Destined with You merupakan drama Korea yang mengusung genre romansa, fantasi, dan misteri dalam satu cerita. Kisahnya berpusat pada Lee Hong Jo (Jo Bo Ah), pegawai negeri sipil level 9, dan Jang Shin Yu (Rowoon), seorang pengacara yang hidupnya berubah setelah terhubung dengan sebuah kutukan keluarga.
Pertemuan keduanya bermula dari sebuah peti kayu tua yang ternyata menyimpan kaitan dengan kutukan Shin Yu. Hong Yo yang tidak pernah menyangka akan terlibat dalam masalah tersebut perlahan menjadi bagian penting dari usaha Shin Yu untuk memutus kutukan yang sudah diwariskan selama beberapa generasi.
Lantas, bagaimana Destined with You mengeksekusi premis tentang cinta, kutukan, dan kehidupan masa lalu yang menjadi fondasi ceritanya? Simak ulasan lengkapnya.
Chemistry yang Bikin Cerita Lebih Hidup
Menurut saya, chemistry Jo Bo Ah dan Rowoon saat memerankan Hong Jo dan Shin Yu layak diapresiasi. Keduanya punya karakter yang cukup bertolak belakang, jadi interaksi mereka terasa seru untuk diikuti. Hong Jo yang cenderung polos dan Shin Yu yang dingin justru menghasilkan banyak momen lucu.
Jo Bo Ah juga cukup natural membawakan Hong-jo sebagai pegawai negeri yang sering menghadapi masalah, tetapi tetap punya sisi ceria. Rowoon tidak kalah menarik sebagai Shin Yu. Perubahannya dari pria yang kaku menjadi bucin menjadi salah satu bagian paling menghibur.
Saya juga suka bagaimana hubungan mereka tidak terasa mulus. Ada tarik-ulur, salah paham, sampai situasi yang membuat keduanya perlahan menyadari perasaan masing-masing. Chemistry ini cukup kuat untuk membuat adegan romantisnya terasa manis tanpa harus selalu mengandalkan dialog yang berlebihan.
Plotnya Menarik, tetapi Makin Lama Makin Ruwet
Kalau chemistry menjadi kekuatannya, alur cerita justru menjadi bagian yang paling membuat saya maju-mundur saat menonton. Premis tentang kutukan sebenarnya menarik dan cukup kuat untuk menjadi pusat cerita. Sayangnya, Destined with You memasukkan terlalu banyak konflik.
Ada ramuan cinta, kehidupan masa lalu, korupsi, penguntit, sampai percobaan pembunuhan. Semua unsur tersebut sebenarnya menarik, tetapi ketika dimasukkan bersamaan, ceritanya jadi terasa terlalu ramai. Fokusnya pun beberapa kali bergeser dari kisah Hong Jo dan Shin Yu.
Bagian paruh kedua juga terasa lebih berantakan dibanding awal cerita. Drama yang tadinya ringan dengan komedi kantor perlahan berubah menjadi lebih gelap karena masuknya konflik penguntit dan pembunuhan. Perubahan ini cukup mengejutkan, apalagi kalau dari awal kita mengira Destined with You akan menjadi romcom fantasi yang santai.
Penggunaan kisah kehidupan masa lalu juga terasa agak repetitif. Konsep reinkarnasi memang penting untuk menjelaskan hubungan Hong Jo dan Shin Yu, tetapi semakin sering dibawa kembali, unsur misterinya justru terasa berkurang.
Tetap Menghibur meski Ceritanya Kurang Rapi
Terlepas dari plotnya yang cukup ramai, Destined with You punya banyak momen yang membuat saya betah menonton. Salah satunya tentu saja komedi di lingkungan kantor Hong Jo. Interaksi para pegawai negeri terasa ringan dan menjadi penyeimbang di tengah konflik utama yang semakin serius.
Bagian romantisnya juga masih menjadi alasan kuat untuk terus mengikuti cerita. Ada saja tingkah Shin Yu yang membuat hubungan mereka terasa menghibur.
Jadi, menurut saya, Destined with You memang bukan drama yang alurnya rapi. Namun, kalau yang dicari adalah drama dengan chemistry pemain yang kuat, romansa yang manis, komedi, serta sedikit fantasi dan misteri, drama ini masih cukup seru untuk diikuti.
Baca Juga
-
Label Expired untuk Perempuan: Mengapa Bertambah Usia Dianggap Kerugian?
-
Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?
-
Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui
Artikel Terkait
-
Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027
-
UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh
-
Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah
Ulasan
-
Review Above & Below: Bertaruh Nyawa di Tengah Hiu dan Kartel
-
Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'
-
Review Fall 2: Deadpoint, Perjuangan Bertahan Hidup yang Memicu Adrenalin!
-
Ulasan Film Perfect Days: Ketika Kedamaian Ditemukan dalam Rutinitas
-
Ulasan Novel The Great Gatsby: Apakah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan?
Terkini
-
FESTVENT VOL.3 2026 Hadir Kembali, Usung Tema 'Own the Street, Own the Game'
-
Tall Poppy Syndrome: Ketika Orang Berhasil Justru Dicari Kekurangannya
-
Label Expired untuk Perempuan: Mengapa Bertambah Usia Dianggap Kerugian?
-
Bahaya Penggunaan Prompt, Pendinginan Server Menyebabkan Krisis Air Bersih
-
Media Sosial vs Buku: Apakah Membaca Sesuatu yang Disukai Benar-benar Bikin Pintar?