Entertainment
Giant Ojo-sama Tayang Januari 2027, Aksi Gadis Raksasa Selamatkan Kota
Anime Giant Ojo-sama (Giant Young Lady) resmi memperlihatkan trailer teaser perdana yang menampilkan jajaran pengisi suara utama sekaligus memberikan gambaran awal mengenai aksi komedi berukuran raksasa ini. DMM Pictures merilis trailer tersebut dengan subtitle bahasa Inggris pada 4 September, sementara penayangannya di Jepang dijadwalkan mulai Januari 2027.
Yu Serizawa dipercaya mengisi suara karakter utama Oriko Fujido, sedangkan Junya Enoki berperan sebagai Dr. Sebastian. Keduanya menjadi pusat cerita yang memadukan aksi melawan invader dengan berbagai kekacauan yang justru sering muncul akibat aksi penyelamatan Oriko sendiri.
Giant Ojo-sama diadaptasi dari manga karya Nikumura Q. Mengutip dari Anime News Network, ceritanya mengikuti Oriko Fujido, putri keluarga superkaya yang mengendalikan bisnis vending machine dan minuman di seluruh dunia. Saat berusia empat tahun, Oriko menerima sebuah kota sebagai hadiah ulang tahun. Alih-alih sekadar menikmati pemberian tersebut, ia justru menyayangi kota dan penduduknya serta berusaha membantu mengembangkannya bersama sang butler sekaligus ilmuwan, Dr. Sebastian.
Lebih dari sepuluh tahun kemudian, ketika Oriko dan kota yang dirawatnya sama-sama telah berkembang, sebuah invader raksasa tiba-tiba muncul dan mengancam kedamaian wilayah tersebut. Dalam situasi genting, Sebastian memberikan sebuah minuman kepada Oriko. Tanpa mengetahui bahwa minuman itu merupakan Grow-Up Drink hasil eksperimen terbaru, Oriko meminumnya dan berubah menjadi raksasa dengan ukuran setara gedung pencakar langit.
Dengan percaya diri, Oriko memutuskan menghadapi ancaman tersebut untuk melindungi kota yang sangat dicintainya. Namun, ukuran tubuhnya yang luar biasa besar justru berpotensi menimbulkan masalah baru. Upaya menyelamatkan kota dapat berubah menjadi sumber kehancuran dan kekacauan bagi para penduduknya. Premis inilah yang menjadi sumber komedi utama serial, ketika solusi yang terlihat sederhana justru menghasilkan konsekuensi yang jauh lebih besar.
Dari sisi produksi, Hiroshi Ikehata menjadi sutradara di Tatsunoko Production, dengan Katsuya Oshima sebagai assistant director. Hajime Mitsuda menangani desain karakter sekaligus menjabat sebagai chief animation director, sedangkan Yu Sato bertanggung jawab atas series composition dan penulisan skenario
Tim produksi juga diperkuat sejumlah staf lainnya. Takashi Hiruma menangani art design, Akira Ito menjadi art director, dan Misako Akama mengurus color setting. Bagian photography dikerjakan Masashi Kamiki dan Yohei Konishi, sementara Akinori Mishima menangani editing. Posisi animation producer dipercayakan kepada Miki Kaneko.
Musik anime akan digarap oleh Yusuke Shirato, Kijibato, dan Aira dari Dream Monster.
Manga Giant Ojo-sama pertama kali hadir sebagai webcomic di Shueisha's Jump Rookie pada Desember 2020 sebelum berlanjut ke platform Sunday Webry milik Shogakukan pada 2021. Serialisasi resminya dimulai pada 30 Juli 2021. Hingga Agustus 2026, manga tersebut telah memiliki 12 volume yang diterbitkan di Jepang. Volume ke-12 dirilis Shogakukan pada 10 Agustus.
Popularitas manga ini juga terlihat dari sejumlah pencapaiannya. Giant Ojo-sama masuk nominasi kategori Best Web Manga dalam Next Manga Awards ke-8 pada 2022. Setahun kemudian, serial tersebut menempati peringkat kelima dalam jajak pendapat AnimeJapan mengenai manga yang paling diinginkan penggemar untuk mendapatkan adaptasi anime.
Kehadiran trailer perdana kini memberikan kesempatan bagi calon penonton untuk melihat seperti apa karakter Oriko dan Sebastian sebelum anime mulai tayang.
Dengan konsep seorang gadis kaya yang berubah menjadi raksasa demi menyelamatkan kota, Giant Ojo-sama menawarkan pendekatan komedi yang ringan sekaligus penuh kekacauan. Para penggemar manga pun hanya perlu menunggu hingga Januari 2027 untuk menyaksikan aksi Oriko dalam versi anime.