Trump Pilih Absen Super Bowl 2026 Imbas Ada Bad Bunny dan Green Day

Hayuning Ratri Hapsari | Gigi Ann
Trump Pilih Absen Super Bowl 2026 Imbas Ada Bad Bunny dan Green Day
Donald Trump (x.com)

Donald Trump mengonfirmasi bahwa dirinya tidak akan hadir dan menyaksikan pertandingan Super Bowl 2026 yang akan digelar (8/2) di Levi's Stadium, Santa Clara, California.

Melalui wawancara dengan New York Post, Presiden Amerika tersebut, menjelaskan bahwa lokasi stadion tempat Super Bowl yang diselenggarakan itu merupakan faktor utama ketidakhadirannya.

"Tempatnya terlalu jauh," ungkap Trump seperti diberitakan Entertainment Weekly pada Sabtu (24/1).

Pernyataan absennya Trump sekaligus menandai adanya perubahan sikap politikus Partai Republik itu usai tahun lalu ia tercatat sebagai presiden pertama yang aktif dalam menyaksikan pertandingan besar tersebut.

Meski disebut tak akan datang sebab alasan jarak, Trump sempat mengkritik NFL karena memilih Bad Bunny untuk tampil dalam halftime dan Green Day untuk mengawali pertandingan. Ia mengungkapkan bahwa kedua musisi tersebut merupakan penebar kebencian.

Kritik Trump terhadap Bad Bunny bukan merupakan suatu hal baru. Sejak Oktober 2025, Presiden AS itu sudah mempertanyakan keputusan NFL dalam memilih musisi asal Puerto Riko tersebut.

"Saya tidak tahu mengapa mereka melakukannya. Ini gila," sebutnya.

Bad Bunny adalah salah satu musisi yang vokal dalam menyuarakan isu imigrasi, termasuk dalam menggunakan audio kecerdasan buatan (AI) yang meniru suara Trump untuk menyampaikan pesan pro-imigran melalui video musiknya, "NuevaYol."

Dalam video tersebut, sosok Trump palsu menyampaikan pidato yang sangat tak mungkin ia ucapkan di dunia nyata

Bad Bunny juga sempat mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kebijakan imigrasi di bawah kendali Trump.

Ia bahkan menghindari tur di daratan Amerika Serikat sebab khawatir penggemarnya bisa menjadi target operasi ICE (Immigration and Customs Enforcement).

Green Day juga dikenal merupakan salah satu band legendaris yang punya rekam jejak dalam menentang Trump dan agenda MAGA (Make America Great Again).

Agenda tersebut ditentang masyarakat Amerika sebab dinilai mengokohkan diskriminasi sosial, melemahkan kerja sama internasional, hingga berpeluang besar merugikan sejumlah kelompok ekonomi.

Vokalis Billie Joe Armstrong bahkan sering mengubah lirik lagu hit mereka, American Idiot, untuk menentang pendukung Trump. Bahkan ia pernah memamerkan topeng Trump yang bertulis IDIOT ketika melangsungkan konser di Washington, D.C. pada 2024.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak