Entertainment
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
Manga Gachiakuta karya Kei Urana kembali memasuki masa hiatus dan hingga kini belum memiliki jadwal resmi untuk melanjutkan ceritanya. Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak Weekly Shonen Magazine melalui akun X resminya. Kodansha menyatakan bahwa informasi mengenai kembalinya manga akan diumumkan setelah tanggalnya diputuskan.
Sebelumnya, pembaca memperkirakan chapter 174 akan terbit pada 25 Agustus 2026. Namun, chapter tersebut tidak kunjung hadir dan tidak ada informasi resmi selama beberapa minggu. Situasi ini membuat penggemar bertanya-tanya mengenai kelanjutan manga, hingga akhirnya Weekly Shonen Magazine memberikan penjelasan mengenai status serial tersebut.
Dalam pemberitahuannya, pihak majalah meminta maaf karena membuat pembaca khawatir akibat hiatus yang berlanjut. Mereka menjelaskan bahwa tanggal kembalinya Gachiakuta masih belum ditentukan dan akan memberikan pengumuman baru setelah jadwal tersebut dipastikan. Di situs resmi Weekly Shonen Magazine, alasan hiatus dituliskan sebagai "due to author's research", yang dapat diartikan sebagai jeda karena mangaka melakukan riset.
Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai bentuk riset yang sedang dilakukan Kei Urana. Karena itu, berbagai dugaan yang beredar di kalangan penggemar sebaiknya tidak dianggap sebagai fakta sebelum ada informasi resmi dari mangaka atau Kodansha. Jeda dalam serialisasi manga mingguan sendiri dapat terjadi karena berbagai kebutuhan produksi, termasuk riset dan persiapan materi cerita.
Hiatus kali ini juga bukan menjadi jeda pertama bagi Gachiakuta. Pada awal 2026, manga tersebut sempat berhenti selama sekitar tujuh minggu setelah chapter 162.5 terbit pada 3 Februari. Serialisasi kemudian dilanjutkan melalui chapter 163 pada 25 Maret. Beberapa chapter terbaru juga dilaporkan memiliki jumlah halaman lebih sedikit dibandingkan standar mingguan sekitar 19 halaman.
Meskipun kabar hiatus tentu mengecewakan pembaca yang mengikuti Gachiakuta setiap minggu, jeda tersebut dapat memberikan waktu bagi Urana untuk melakukan riset dan mempersiapkan kelanjutan cerita. Terlebih lagi, manga baru saja melewati bagian penting dalam Doll Festival arc. Namun, apakah hiatus ini berkaitan dengan persiapan cerita berikutnya masih belum dikonfirmasi secara resmi.
Gachiakuta pertama kali diserialisasikan di Weekly Shonen Magazine pada Februari 2022. Hideyoshi Ando juga terlibat dalam seri tersebut sebagai desainer graffiti. Hingga Juli 2026, chapter-chapternya telah dikumpulkan dalam 19 volume. Manga ini bahkan memenangkan penghargaan Best Shonen Manga dalam Kodansha Manga Awards ke-50.
Popularitas Gachiakuta semakin meningkat setelah adaptasi anime yang diproduksi Bones Film tayang pada 2025. Musim pertamanya terdiri dari 24 episode dan membawa kisah Rudo kepada audiens yang lebih luas. Musim keduanya juga telah dikonfirmasi sedang dalam tahap produksi. Meski demikian, jadwal penayangan musim kedua belum diumumkan.
Cerita Gachiakuta mengikuti Rudo, pemuda yang tinggal di kawasan kumuh sebuah kota terapung. Masyarakat miskin di tempat tersebut hidup di bawah bayang-bayang kaum kaya yang membuang sampah mereka ke jurang. Kehidupan Rudo berubah ketika ia dituduh melakukan pembunuhan yang tidak dilakukannya dan dijatuhi hukuman dengan dilempar ke permukaan bersama sampah.
Di sana, Rudo menemukan bahwa tumpukan sampah manusia telah melahirkan monster berbahaya. Untuk bertahan hidup sekaligus mencari kebenaran dan membalas mereka yang telah menjebaknya, ia harus menguasai kekuatan baru dan bergabung dengan kelompok Cleaners yang bertugas menghadapi makhluk-makhluk tersebut.
Kodansha menerbitkan manga Gachiakuta dalam bahasa Inggris, sementara versi digitalnya juga tersedia melalui K MANGA. Dengan status chapter 174 yang masih belum memiliki tanggal rilis, pembaca kini hanya dapat menantikan pengumuman berikutnya dari Kodansha mengenai kapan perjalanan Rudo akan kembali berlanjut.