Entertainment
Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan
Kim Geonwoo, anggota grup ALPHA DRIVE ONE, dikabarkan mengajukan gugatan terhadap agensinya, WAKEONE, untuk meminta kepastian mengenai keabsahan kontrak eksklusif dan statusnya sebagai artis.
Berita tersebut dilaporkan pada 25 Oktober 2026, ketika Geonwoo masih menjalani hiatus setelah menghentikan aktivitas grupnya sejak April lalu. WAKEONE pun telah merilis pernyataan resmi untuk menjelaskan situasi tersebut sekaligus memastikan kelanjutan kegiatan ALPHA DRIVE ONE.
Menurut laporan dari Soompi, gugatan yang diajukan Geonwoo berkaitan dengan status kontraknya bersama WAKEONE. Meski belum ada penjelasan terperinci mengenai tuntutan yang diajukan, sejumlah laporan berspekulasi bahwa langkah hukum tersebut mungkin berkaitan dengan kemungkinan dirinya kembali beraktivitas di industri hiburan. Namun, tujuan tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Geonwoo maupun agensinya.
Pada awalnya, WAKEONE memberikan tanggapan singkat dengan menyatakan bahwa pihaknya belum dapat membahas persoalan tersebut secara terperinci karena proses hukum sedang berlangsung. Pada hari yang sama, agensi tersebut kemudian menyampaikan pernyataan lebih lengkap melalui kanal resminya.
Dalam pernyataan tersebut, WAKEONE meminta maaf kepada penggemar ALPHA DRIVE ONE karena telah menimbulkan kekhawatiran. Agensi menjelaskan bahwa mereka sebenarnya telah menyiapkan berbagai rencana terkait aktivitas Geonwoo di masa mendatang, termasuk jadwal dan konten yang akan dijalankan. Pembahasan mengenai rencana tersebut juga telah berlangsung selama beberapa waktu.
Namun, WAKEONE mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan pendapat dalam proses pembahasan arah aktivitas Geonwoo. Perbedaan tersebut akhirnya berujung pada proses hukum yang kini sedang berjalan.
"Kami sangat menyesalkan telah menimbulkan kekhawatiran dan kelelahan bagi para penggemar selama proses ini berlangsung. Kami akan menanggapi persoalan terkait dengan sungguh-sungguh sesuai prosedur yang berlaku," demikian isi pernyataan agensi tersebut.
WAKEONE juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi maupun informasi yang belum terverifikasi. Menurut agensi, penyebaran informasi yang tidak akurat tanpa pemeriksaan fakta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta menyakiti artis maupun penggemar yang terlibat.
Di tengah persoalan tersebut, WAKEONE memastikan bahwa ALPHA DRIVE ONE akan tetap menjalankan aktivitas sesuai jadwal yang telah direncanakan. Agensi berkomitmen memberikan dukungan agar tujuh anggota yang saat ini aktif dapat berfokus pada musik dan penampilan mereka dalam lingkungan kerja yang stabil. Mereka juga akan berupaya memastikan seluruh kegiatan grup berlangsung tanpa hambatan.
Sementara itu, WAKEONE menyatakan akan terus berkomunikasi dengan Geonwoo mengenai masa depannya di industri hiburan. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai kapan ia akan kembali beraktivitas bersama grup ataupun bagaimana hasil akhir dari proses hukum tersebut.
Sebelum gugatan ini mencuat, Geonwoo memang telah menjadi sorotan akibat kontroversi yang muncul tidak lama setelah debut ALPHA DRIVE ONE. Grup tersebut dibentuk melalui program audisi Mnet BOYS II PLANET pada 2025 dan resmi debut pada 12 Januari 2026 dengan album mini perdana bertajuk Euphoria.
Beberapa minggu setelah debut, Geonwoo menghadapi kritik menyusul beredarnya kesaksian dari sejumlah pihak yang mengaku mengetahui perilakunya di balik layar. Ia dituding melontarkan perkataan tidak pantas kepada seorang staf produksi saat proses perekaman konten sebelum debut. Salah satu laporan menyebutkan bahwa Geonwoo tidak menyadari mikrofon yang dikenakannya masih menyala ketika insiden tersebut terjadi.
Kontroversi itu kemudian membuat Geonwoo menghentikan aktivitas resminya pada April 2026. Saat itu, ia juga menyampaikan permintaan maaf terkait dugaan perilaku verbal tersebut, sementara pihak agensi menggambarkan masa hiatusnya sebagai periode untuk melakukan introspeksi.
Sejak saat itu, ALPHA DRIVE ONE melanjutkan kegiatan sebagai grup beranggotakan tujuh orang. Dengan proses hukum yang kini berlangsung, perhatian penggemar tertuju pada perkembangan status kontrak Geonwoo dan keputusan selanjutnya dari WAKEONE.