Entertainment
Dibintangi Robert Pattinson, Film Primetime Soroti Skandal Sebuah Acara TV
A24 merilis trailer perdana film Primetime yang mengangkat kisah di balik layar program berita televisi To Catch a Predator.
Disutradarai oleh Lance Oppenheim, film ini dibintangi oleh Robert Pattinson yang memerankan sang pembawa bernama Chris Hansen.
Berlatar pada tahun 2006, Primetime menyoroti ambisi Chris Hansen saat ia bertekad mengukir sejarah pertelevisian.
Film ini mengupas asal-usul program To Catch a Predator, sebuah segmen investigasi hit di Dateline NBC (2004-2007), yang menjebak dan merekam penangkapan para predator anak di sebuah rumah jebakan.
Namun, alih-alih sekadar menampilkan aksi heroik pemberantasan kejahatan, film ini justru mengambil sudut pandang kritis.
Terinspirasi dari temuan dalam film dokumenter Predators (2025) jebolan Sundance, Primetime mengisyaratkan bahwa Chris Hansen memiliki motif terselubung dan menciptakan acara tersebut demi ego serta kejayaannya sendiri.
Film ini juga dipastikan akan menyinggung insiden kelam yang akhirnya mengakhiri masa tayang acara tersebut di dunia nyata.
Pada November 2006, asisten jaksa wilayah Rockwall County, Bill Conradt, mengakhiri hidupnya saat polisi Texas dan kru To Catch a Predator menggerebek rumahnya dengan membawa surat perintah penggeledahan dan penangkapan.
Bill Conradt diketahui sempat bertukar pesan daring dengan aktor yang menyamar sebagai "anak di bawah umur" untuk acara tersebut, namun ia tidak pernah bepergian untuk menemui sang aktor.
Buntut dari tragedi bunuh diri, investigasi mendalam oleh program 20/20 ABC, dan rentetan tuntutan hukum dari keluarga Bill Conradt membuat acara yang sempat sangat populer ini resmi dibatalkan pada tahun 2008.
Proyek film ini rupanya sudah sampai ke telinga Chris Hansen sendiri. Hadir dalam wawancara bersama Jesse Weber di program NewsNation, ia awalnya merespons seolah dibuat-buat saat disinggung soal cuplikan film tersebut.
"Apa? Ada trailer filmnya? Setelah ini mereka mau bikin apa lagi?" ujar Chris Hansen, dikutip pada Jumat (7/8/2026).
Ia secara tersirat mengonfirmasi bahwa komunikasi dengan pihak pembuat film sebenarnya sudah terjadi.
"Kami memang dengar ada proyek semacam ini yang sedang digarap. Mereka menghubungi saya minggu ini, tapi saya diminta untuk tutup mulut dan tidak banyak bicara dulu untuk sekarang," bebernya.
Primetime menjadi debut penyutradaraan film fitur bagi Lance Oppenheim. Selain Robert Pattinson yang juga menjadi produser bersama sutradara kondang Ari Aster, film ini bertabur bintang papan atas Hollywood.
Deretan pemeran pendukung ada Merritt Wever sebagai produser acara, Skyler Gisondo sebagai Dan Plumb, Anna Faris sebagai istri Chris, Mary Joan Hansen, hingga musisi Phoebe Bridgers. Matthew Maher, Bokeem Woodbine, Jonathan Lipnicki, Tony Revolori, dan Creed Bratton turut melengkapi jajaran pemain.
Proses syuting sendiri telah rampung dilakukan di New Orleans pada awal hingga Maret 2025 lalu dengan menggunakan judul produksi Bluefin Tuna.
Primetime bersaing memperebutkan penghargaan Golden Lion di Festival Film Internasional Venesia ke-83 pada September 2026. Film ini akan hiasi layar bioskop di bulan yang sama.
Di sisi lain, Robert Pattinson tengah menikmati salah satu tahun tersibuk dalam kariernya. Banyak pengamat bahkan menyebut 2026 sebagai tahun terpenting bagi perjalanan kariernya setelah lepas dari bayang-bayang franchise Twilight.
Awal tahun dibuka lewat The Drama yang mempertemukan Robert Pattinson dengan Zendaya, sebagai pasangan bahagia yang hubungan mereka diuji menjelang pernikahan.
Pada Juli, Robert Pattinson tampil sebagai Antinous dalam film The Odyssey besutan Christopher Nolan. Meski bukan pemeran utama, penampilannya sebagai tokoh antagonis menuai banyak pujian dari para kritikus.
Selain itu, Robert Pattinson juga akan muncul sebagai Scytale dalam film Dune: Part Three karya Denis Villeneuve yang akan dirilis pada Desember 2026.