Entertainment
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Film live-action Look Back garapan sutradara Hirokazu Kore-eda berhasil meraih lima penghargaan independen atau collateral awards dalam gelaran Venice International Film Festival ke-83. Salah satu penghargaan yang diterima adalah UNIMED Award dari Mediterranean Universities Union, yang diberikan berdasarkan penilaian juri mahasiswa internasional.
UNIMED menjelaskan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan nilai keberagaman budaya, kebebasan berekspresi dalam berkarya, serta upaya mendorong dialog lintas budaya. Sebanyak 25 mahasiswa dari 16 universitas yang tergabung dalam UNIMED, dengan perwakilan dari tujuh negara, terlibat dalam proses penilaian. Kore-eda menerima penghargaan tersebut dalam sebuah seremoni di Sala Laguna, Lido di Venezia, pada 11 September waktu setempat.
Selain UNIMED Award, Look Back juga mendapatkan empat penghargaan collateral lainnya yang diberikan oleh organisasi eksternal di luar penyelenggara utama festival. Salah satunya adalah CinemaSara Award. Film ini sebelumnya masuk dalam kompetisi utama untuk memperebutkan Golden Lion, penghargaan tertinggi di Venice International Film Festival. Namun, Golden Lion akhirnya diberikan kepada Woman Unknown karya sutradara Denmark, May el-Toukhy.
Keikutsertaan Look Back menjadi momen penting bagi Kore-eda karena menandai partisipasi keempatnya di Venice sekaligus kembalinya film garapannya ke bagian Competition setelah tujuh tahun. Sebelumnya, karya Kore-eda seperti Maborosi (1995), The Third Murder (2017), dan The Truth (2019) juga pernah hadir dalam festival tersebut.
Menariknya, Look Back juga menjadi salah satu dari sedikit film adaptasi manga yang berhasil masuk ke kompetisi Venice dalam beberapa dekade terakhir. Sejak 2000, dua adaptasi manga lainnya yang pernah mencapai tahap tersebut adalah Mushishi (2006) garapan Katsuhiro Otomo dan Himizu (2011) karya Sion Sono. Keduanya diadaptasi dari manga masing-masing karya Yuki Urushibara dan Minoru Furuya, tetapi tidak membawa pulang penghargaan utama dari festival.
Diadaptasi dari one-shot manga karya Tatsuki Fujimoto, Look Back mengikuti kisah dua siswi yang dipertemukan oleh kecintaan mereka terhadap manga. Natsuki Deguchi memerankan Fujino, siswi sekolah dasar yang percaya diri dan memiliki bakat menggambar. Sementara itu, Aju Makita berperan sebagai Kyomoto, gadis pendiam yang memiliki kemampuan artistik luar biasa.
Keduanya awalnya terlihat seperti memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Namun, kecintaan terhadap manga membuat mereka membangun hubungan yang erat dan menjadi partner dalam berkarya. Cerita kemudian mengikuti perjalanan mereka selama lebih dari satu dekade, sekaligus memperlihatkan bagaimana persahabatan, impian, dan proses kreatif dapat menghadapi berbagai keputusan sulit.
Kore-eda tidak hanya menyutradarai film ini, tetapi juga menulis skenario dan melakukan penyuntingan. Musiknya digarap Yuta Bando, sementara musisi Kenshi Yonezu dan Toko Miura turut berkontribusi. Yonezu memainkan gitar menggunakan kredit "Shark Kick Guitar", sedangkan Miura menyumbangkan vokal untuk sebuah insert song. Animator sekaligus sutradara Yoko Kuno juga menangani sequence animasi rotoscope berdasarkan penampilan tersebut, dengan Shinei Animation sebagai produser animasinya.
Manga Look Back pertama kali diterbitkan melalui Shonen Jump+ milik Shueisha pada Juli 2021 dan langsung menarik perhatian pembaca. Pada hari pertama perilisannya, manga tersebut mencatat lebih dari 2,5 juta views. Popularitasnya kemudian berlanjut melalui adaptasi anime yang dirilis di Jepang pada Juni 2024 dan mendapatkan respons positif secara komersial maupun kritis.
Versi live-action Look Back resmi tayang di bioskop Jepang pada 11 September 2026. Sebelumnya, film ini telah diputar di Cannes International Film Festival pada 15 Mei dan dijadwalkan hadir di London Film Festival pada Oktober. Untuk penonton Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Irlandia, GKIDS akan merilis film tersebut di bioskop pada 2026.
Dengan sederet penghargaan dari Venice serta respons positif sejak pemutaran perdananya, Look Back semakin memperkuat posisi adaptasi manga tersebut sebagai salah satu karya Jepang yang mendapat perhatian besar di panggung perfilman internasional.