Entertainment

Nadin Amizah dan Fiersa Besari Buka Suara soal Polemik Juicy Luicy!

Nadin Amizah dan Fiersa Besari Buka Suara soal Polemik Juicy Luicy!
Grup musik Juicy Luicy (Instagram/juicyluicyband)

Grup musik Juicy Luicy batal tampil dalam festival musik XYZ Liveground di Temenggung Abdul Jamal, Batam, pada Sabtu (5/9/2026). 

Pembatalan tersebut kemudian menjadi polemik setelah pihak penyelenggara menyebut adanya persoalan kelebihan bagasi yang terjadi saat rombongan hendak berangkat menuju Batam.

Pihak XYZ Liveground menjelaskan bahwa sejumlah kebutuhan Juicy Luicy telah dipenuhi sebelum hari keberangkatan, mulai dari pembayaran fee, tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi hotel, kebutuhan perjalanan dan hospitality, hingga kebutuhan teknis yang berkaitan dengan penampilan. 

Namun, persoalan muncul ketika terdapat biaya tambahan untuk kelebihan bagasi yang harus dibayarkan di bandara.

Menurut pihak penyelenggara, mereka kemudian menawarkan mekanisme reimbursement atau penggantian biaya agar rombongan Juicy Luicy tetap dapat berangkat. 

Namun, komunikasi mengenai pembayaran tersebut tidak menemukan kesepakatan sehingga Juicy Luicy memilih tidak melanjutkan perjalanan dan akhirnya batal tampil di festival tersebut.

Di sisi lain, manajemen Juicy Luicy sebelumnya menyampaikan bahwa keputusan untuk tidak tampil diambil karena terdapat kewajiban dari pihak penyelenggara yang disebut belum diselesaikan. 

Perbedaan penjelasan tersebut kemudian membuat persoalan pembatalan penampilan Juicy Luicy semakin ramai diperbincangkan.

Polemik itu kemudian berkembang menjadi pembahasan mengenai kebutuhan bagasi musisi ketika harus melakukan perjalanan untuk tampil di luar kota. Sejumlah musisi ikut memberikan pandangan, termasuk Nadin Amizah dan Fiersa Besari.

Nadin Amizah turut menanggapi polemik tersebut melalui unggahan di Threads pada Rabu 9 September 2026. Pelantun “Rumpang” tersebut menjelaskan bahwa kebutuhan bagasi musisi bisa mencapai ratusan kilogram, bahkan ketika tidak membawa seluruh alat musik sendiri. 

“Gini…. aku ga bawa drum sendiri aja udah ratusan kilo kebutuhan bagasinya…. apalagi yg bawa drum sendiri, mixer sendiri, dll,” tulis Nadin. 

Menurut Nadin, peralatan yang dibawa musisi untuk kebutuhan manggung memang dapat memiliki bobot yang cukup besar. Terlebih, kebutuhan tersebut tidak hanya berupa alat musik, tetapi juga berbagai perlengkapan untuk kebutuhan di panggung. 

Nadin kemudian meminta publik agar pembahasan mengenai polemik Juicy Luicy tidak hanya berfokus pada persoalan bagasi. 

Menurutnya, masalah komunikasi mengenai pembayaran antara kedua belah pihak lebih tepat untuk menjadi perhatian dalam kasus tersebut. 

“Ada baiknya diskusinya fokus ke miskom pembayaran ya, karena kalau ngomongin bagasi, pada gatau aja…. i can't say for all, but i can say for many, we do need hundreds of kg for our tools,” sambungannya.

Nadin menegaskan bahwa pernyataannya bukan untuk menilai keputusan Juicy Luicy berangkat atau tidak. Akan tetapi, kebutuhan bagasi dalam jumlah besar merupakan hal yang umum dialami musisi atau band ketika bepergian untuk manggung. 

Fiersa Besari juga ikut memberikan gambaran mengenai kebutuhan bagasi musisi melalui unggahannya di Threads. Pelantun “Celengan Rindu” tersebut mengungkapkan bahwa total bagasi timnya dapat mencapai sekitar 400 kilogram. 

“Halo. Total bagasi tim Fiersa Besari sekitar 400 kg. Dan itu murni alat musik yang dikemas dalam hard case/flight case,” tulis Fiersa dalam unggahan Threads pribadinya pada Rabu, (9/9/2026) .

Fiersa menjelaskan bahwa pakaian untuk kebutuhan manggung biasanya dibawa ke dalam kabin. Sementara itu, sebagian besar barang yang masuk ke bagasi merupakan peralatan musik yang harus dibawa untuk menunjang penampilan.

Musisi tersebut kemudian memberikan catatan bahwa jumlah bagasi dan over bagasi merupakan dua hal yang berbeda. Ketentuan mengenai over bagasi juga bergantung pada kebijakan masing-masing maskapai.

“Catatan: 400-an kg itu total bagasi, bukan lebih dari bagasi. Over bagasi biasanya tergantung kebijakan maskapai,” sambungnya. 

Fiersa menambahkan bahwa setiap musisi memiliki kebutuhan dan cara yang berbeda dalam membawa perlengkapan saat bepergian. Namun, membawa bagasi dalam jumlah besar merupakan hal yang cukup umum bagi musisi atau band yang harus melakukan perjalanan ke luar kota untuk manggung. 

Polemik Juicy Luicy pun akhirnya tidak hanya membahas pembatalan penampilan mereka di Batam, tetapi turut membuka pembicaraan mengenai kebutuhan teknis musisi ketika melakukan perjalanan. 

Hingga kini, persoalan tersebut masih menjadi perhatian publik, sementara penjelasan dari pihak-pihak yang terlibat menjadi hal yang dinantikan untuk mengetahui kronologi secara lebih lengkap.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda