The Manipulated (judul asli Korea: Jogakdosi) merupakan serial televisi Korea Selatan tahun 2025 bergenre aksi, thriller, kejahatan, dan balas dendam. Serial ini diadaptasi dari film Fabricated City (2017) yang juga melibatkan Ji Chang-wook dan penulis naskah Oh Sang-ho. Disutradarai oleh Park Shin-woo dan Kim Chang-ju, serial ini dibintangi Ji Chang-wook sebagai Park Tae-joong, Doh Kyung-soo (D.O. EXO) sebagai An Yo-han, serta didukung Kim Jong-soo, Jo Yoon-su, dan Lee Kwang-soo. Dengan total 12 episode berdurasi sekitar 46–54 menit per episode, The Manipulated menampilkan kisah seorang pria biasa yang hidupnya dihancurkan oleh rekayasa sistematis, lalu bangkit untuk menuntut keadilan melalui jalur balas dendam yang penuh ketegangan.
Perjuangan Pria Lugu Mencari Keadilan
Park Tae-joong adalah pengantar makanan yang jujur dan penuh harapan. Ia bermimpi membuka kafe rooftop sambil mendukung adik laki-lakinya. Kehidupan sederhananya runtuh secara tiba-tiba ketika ia dituduh melakukan kejahatan hebat yang melibatkan kekerasan seksual dan pembunuhan. Bukti-bukti yang seolah sempurna menjeratnya, sehingga ia dijatuhi hukuman seumur hidup. Di dalam penjara, Tae-joong mengalami kekerasan fisik dan mental yang brutal, kehilangan orang-orang terdekat, serta hampir kehilangan harapan. Namun, melalui pertemuan dengan Noh Yong-sik dan putrinya Eun-bi, ia mulai menyadari bahwa seluruh tragedi tersebut merupakan hasil manipulasi yang dirancang dengan cermat oleh An Yo-han, CEO sebuah perusahaan keamanan elite yang melayani kalangan berkuasa. Yo-han menggunakan teknologi dan sumber daya untuk memahat realitas palsu, menjebak orang-orang tak bersalah agar melindungi klien-kliennya. Setelah berhasil melarikan diri, Tae-joong memulai perjalanan balas dendam yang penuh strategi, kekerasan, dan pengungkapan konspirasi yang lebih luas.
Review Serial The Manipulated
Serial ini unggul dalam membangun atmosfer gelap dan tegang. Penulisan Oh Sang-ho, yang juga dikenal lewat Taxi Driver, berhasil menggabungkan elemen drama emosional dengan aksi yang intens. Ji Chang-wook memberikan penampilan yang kuat, menggambarkan transformasi Tae-joong dari pria lembut yang penuh harapan menjadi sosok yang keras dan terobsesi dengan keadilan. Doh Kyung-soo, dalam peran antagonis perdananya yang signifikan, tampil mengerikan dengan ketenangan yang dingin dan karisma yang menakutkan. Adegan-adegan di penjara, pengejaran, dan konfrontasi terasa realistis berkat koreografi aksi yang solid serta pengambilan gambar yang dinamis. Tema utama serial ini mengkritik bagaimana kekuasaan, teknologi, dan ketimpangan sosial dapat menghancurkan individu biasa tanpa pertanggungjawaban.
Di wilayah Indonesia, The Manipulated dapat ditonton secara eksklusif di Disney+ (sebelumnya dikenal juga sebagai Disney+ Hotstar). Serial ini mulai streaming pada 5 November 2025 dengan rilis empat episode pertama secara bersamaan. Selanjutnya, dua episode baru dirilis setiap hari Rabu hingga episode terakhir pada 3 Desember 2025. Seluruh 12 episode kini telah tersedia secara lengkap. Penonton dapat menikmatinya dengan subtitle bahasa Indonesia resmi melalui aplikasi atau situs Disney+, baik secara daring maupun unduhan offline.
Salah satu adegan aksi paling menegangkan terjadi di episode 6. Dalam rangkaian permainan yang dirancang Yo-han menyerupai kompetisi survival, Tae-joong terlibat dalam balapan mobil dan sepeda motor yang kacau di sirkuit. Pengejaran melibatkan tabrakan, tembakan, dan perkelahian jarak dekat. Tae-joong memanfaatkan tabung gas yang digandeng rantai untuk merusak ban lawan, menghindari serangan, menghancurkan drone, serta melompati ramp dengan sepeda motornya sambil ditembaki. Adegan yang berlangsung panjang dan dinamis ini meningkatkan ketegangan secara bertahap melalui editing cepat, sudut kamera subjektif, dan koreografi yang brutal, menjadikannya salah satu momen paling intens dalam serial.
Adegan paling berkesan muncul pada klimaks episode terakhir. Pertarungan akhir antara Tae-joong dan Yo-han di lokasi yang penuh simbolisme—tempat di mana Yo-han memamerkan karya rekayasanya—mencapai puncak emosional dan fisik. Tae-joong berhasil menusuk Yo-han dengan senjatanya sendiri dan menancapkannya ke layar besar yang selama ini menjadi alat manipulasinya. Momen ini tidak hanya memuaskan secara visual, tetapi juga memberikan resolusi atas penderitaan Tae-joong. Diikuti oleh penyelesaian hukum dan gambaran kehidupan yang lebih damai bagi Tae-joong bersama Yong-sik dan Eun-bi, adegan tersebut meninggalkan kesan mendalam tentang keadilan yang diperjuangkan dengan harga yang sangat mahal.
Intinya, The Manipulated berhasil menghadirkan thriller balas dendam yang solid dengan penampilan aktor yang kuat, aksi yang memukau, dan kritik sosial yang relevan. Serial ini cocok buat kamu yang menyukai kisah pengungkapan konspirasi, transformasi karakter, serta adegan aksi yang intens. Dengan seluruh episode tersedia di Disney+ Indonesia, serial ini layak menjadi pilihan tontonan yang menegangkan dan memuaskan. Rating pribadi: 8/10.
Baca Juga
-
Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula, Misteri Hilangnya Keturunan Terakhir
-
Ulasan Film Kado untuk Ibu: Renungan Indah Mengenai Kasih Sayang Orang Tua
-
Harry Potter and the Half-Blood Prince: Langkah Awal Pencarian Horcruxes!
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia
-
M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!
Artikel Terkait
-
5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace
-
Review Drama Mouse, Pembalasan Dendam yang Menguak Sisi Kelam Manusia
-
Ulasan Ghost Doctor: Menggali Makna Empati dan Kemanusiaan di Dunia Medis
-
Netflix Dikabarkan Batal Garap Squid Game Versi Amerika, Apa Alasannya?
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
Ulasan
-
Life After Whale: Perpaduan Ilustrasi Spektakuler dan Sains yang Memikat
-
Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Menjadi Kapten, Menjadi Manusia: Pelajaran Hidup dari Memoar 'BEPE20: Pride'
-
Review Drama Mouse, Pembalasan Dendam yang Menguak Sisi Kelam Manusia
Terkini
-
Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan
-
Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!
-
Anak Bebas Main di Luar Seharian, Ini 5 Sunscreen yang Siap Melindungi!