Entertainment
Harry Styles Bongkar Rutinitas Rahasia Usai Konser, Beneran Langsung Telanjang?
Harry Styles punya cara unik untuk menutup hari setelah tampil di depan ribuan penggemar. Begitu konser selesai, penyanyi asal Inggris itu memilih langsung mandi. Bagi Harry, kebiasaan itu bukan cuma soal membersihkan keringat setelah tampil, tetapi juga menjadi semacam batas antara kehidupan di atas panggung dan dirinya ketika sudah kembali ke belakang layar.
Harry membicarakan kebiasaan tersebut dalam wawancara bersama W Magazine menjelang rangkaian konser residensinya di Madison Square Garden, New York. Ia kini kembali menjalani tur setelah sempat mengambil jeda dari rutinitas panggung yang sangat padat.
Harry mengaku dirinya dulu justru ingin mempertahankan sensasi yang muncul setelah konser. Ada perasaan berbeda ketika baru saja menyelesaikan pertunjukan besar, terutama setelah mendapat energi dari ribuan penonton.
“Ada versi diri saya yang turun dari panggung dan merasa seperti, 'Oh, saya orangnya sekarang.' Saya ingat perasaan itu dari masa-masa awal, seperti, 'Bagaimana caranya saya tetap berada dalam perasaan ini—ini luar biasa!'” ujar Harry.
Seiring bertambahnya pengalaman, ia mulai melihat situasi tersebut dengan cara berbeda. Harry memahami bahwa rasa percaya diri, sorotan, dan energi besar yang muncul ketika tampil merupakan bagian dari pekerjaannya sebagai seorang performer.
Karena itu, ia kini memiliki cara sendiri untuk mengakhiri fase tersebut.
“Ketika turun dari panggung, hal pertama yang saya lakukan adalah mandi karena saya merasa lebih baik jika seolah-olah sudah mencucinya,” katanya.
Setelah berjam-jam tampil di depan ribuan orang, Harry membutuhkan cara untuk benar-benar mengakhiri suasana konser. Baginya, mandi menjadi momen untuk melepaskan semua energi yang terbawa dari atas panggung.
Harry bahkan menggambarkan perubahan tersebut dengan cara yang cukup unik. Menurutnya, suasana setelah mandi terasa sangat berbeda dibandingkan beberapa menit sebelumnya ketika dirinya masih tampil di atas panggung.
“Saya tampil, kemudian pergi ke belakang panggung, mandi, dan tiba-tiba saya telanjang dalam kondisi diri yang paling rentan, hampir seperti bayi. Rasanya benar-benar berbeda dari apa yang dilakukan 10 menit sebelumnya,” tuturnya.
Pengakuan ini memperlihatkan sisi Harry yang jarang terlihat ketika ia sedang tampil. Di atas panggung, ia dikenal sebagai performer dengan energi besar, gaya khas, serta kemampuan membuat penonton ikut larut dalam pertunjukan.
Begitu pertunjukan berakhir, semua itu dilepaskan. Tidak ada lagi ribuan mata yang mengarah kepadanya atau sorakan yang memenuhi arena. Ia kembali menjalani rutinitas sederhana seperti orang lain.
Harry juga mengaku semakin memahami pentingnya memiliki kehidupan di luar panggung setelah menjalani kesibukan tur sebelumnya. Setelah kesuksesan Love On Tour, ia mengambil waktu untuk beristirahat dan memberi ruang bagi kehidupan pribadinya agar tidak terus berputar di sekitar pekerjaan sebagai musisi.
Jeda tersebut kini sudah berakhir. Harry kembali aktif bersama Together, Together Tour, yang mendukung album studio keempatnya, Kiss All the Time. Disco, Occasionally.
Salah satu bagian terbesar dari tur tersebut adalah residensi di Madison Square Garden. Harry dijadwalkan tampil sebanyak 30 malam di venue ikonik New York tersebut, mulai 26 Agustus hingga 31 Oktober 2026. Rangkaian ini menjadi seluruh jadwal Harry di Amerika Serikat untuk tur tersebut.
Besarnya antusiasme penggemar membuat residensi ini menjadi salah satu agenda penting dalam era barunya. Setelah lama tidak melakukan tur besar, Harry kembali harus menghadapi jadwal padat dan energi luar biasa dari penggemar yang memenuhi arena.
Menariknya lagi, Harry juga punya kebiasaan unik lain yang berhubungan dengan air. Dalam wawancara terbarunya, ia bercanda bahwa ketika menjalani proses syuting video musik, rasanya seperti belum benar-benar bekerja kalau dirinya tidak sampai basah atau kedinginan. Hal itu cukup cocok dengan citra visual Harry yang beberapa kali menggunakan unsur air dalam karya-karyanya.