Entertainment
Anime Made in Abyss Umumkan Produksi Film Kedua dan Lima Pengisi Suara Baru
Film anime Made in Abyss: Awakening Mystery resmi tayang di bioskop Jepang pada 23 Oktober 2026. Bersamaan dengan penayangan film pertama dalam rangkaian proyek teatrikal terbaru tersebut, pihak produksi mengumumkan bahwa film keduanya kini sedang dalam tahap produksi. Pengumuman ini juga disertai perilisan key visual terbaru dan pengenalan lima pengisi suara tambahan yang akan memeriahkan kisah petualangan di kedalaman Abyss.
Key visual terbaru menampilkan Srajo, sosok White Whistle yang dikenal dengan julukan Sovereign of Mystery atau Penguasa Misteri, bersama anggota kelompok penjelajah Hail Hex yang dipimpinnya. Kehadiran mereka menjadi salah satu sorotan dalam kelanjutan cerita yang membawa Riko dan kawan-kawan menjelajahi lapisan Abyss yang semakin berbahaya.
Melalui pengumuman resmi tersebut, lima pengisi suara baru diperkenalkan untuk memerankan anggota Hail Hex. Nana Mizuki dipercaya mengisi suara Srajo, pemimpin kelompok yang memiliki gelar White Whistle.
Selanjutnya, Akeno Watanabe mengisi suara Nishagora, seorang penjelajah dengan karakteristik unik bernama beast-aspect. Ia memiliki kemampuan bertahan hidup yang sangat tinggi dan mampu mempertahankan bentuk tubuhnya dalam berbagai kondisi lingkungan. Namun, kemampuan tersebut juga membuatnya digambarkan sebagai sosok yang berbahaya.
Shunsuke Takeuchi bergabung sebagai Yataramaru, penjelajah bertubuh besar yang dikenal memiliki sikap sopan. Sementara itu, Nao Toyama dan Yume Miyamoto masing-masing mengisi suara Sherumi dan Menae, sepasang saudara kembar yang terdiri dari kakak perempuan dan adik laki-laki. Keduanya mengenakan peluit yang tidak sesuai dengan ketentuan resmi bagi para penjelajah. Pasangan tersebut dikenal dengan sebutan Sherumena.
Kehadiran karakter-karakter baru ini menambah daya tarik film pertama, terutama karena latar belakang dan kemampuan mereka masih menyimpan banyak pertanyaan. Hail Hex diperkirakan akan menjadi kelompok penting dalam perjalanan Riko dan rekan-rekannya, meskipun detail keterlibatan mereka dalam konflik mendatang belum diungkapkan secara menyeluruh.
Dari segi cerita, Made in Abyss: Awakening Mystery melanjutkan kisah setelah peristiwa dalam anime Made in Abyss: The Golden City of the Scorching Sun. Film ini mengikuti Riko, Reg, Nanachi, dan Faputa saat mereka melanjutkan perjalanan menuju lapisan ketujuh Abyss. Tempat tersebut menyimpan berbagai misteri sekaligus ancaman yang semakin sulit dihadapi.
Studio Kinema Citrus kembali bertanggung jawab atas produksi animasi, melanjutkan keterlibatannya dalam adaptasi sebelumnya. Masayuki Kojima bertugas sebagai sutradara, sedangkan Hideyuki Kurata menangani penulisan skenario. Desain karakter dikerjakan oleh Yuka Kuroda dan Kazuchika Kise dari Production I.G.
Film ini juga menghadirkan lagu tema berjudul Chain of the Abyss yang digarap oleh komposer Kevin Penkin bersama Mori Calliope. Lagu tersebut sempat diperkenalkan melalui trailer terbaru, yang turut menampilkan dua karakter lain, yaitu Tepaste yang disuarakan Sumire Morohoshi dan Cravali yang diisi suaranya oleh Takanori Hoshino.
Waralaba Made in Abyss diadaptasi dari manga karya Akihito Tsukushi yang ditulis sekaligus diilustrasikannya. Manga tersebut mengikuti perjalanan Riko, seorang gadis, dan Reg, anak laki-laki berbentuk robot, saat menyusuri Abyss, sebuah lubang raksasa yang dipenuhi peninggalan kuno dan makhluk misterius. Berdasarkan informasi yang diumumkan, manga ini telah memiliki lebih dari 22 juta eksemplar dalam peredaran dan diserialisasikan melalui Web Comic Gamma milik Takeshobo.
Dengan film kedua yang kini resmi memasuki tahap produksi, petualangan Riko dan kawan-kawan dipastikan masih berlanjut ke layar lebar. Meski jadwal tayang serta detail cerita bagian berikutnya belum diumumkan, perkembangan ini menjadi kabar menggembirakan bagi penggemar yang ingin mengetahui lebih jauh misteri Abyss dan peran Hail Hex dalam perjalanan tersebut.