tahun 2010-an hingga sekarang. Dibandingkan dulu, Sushi Tei MKG sekarang lebih mewah dan luas. Ada pula meja berjalan yang menjajakan sushi sama seperti Sushi-Ya Kota Kasablanka. Namun, perlu saya ingatkan bahwa harga yang ditawarkan restoran ini hampir sama dengan Gion Sushi. Jadi, siap-siap merogoh kocek dalam.
Karena sudah lama sekali saya tidak mengunjungi Sushi Tei (dan saat saya cek menunya sekarang, sudah lebih beragam dan bahkan sampai menyediakan menu campuran Italia-Jepang), saya tak begitu tahu apa yang perlu saya sarankan di saat ini.
Namun, jika Anda ingin mengikuti penemuan sushi saya di Sushi Tei tahun 2010-an, cobalah Salmon Nigiri seharga Rp 30.000. Memang kelihatannya hanya dua keping, tapi salmonnya sangat segar saat saya mencobanya. Oh ya, keluarga saya kala itu memberi saya nigiri maguro (tuna) dan shimaaji (ikan makerel bergaris, dagingnya putih). Lalu, untuk bagian Makimono, cobalah California Maki (dulunya dinamai California Roll) seharga Rp 42.000. Pertama kali saya mencobanya, rasa telur ikan dan crab stick dinginnya segar didukung dengan renyahnya alpukat dingin.
Itulah rekomendasi resto sushi halal yang bisa dicoba di Mall Kelapa Gading.
Baca Juga
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?
-
Ramadan Masa Kini: Mengapa Semakin Sepi?
-
Buka Puasa Terakhir Joni
-
Nostalgia Perubahan Wajah Mal Kelapa Gading dan La Piazza dari Masa ke Masa
Artikel Terkait
Ulasan
-
Antara Sumpah Kolonial dan Desir Jiwa: Ulasan Novel Janji di Tanah Jawa
-
Rahasia 'Kalau Saja Kalian Tahu': Harga Mahal Menjadi Kelompok Orang Dalam
-
Novel Kandidat Terlarang, Ambisi Kursi OSIS yang Berujung Misteri Berdarah
-
Novel Divine Rivals: Keajaiban Kata-kata di Tengah Kegelapan Perang
-
Film Keluarga Suami Adalah Hama, Sindiran Pedas Buat Keluarga Mertua Toksik
Terkini
-
Refleksi 21 Mei: Bayang-Bayang '98 di Tengah Rupiah Rp17.700
-
4 Low pH Cleanser Salicylic Acid Rp30 Ribuan, Basmi Komedo tanpa Iritasi
-
Tampil Kasual dan Stylish, Ini 5 Ide Daily Outfit ala Lee Sang Yi!
-
Film Solata Go International, Bupati Toraja Utara Rela Rogoh Kocek Pribadi Demi Promosikan Daerah
-
Capek, Serba Salah, Kurang Tidur: Realita Dokter Muda di Resident Playbook