The Legend of Kitchen Soldier (judul Korea: Chwisabyeong Jeonseori Doeda atau Becoming a Cooking Soldier Legend) merupakan serial drama Korea Selatan bergenre militer, komedi, fantasi, dan food yang diadaptasi dari webtoon karya J Robin.
Disutradarai oleh Jo Nam-hyung (dikenal lewat Tale of the Nine Tailed) dan ditulis oleh Choi Ryong, serial ini tayang perdana pada 11 Mei 2026 di TVING dan tvN (slot Senin-Selasa pukul 20:50 KST), dengan total 12 episode berdurasi sekitar 55-70 menit.
Serial ini telah tersedia untuk streaming di HBO Max di wilayah tertentu sejak tanggal rilisnya, 11 Mei 2026, bersamaan dengan platform seperti Viki.
Bagi penonton di Indonesia, serial ini dapat diakses melalui HBO Max sejak awal penayangan, memungkinkan penikmat menyaksikan episode demi episode secara simultan atau on-demand.
Transformasi Prajurit Menjadi Koki di Dapur Militer
Cerita berfokus pada Kang Seong-jae (diperankan Park Ji-hoon), seorang pemuda berlatar belakang sederhana yang kehilangan ayahnya. Untuk melarikan diri dari realitas, ia mendaftar wajib militer.
Meski menjadi rekrut terbaik di boot camp, latar belakang keluarganya yang kurang mampu membuatnya diklasifikasikan sebagai soldier requiring special attention.
Dipindahkan ke pos Gangrim yang terpencil, Seong-jae ditugaskan membantu di dapur di bawah Senior Sergeant Yoon Dong-hyeon (Lee Hong-nae), juru masak yang terkenal dengan masakannya yang tidak enak dan kurangnya indera perasa.
Kehidupan Seong-jae berubah drastis ketika layar holografik mirip game muncul di depannya, memberikan quest untuk menjadi koki militer legendaris. Dengan kemampuan Eyes of the Chef yang terbangun, ia mulai menyempurnakan masakan, meningkatkan moral pasukan, dan mengungkap rahasia gelap di pangkalan, termasuk yang terkait kematian ayahnya.
Elemen fantasi quest system ini dikombinasikan dengan kehidupan militer sehari-hari, korupsi, dan drama keluarga, menciptakan narasi yang segar dan multilayer.
Review Serial The Legend of Kitchen Soldier
Park Ji-hoon menghadirkan penampilan memikat sebagai Seong-jae yang tangguh namun rentan, menggabungkan komedi fisik dengan kedalaman emosional.
Lee Hong-nae mencuri perhatian sebagai Yoon Dong-hyeon yang ceroboh dan egois, sementara Yoon Kyung-ho sebagai Sergeant Park Jae-young membawa energi khas gangster yang lucu.
Han Dong-hee sebagai Lieutenant Cho Ye-rin menambah dinamika romansa ringan dan konflik kepemimpinan. Casting pendukung, termasuk Lee Sang-yi dalam penampilan spesial, semakin memperkaya cerita.
Serial ini unggul dalam perpaduan genre. Adegan memasak yang menggugah selera disajikan dengan visual memukau, yang membuatku jadi lapar. Elemen fantasi quest memberikan rasa progresif seperti game, sementara kritik halus terhadap kehidupan militer dan korupsi menambah kedalaman.
Salah satu kekuatan utama adalah adegan lucu yang menjadi daya tarik utama. Adegan ikonik terjadi saat Seong-jae pertama kali mencicipi masakan Dong-hyeon yang mengerikan.
Ekspresi wajahnya yang penuh horor, disertai reaksi pasukan lain yang menangis sambil makan, menciptakan humor slapstick yang tak terlupakan. Interaksi antara Seong-jae dan Dong-hyeon penuh chemistry, terutama saat mereka berusaha menyembunyikan kegagalan dapur dari inspeksi atau berlomba menyelesaikan quest dalam waktu terbatas.
Adegan pantry reorganization dengan bantuan VR console juga lucu, di mana Seong-jae mengatur stok dengan presisi superhuman sementara Dong-hyeon kebingungan.
Adegan yan paling kuingat saat nonton serial ini adalah momen ketika Seong-jae level up dan menyajikan hidangan yang membuat komandan hampir pingsan karena kenikmatannya, kontras tajam dengan masakan sebelumnya.
Adegan emosional di dapur, di mana Seong-jae mengingat pengalaman food truck ayahnya sambil memasak, juga menyentuh hati.
Kombinasi tawa dan haru ini membuat serial terasa seimbang. Humor absurd lain muncul saat para perwira sombong yang mengaku gourmet dihadapkan pada masakan Seong-jae, menghasilkan reaksi berlebihan yang menggelitik.
Intinya, The Legend of Kitchen Soldier berhasil menyegarkan genre militer dengan elemen fantasi dan kuliner yang inovatif.
Meski beberapa subplot misteri masih berkembang, pacing awal yang solid, akting kuat, dan produksi berkualitas menjadikannya tontonan menghibur. Untuk pencinta komedi ringan dengan sentuhan hati dan visual makanan lezat, serial ini sangat aku rekomendasikan.
Tersedia di HBO Max sejak 11 Mei 2026, ini adalah pilihan tepat untuk maraton akhir pekan ya, Sobat Yoursay. Dengan rating IMDb sekitar 8,6 dan apresiasi tinggi dari penonton, serial ini berpotensi menjadi salah satu highlight di tahun 2026.
Baca Juga
-
Kisah Ajaib Desa Macondo di Serial One Hundred Years of Solitude: Part 1
-
Review Film Mutiny: Sinema Aksi Cepat Tanpa Basa-Basi yang Penuh Adrenalin!
-
Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna
-
Review Reacher Season 3: Kembalinya Sang Serigala Penyendiri yang Tangguh!
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
Artikel Terkait
Ulasan
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah
-
Ulasan Tunggu Aku Sukses Nanti: Ketika Arti Kesuksesan Bukan Sekadar Materi
-
Kisah Ajaib Desa Macondo di Serial One Hundred Years of Solitude: Part 1
-
5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan
Terkini
-
Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim