Entertainment

5 Rekomendasi Anime Terbaik tentang Quarter-Life Crisis di Usia 20-an

5 Rekomendasi Anime Terbaik tentang Quarter-Life Crisis di Usia 20-an
Cuplikan anime N.H.K. ni Youkoso! (myanimelist.com/N.H.K. ni Youkoso!)

Fase awal usia 20-an sering kali menjadi momen transisi yang membingungkan ketika ekspektasi masa depan berbenturan keras dengan realitas hidup. Tekanan karier, ketakutan akan kegagalan, hingga rasa terasing karena merasa tertinggal dari kawan sebaya kerap memicu krisis eksistensial.

Industri animasi Jepang tidak hanya menyajikan kisah fantasi atau romansa remaja, tetapi juga piawai memotret pergulatan batin para dewasa muda secara jujur. Berikut adalah lima anime terbaik bertema quarter-life crisis untuk menemanimu berproses di usia 20 tahunan.

1. Hachimitsu to Clover (2005)

Visual utama anime Hachimitsu to Clover (myanimelist.com/Hachimitsu to Clover)
Visual utama anime Hachimitsu to Clover (myanimelist.com/Hachimitsu to Clover)

Merupakan anime garapan studio J.C.Staff, Hachimitsu to Clover, menjadi pembuka yang sangat manis sekaligus puitis dalam memotret kebuntuan arah hidup mahasiswa tingkat akhir. Kisahnya berfokus pada sekelompok mahasiswa seni di Tokyo yang mulai diliputi kecemasan mendalam saat masa kelulusan kampus makin mendekat.

Yuta Takemoto merasa sangat kerdil di antara teman-temannya yang berbakat luar biasa, tetapi sama-sama memendam ketakutan akan masa depan. Rasa bingung yang menumpuk tersebut akhirnya mendorong Takemoto nekat mengayuh sepedanya tanpa tujuan jelas demi menemukan kembali jati dirinya.

Perjalanan Takemoto merefleksikan proses pendewasaan yang sering kali menuntut seseorang untuk berani tersesat sebelum akhirnya memahami arah tujuan hidupnya. Keheningan narasi dan eksplorasi emosinya memberikan kenyamanan bahwa kebingungan di usia muda adalah fase alami yang wajar dialami.

2. N.H.K. ni Youkoso! (2006)

Visual utama anime N.H.K. ni Youkoso! (myanimelist.com/N.H.K. ni Youkoso!)
Visual utama anime N.H.K. ni Youkoso! (myanimelist.com/N.H.K. ni Youkoso!)

Mengambil pendekatan yang lebih kelam, anime N.H.K. ni Youkoso! yang diproduksi studio Gonzo menyoroti kehidupan Tatsuhiro Satou yang hidup mengurung diri sebagai seorang hikikomori. Pemuda berusia 22 tahun ini mengalami trauma sosial parah serta kecemasan berlebih setelah memilih putus dari bangku kuliah.

Satou bahkan menciptakan teori konspirasi rumit di kepalanya untuk menyalahkan organisasi fiktif bernama N.H.K. atas segala kegagalan hidup yang menimpanya. Kehidupannya yang terisolasi mulai terusik ketika seorang gadis misterius bernama Misaki hadir dan mencoba membantunya kembali terhubung dengan dunia luar.

N.H.K. ni Youkoso! secara jujur memperlihatkan betapa beratnya langkah awal untuk bangkit dari depresi dan ketakutan akan penilaian masyarakat sekitar. Perjuangan Satou menjadi gambaran nyata tentang proses berdamai dengan kelemahan diri demi bisa bertahan hidup di dunia nyata.

