Entertainment
Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV
Kabar terbaru datang dari manga geopolitik Funso Deshitara Hatta Made karya Motohiro Den. Manga yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan judul If It's a Conflict, Leave it to Hatta tersebut resmi mendapatkan adaptasi anime televisi. Pengumuman disampaikan melalui majalah Morning milik Kodansha pada Senin, 14 September 2026. Meski demikian, detail mengenai produksi anime masih dirahasiakan dan akan diumumkan pada waktu mendatang.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai studio yang mengerjakan animasi, jajaran staf, pengisi suara, maupun jadwal penayangan. Kodansha baru merilis ilustrasi khusus untuk merayakan pengumuman adaptasi tersebut. Dengan demikian, penggemar masih perlu menunggu informasi lebih lanjut mengenai bagaimana kisah manga ini akan diterjemahkan ke layar kaca.
Funso Deshitara Hatta Made berfokus pada Yuri Hatta, seorang konsultan penilaian risiko geopolitik yang bekerja untuk organisasi konsultan berbasis Inggris. Ia mendapatkan berbagai kasus dari berbagai negara dan ditugaskan untuk menyelidiki sekaligus menyelesaikan konflik yang terjadi di lapangan.
Yuri bukan hanya mengandalkan pengetahuan geopolitik ketika menjalankan pekerjaannya. Ia memanfaatkan pemahaman mengenai budaya, kecerdasan dalam membaca situasi, hingga kemampuan fisiknya untuk menghadapi berbagai masalah. Menariknya, kemampuan gulat yang dimilikinya juga kerap digunakan dalam menyelesaikan kasus. Perpaduan antara pendekatan intelektual dan aksi fisik inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama serial tersebut.
Yuri sendiri merupakan perempuan keturunan Jepang dan Tionghoa-Singapura. Ia berasal dari Prefektur Nagano dan sebelumnya bekerja di Birmingham, Inggris. Di sela pekerjaannya yang penuh tantangan, Yuri juga dikenal menyukai gulat serta gemar mencicipi makanan lokal ketika mengunjungi berbagai negara.
Manga ini pertama kali diserialisasikan di Morning pada November 2019. Serialisasinya kemudian berpindah sepenuhnya ke layanan web D Morning pada Oktober 2021 dan juga tersedia melalui Comic Days. Volume pertama manga diterbitkan Kodansha pada Maret 2020.
Menurut informasi Kodansha, volume ke-20 Funso Deshitara Hatta Made dijadwalkan terbit di Jepang pada 18 September 2026. Hingga September 2026, manga tersebut telah beredar lebih dari 1,2 juta eksemplar di Jepang. Angka tersebut menunjukkan bahwa serial ini telah memiliki basis pembaca yang cukup kuat sebelum mendapatkan adaptasi anime.
Sebagai karya debut serialisasi Motohiro Den, manga ini memiliki latar belakang penciptaan yang cukup menarik. Sebelum menjadi mangaka, Den bekerja di bidang periklanan. Ia kemudian ingin membuat cerita dengan protagonis perempuan, sementara gagasan untuk menghadirkan kisah yang berlangsung di berbagai negara berasal dari editornya.
Den pernah tinggal selama enam bulan di Inggris. Pengalaman tersebut membuatnya mengenal beragam budaya dan perspektif sekaligus melihat perbedaan antara Jepang dan negara lain. Pengalaman itu kemudian turut memengaruhi pendekatan yang digunakan dalam manga.
Meski ceritanya berpindah-pindah negara, Den tidak melakukan perjalanan ke luar negeri secara khusus untuk melakukan riset. Ia mengandalkan internet dan buku sebagai sumber informasi, serta berkonsultasi dengan konsultan geopolitik di dunia nyata untuk membantu membangun latar dan menghindari ketidakakuratan.
Dengan cerita yang menggabungkan geopolitik, perjalanan internasional, aksi, dan karakter utama perempuan yang unik, Funso Deshitara Hatta Made memiliki konsep yang cukup berbeda dari manga pada umumnya. Apalagi, serialisasinya telah berlangsung selama hampir tujuh tahun dan kini memiliki 20 volume.
Namun, belum diketahui bagian cerita mana yang akan diadaptasi dalam musim pertama maupun berapa banyak episode yang akan diproduksi. Penggemar dapat menantikan pengumuman berikutnya mengenai staf, pemeran, studio, dan jadwal tayang anime Funso Deshitara Hatta Made.