Entertainment

Tayang 16 September, The Doll Bawa Kisah Cinta dan Konflik Kelas Sosial

Tayang 16 September, The Doll Bawa Kisah Cinta dan Konflik Kelas Sosial
The Doll (dok. Netflix)

Netflix akan kembali memperluas jajaran drama periode dengan menghadirkan The Doll, serial sejarah yang diadaptasi dari novel klasik Polandia karya Bolesaw Prus.

Proyek ini menjadi salah satu serial Eropa yang cukup menarik perhatian karena tidak hanya mengandalkan kisah romantis, tetapi juga membawa cerita tentang ambisi, perbedaan kelas sosial, bisnis, serta perubahan masyarakat di tengah periode penting dalam sejarah Eropa.

Serial yang terdiri dari enam episode ini dijadwalkan tayang secara global di Netflix pada 16 September 2026. Dengan materi sumber yang dianggap sebagai salah satu karya sastra terpenting Polandia, The Doll menjadi proyek ambisius yang berusaha membawa cerita klasik tersebut kepada penonton internasional melalui produksi berskala besar.

Diadaptasi dari Novel Legendaris Polandia

The Doll atau Lalka merupakan novel karya Bolesaw Prus yang telah lama menempati posisi penting dalam sastra Polandia. Ceritanya dikenal luas karena memadukan persoalan sosial dengan kisah kehidupan pribadi para tokohnya.

Netflix kemudian mengembangkan karya tersebut menjadi serial enam episode. Proyek ini mengikuti tren platform streaming tersebut dalam mengadaptasi karya sastra klasik ke layar dengan pendekatan produksi modern.

Jika Bridgerton menunjukkan bahwa drama periode dengan kisah hubungan romantis dapat menarik perhatian penonton global, The Doll menawarkan pendekatan yang jauh lebih kompleks. Ceritanya membawa penonton ke dunia perdagangan, bisnis, ambisi sosial, perang, percintaan, serta pertentangan antara kelas masyarakat.

Latar sejarah tersebut menjadi bagian penting dari cerita karena karakter-karakternya hidup dalam masa ketika struktur sosial sedang mengalami perubahan. Keinginan untuk memperoleh kebebasan dan kehidupan yang lebih baik kemudian berbenturan dengan aturan sosial yang telah mengakar.

Kisah Ambisi Stanisaw dan Izabela

Cerita The Doll berpusat pada Stanisaw Wokulski dan Izabela cka. Stanisaw merupakan sosok yang memiliki ambisi besar untuk meningkatkan kedudukannya dalam masyarakat. Keinginannya untuk mencapai posisi yang lebih tinggi membawanya masuk ke dalam dunia yang sebelumnya sulit ia jangkau.

Namun, ambisi tersebut semakin rumit ketika Stanisaw memiliki ketertarikan mendalam terhadap Izabela. Perasaannya kepada perempuan dari kalangan aristokrat tersebut perlahan menjadi salah satu motivasi terbesar dalam hidupnya.

Di sisi lain, Izabela juga memiliki konflik tersendiri. Ia berusaha menemukan kebebasan dan menentukan tempatnya dalam masyarakat yang sedang berubah, tetapi harus menghadapi batasan yang dibentuk oleh lingkungan aristokrat tempat ia dibesarkan.

Hubungan keduanya kemudian berkembang di tengah perbedaan status sosial yang sangat mencolok. Obsesi, cinta, keinginan untuk bebas, serta daya tarik kekayaan menjadi elemen yang terus memengaruhi hubungan mereka.

Sandra Drzymalska dan Tomasz Schuchardt Jadi Pemeran Utama

Netflix mempercayakan karakter Izabela kepada Sandra Drzymalska. Aktris Polandia tersebut sebelumnya mendapatkan nominasi Academy Award Polandia berkat penampilannya dalam film EO yang dirilis pada 2022.

Penonton Netflix juga mungkin mengenalnya melalui serial komedi Sexify. Dalam serial tersebut, Drzymalska menjadi salah satu pemeran utama dan tampil selama dua musim.

Sementara itu, karakter Stanisaw Wokulski diperankan oleh Tomasz Schuchardt. Aktor tersebut memiliki pengalaman panjang dalam produksi film dan televisi Polandia. Ia juga pernah tampil dalam Operation Hyacinth, film original Netflix yang dirilis pada 2021.

Jajaran pemeran lainnya mencakup Dariusz Chojnacki, Jacek Braciak, Julia Wyszyska, dan Magdalena Cielecka. Kehadiran para aktor tersebut melengkapi karakter-karakter yang akan menghidupkan kembali dunia sosial Polandia dalam kisah klasik tersebut.

Disutradarai Pawe Malona

Di balik layar, The Doll disutradarai Pawe Malona. Ia juga terlibat dalam penulisan episode bersama Pawe Demirski dan Jagoda Dutkiewicz.

Malona sebelumnya dikenal melalui film Scarborn yang dirilis pada 2023. Film tersebut mengangkat kisah Tadeusz Kociuszko, tokoh revolusioner Polandia dan jenderal yang mengorganisasi pemberontakan melawan Kekaisaran Rusia pada abad ke-18.

Pengalamannya menggarap cerita berlatar sejarah menjadi salah satu alasan proyek The Doll memiliki daya tarik tersendiri. Serial ini tidak sekadar mengandalkan romansa antarkarakter, tetapi juga berusaha memperlihatkan perubahan masyarakat dan benturan nilai yang terjadi pada zamannya.

Ada Adaptasi Film Lain pada Tahun yang Sama

Menariknya, versi Netflix bukan satu-satunya adaptasi baru dari novel Bolesaw Prus yang akan hadir pada 2026. Sebuah film layar lebar dengan cerita yang sama juga dijadwalkan tayang di bioskop Polandia pada September tahun ini.

Film tersebut disutradarai Maciej Kawalski dan menggunakan jajaran pemeran yang berbeda dari serial Netflix. Kondisi ini membuat The Doll menjadi salah satu kasus menarik karena dua proyek adaptasi dari karya sastra yang sama akan hadir hampir bersamaan.

Perbandingan antara kedua proyek bahkan telah menarik perhatian dari kalangan pengamat desain. Identitas visual masing-masing adaptasi menjadi salah satu hal yang mulai diperbincangkan, termasuk perbedaan pendekatan tipografi pada materi promosinya.

Dengan latar sejarah yang kuat, konflik kelas sosial, serta kisah cinta yang dibangun di tengah ambisi dan perubahan zaman, The Doll dijadwalkan tayang secara global di Netflix pada 16 September 2026.

Serial ini sekaligus menjadi salah satu proyek drama periode Eropa yang patut dinantikan di Netflix pada paruh kedua 2026 ini.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda