Entertainment
Music Awards Japan 2026: sakanaction dan Kenshi Yonezu Dominasi Penghargaan
Music Awards Japan 2026 resmi mengumumkan para pemenang utama dalam malam puncak penghargaan yang digelar oleh Japan Culture and Entertainment Industry Promotion Association (CEIPA).
Ajang yang baru memasuki tahun keduanya ini kembali menjadi sorotan karena memberikan apresiasi kepada musisi Jepang maupun artis internasional yang memberikan pengaruh besar di industri musik Asia. Dengan lebih dari 70 kategori penghargaan dan melibatkan lebih dari 5.000 profesional industri musik dari Jepang serta berbagai negara lainnya, Music Awards Japan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penghargaan musik paling bergengsi di kawasan tersebut.
Berdasarkan pengumuman resmi CEIPA, gelar Artist of the Year tahun ini kembali diraih oleh Mrs. GREEN APPLE. Ini menjadi pencapaian yang istimewa karena grup tersebut juga memenangkan kategori yang sama pada edisi perdana tahun lalu.
Selain penghargaan utama tersebut, Mrs. GREEN APPLE juga membawa pulang penghargaan Best J-POP Artist serta Special Award: Fandom Best Fandom Artist powered by LINE MUSIC & Yahoo! Japan Search.
Sementara itu, penghargaan Song of the Year jatuh kepada lagu Kaiju milik sakanaction yang dikenal sebagai lagu pembuka anime Orb: On the Movements of the Earth. Lagu tersebut menjadi salah satu pemenang terbesar malam itu karena juga meraih penghargaan Best Rock Song, Best Anime Song, serta Best Music Video. Kemenangan ini terasa semakin spesial karena menandai kebangkitan sakanaction setelah hiatus selama tiga tahun. Grup tersebut juga dinobatkan sebagai Best Rock Band/Solo Artist.
Nama lain yang mencuri perhatian adalah Kenshi Yonezu. Lagu IRIS OUT, yang menjadi lagu pembuka film anime Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc, berhasil memenangkan kategori Best J-POP Song. Tidak hanya itu, lagu tersebut juga meraih empat penghargaan internasional sekaligus, yakni Best Japanese Song in Asia, Best Japanese Song in Europe, Best Japanese Song in North America, dan Best Japanese Song in Latin America.
Selain kesuksesan IRIS OUT, Yonezu juga menerima penghargaan Best Digital Culture Artist melalui identitas kreatifnya sebagai Hachi. Penghargaan ini menjadi bukti kontribusinya dalam memperluas jangkauan budaya musik digital Jepang, termasuk Vocaloid, ke audiens internasional.
Di kategori Album of the Year, kemenangan diraih oleh album Prema milik Fujii Kaze. Musisi yang dikenal dengan perpaduan R&B, pop, dan soul tersebut juga memenangkan kategori Best R&B/Contemporary Artist. Sementara itu, album debut terkenalnya, HELP EVER HURT NEVER, memperoleh penghargaan Best Long-Charting Album sebagai pengakuan atas popularitasnya yang bertahan dalam jangka panjang.
Untuk kategori pendatang baru, grup HANA berhasil memenangkan New Artist of the Year. Grup yang baru debut pada 2025 itu juga membawa pulang penghargaan lain di kategori dance dan vocal.
Di ranah hip-hop, Creepy Nuts kembali menunjukkan dominasinya. Lagu doppelgänger, yang digunakan dalam film live-action Under Ninja, memenangkan penghargaan Best Hip Hop/Rap Song. Duo tersebut juga dinobatkan sebagai Best Hip Hop/Rap Artist.
Dunia anime juga mendapat perhatian khusus dalam ajang ini. Soundtrack anime Lazarus yang digarap Kamasi Washington, Bonobo, dan Floating Points memenangkan kategori Best Original Score for Animation. Selain itu, penghargaan Best Vocaloid Culture Song diberikan kepada A Spoonful of SPELL karya r-906, sementara FRUITS ZIPPER dinobatkan sebagai Best Girls Idol Culture Artist.
Music Awards Japan 2026 juga memberikan penghargaan internasional kepada sejumlah artis Asia. Lagu Golden dari HUNTR/X yang digunakan dalam film animasi KPop Demon Hunters memenangkan kategori Best Song Asia. Di sisi lain, XG berhasil membawa pulang penghargaan Best Global Hit from Japan berkat lagu HYPNOTIZE.
Sementara itu, BLACKPINK memenangkan Best K-Pop Song melalui JUMP, BTS meraih Best K-Pop Artist, dan G-Dragon menerima Korean Popular Music Special Award untuk lagu POWER.
Dalam kategori penghargaan khusus internasional, khususnya Indonesia, Hindia berhasil meraih Indonesian Popular Music Special Award untuk lagu everything u are.
Malam penghargaan semakin meriah dengan penampilan langsung dari sejumlah musisi ternama seperti Mrs. GREEN APPLE, sakanaction, Fujii Kaze, Kenshi Yonezu, LiSA, M!LK, dan FRUITS ZIPPER. CEIPA juga memberikan penghargaan kehormatan MAJ Timeless Echo kepada Tatsuro Yamashita sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya yang panjang dan berpengaruh terhadap industri musik Jepang.