3. Yojouhan Shinwa Taikei (2010)

Visual utama anime Yojouhan Shinwa Taikei (myanimelist.com/Yojouhan Shinwa Taikei)
Visual utama anime Yojouhan Shinwa Taikei (myanimelist.com/Yojouhan Shinwa Taikei)

Disutradarai oleh Masaaki Yuasa, Yojouhan Shinwa Taikei membenturkan rasa penyesalan pascakampus melalui gaya visual surealis yang sangat dinamis dan unik. Karakter utamanya adalah seorang mahasiswa tingkat akhir tanpa nama yang merasa telah menyia-nyiakan masa mudanya di universitas tanpa pencapaian berarti.

Mahasiswa tersebut terus terjebak dalam lingkaran waktu alternatif untuk mencoba berbagai klub mahasiswa demi menggapai kehidupan kampus ideal yang selama ini dia impikan. Namun, setiap keputusan baru yang dia ambil selalu saja berujung pada rasa kecewa serta kehampaan yang sama.

Sang protagonis pada akhirnya menyadari bahwa pencarian kesempurnaan yang obsesif justru membuatnya buta terhadap keindahan realitas yang sedang dijalaninya saat ini. Narasi cerdas Yojouhan Shinwa Taikei memberi pesan kuat agar kita berhenti meratapi pilihan masa lalu dan mulai merangkul kenyataan.

4. ReLIFE (2016)

Visual utama anime ReLIFE (myanimelist.com/ReLIFE)
Visual utama anime ReLIFE (myanimelist.com/ReLIFE)

ReLIFE mengikuti Arata Kaizaki, yang merupakan seorang pria berusia 27 tahun yang menganggur setelah memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan pertamanya akibat lingkungan kerja toksik. Rasa putus asa dan harga diri yang hancur membawanya menerima tawaran eksperimen rahasia bernama ReLIFE.

Eksperimen ReLIFE mengubah fisik Arata kembali menjadi remaja SMA selama satu tahun untuk memberi kesempatan kedua dalam menata ulang hidupnya. Melalui interaksi dengan lingkungan sekolah, Arata perlahan memulihkan percaya dirinya dan memahami akar trauma masa lalu yang selama ini membelenggunya.

ReLIFE menjadi pengingat yang sangat berharga bahwa kegagalan di awal karier bukanlah akhir dari perjalanan hidup seseorang. Kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun kembali masa depan selalu terbuka selama kita berani menghadapi ketakutan tersebut.

5. Yesterday wo Utatte (2020)

Visual utama anime Yesterday wo Utatte (myanimelist.com/Yesterday wo Utatte)
Visual utama anime Yesterday wo Utatte (myanimelist.com/Yesterday wo Utatte)

Rikuo Uozumi menjalani harinya tanpa ambisi besar setelah lulus kuliah dengan hanya bekerja paruh waktu di sebuah minimarket lokal dalam anime Yesterday wo Utatte. Dia merasa minder saat melihat teman-teman seangkatannya mulai mapan berkarier, hingga membuatnya takut untuk melangkah ke dunia profesional.

Keraguan batin Rikuo semakin rumit ketika dia terjebak di antara kenangan cinta masa lalu dan jalinan hubungan baru yang membingungkan. Yesterday wo Utatte secara apik menggambarkan kemandekan hidup yang sering dialami para lulusan baru saat realitas tidak sesuai ekspektasi.

Alih-alih menghadirkan resolusi yang serba instan, cerita Yesterday wo Utatte membiarkan para karakter belajar menerima ketidakpastian hidup secara perlahan dan realistis. Menonton kisah Rikuo memberikan rasa validasi yang menenangkan bagi siapa saja yang merasa tertinggal dalam perlombaan hidup.

Deretan anime di atas membuktikan bahwa perasaan tersesat dan ragu di usia 20-an adalah bagian tidak terpisahkan dari proses bertumbuh. Memberikan waktu bagi diri sendiri untuk berproses merupakan langkah awal paling berharga dalam menemukan kembali arah jalan hidupmu. Namun, jika kamu lelah, kamu bisa istirahat sejenak dengan menonton lima anime relate di atas.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda