Entertainment
Lampaui Colony, HOPE Jadi Film Tercepat Raih 1 Juta Penonton di 2026
Film sci-fi thriller "HOPE" berhasil cetak sejarah di panggung box office Korea Selatan! Hanya dalam waktu tiga hari sejak resmi dirilis pada 15 Juli 2026, film garapan sutradara legendaris Na Hong Jin sukses menembus satu juta penonton.
Berdasarkan data dari sistem informasi terintegrasi Dewan Perfilman Korea (KOFIC) yang dirilis oleh pihak ko-produser Plus M Entertainment, per tanggal 17 Juli 2026 pukul 12.00 siang KST, "HOPE" telah mengantongi total 1.003.960 tiket.
Pencapaian tersebut menobatkan "HOPE" sebagai film tercepat yang meraih satu juta penonton sepanjang tahun 2026.
Catatan ini sukses memecahkan rekor film blockbuster "Colony" karya Yeon Sang Ho yang membutuhkan waktu empat hari saat dirilis Mei lalu.
Tidak hanya itu, performa "HOPE" juga melampaui film hit "The King’s Warden" besutan Jang Hang Jun, yang kala itu membutuhkan waktu lima hari untuk mencapai angka satu juta. Meski akhirnya meraup total yang fantastis, yakni 16 juta penonton.
Keberhasilan ini sebenarnya tidak mengherankan. "HOPE" telah mencuri perhatian global jauh sebelum dirilis, terutama setelah diundang untuk berkompetisi di bagian utama Festival Film Cannes ke-79.
Proyek ini menjadi penanda kembalinya sutradara Na Hong Jin setelah 10 tahun absen sejak menakhodai film horor ikonis "The Wailing."
Dengan reputasi besar di balik film-film mahakarya seperti "The Chaser" dan "The Yellow Sea", ekspektasi publik tentu sangat tinggi. Terlebih lagi, "HOPE" disebut-sebut sebagai salah satu film Korea termahal yang pernah diproduksi, dengan perkiraan anggaran fantastis melebihi 50 miliar won.
Secara naratif, "HOPE" menyajikan premis yang unik dengan latar sebuah desa terpencil di dekat Zona Demiliterisasi (DMZ) bernama Pelabuhan Hopo.
Cerita berpusat pada Bum Seok (Hwang Jung Min), seorang kepala pos polisi setempat. Ketenangan desa tersebut mendadak berubah menjadi status darurat setelah sekelompok pemuda melaporkan adanya penampakan seekor harimau.
Namun, apa yang mereka hadapi di balik kabut DMZ ternyata jauh melampaui imajinasi, yakni realitas mengerikan melibatkan kehadiran makhluk luar angkasa.
Daya tarik sinematik film ini diperkuat oleh kolaborasi deretan aktor papan atas Korea dan bintang Hollywood. Selain Hwang Jung Min, film ini dibintangi oleh Zo In Sung yang berperan sebagai Sung Ki, seorang pemburu muda yang melacak makhluk asing tersebut, dan Jung Ho Yeon sebagai Sung Ae, perwira polisi yang berpegang teguh pada prinsip.
Mengukuhkan skala globalnya, aktor Hollywood ternama seperti Michael Fassbender, Alicia Vikander, dan Taylor Russell juga turut mengambil peran penting dalam film ini.
Dalam sebuah wawancara pasca-syuting dilansir dari Soompi (23/6/2026), para pemeran membagikan pandangan mereka mengenai keunikan proyek ini.
Hwang Jung Min mengungkapkan kekagumannya pada bagaimana film ini mempertemukan realitas kehidupan desa dengan skala ancaman yang masif. Menurutnya, narasi "HOPE" tidak sekadar menyajikan aksi kejar-kejaran, melainkan sebuah refleksi sosial.
"Cara kita memandang kehidupan luar angkasa ini pada akhirnya mencerminkan bagaimana kita melihat makhluk-makhluk asing di dunia kita sendiri saat ini," ujarnya.
Sementara itu, Zo In Sung menekankan dedikasi seluruh kru untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya di layar lebar berkat arahan tegas dari sutradara Na Hong Jin. Ia juga membagikan filosofi mendalam mengenai judul film ini.
"Harapan tidak datang kepada mereka yang diam saja. Harapan datang kepada mereka yang memberikan yang terbaik, bertahan dengan gigih, dan berjuang hingga akhir," ungkapnya.
Di sisi lain, Jung Ho Yeon menceritakan betapa jatuh cintanya ia sejak pertama kali membaca naskah "HOPE", hingga langsung menuliskan namanya di bawah judul karena sangat ingin terlibat. Ia juga mengaku sangat bahagia dan terhormat bisa belajar langsung dari etos kerja para seniornya seperti Hwang Jung Min dan Zo In Sung di lokasi syuting impiannya.