Entertainment
Film Animasi We Are Aliens Raih Penghargaan Kau Ka Hoku di Ajang HIFF ke-46
Film animasi Jepang We Are Aliens (Ware Ware wa Uchujin) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Karya sutradara Kohei Kadowaki bersama studio NOTHING NEW tersebut berhasil memenangkan Kau Ka Hoku (Shooting Star) Award dalam ajang Hawaii International Film Festival (HIFF) ke-46. Penghargaan ini diumumkan pada acara penganugerahan yang berlangsung di Halekulani Hotel, Waikiki, pada 1 November 2026.
Mengutip pengumuman resmi festival, Kau Ka Hoku Award diberikan kepada pembuat film internasional yang menghasilkan karya layar lebar pertama atau keduanya. Para programmer festival bertugas memilih nominasi dari kategori fiksi maupun nonfiksi, sebelum pemenang ditentukan oleh dewan juri internasional. Penghargaan tersebut dipersembahkan oleh Hawaiian Airlines sebagai bentuk apresiasi terhadap sineas yang menunjukkan potensi dan kreativitas melalui karya mereka.
Dewan juri memberikan pujian khusus terhadap cara Kadowaki menggambarkan masa kanak-kanak melalui animasi gambar tangan, teknik rotoscoping, serta dialog yang terasa alami. Mereka juga menyoroti bagaimana film ini memperlihatkan kekejaman yang dapat muncul di antara anak-anak dan bagaimana kenangan membentuk pemahaman seseorang seiring bertambahnya usia. Seluruh anggota juri sepakat memberikan penghargaan tersebut kepada We Are Aliens.
Film ini mengangkat kisah persahabatan dua anak laki-laki bernama Tsubasa dan Gyotaro. Ketika masih duduk di bangku sekolah dasar, keduanya menjalin hubungan yang sangat dekat. Namun, rasa cemburu dan kesalahpahaman akibat sebuah kejadian membuat persahabatan mereka perlahan hancur.
Waktu kemudian berlalu dan keduanya tumbuh menjadi orang dewasa dengan kehidupan masing-masing. Meski telah menempuh jalan berbeda, kenangan mengenai masa lalu kembali muncul dan memaksa mereka menghadapi peristiwa yang pernah memisahkan keduanya. Cerita tersebut mengikuti perjalanan emosional tentang persahabatan, luka masa kecil, dan bagaimana seseorang memandang kembali pengalaman yang membentuk kehidupannya.
Untuk pengisi suara, Ryota Bando dipercaya memerankan Tsubasa ketika dewasa, sedangkan Amane Okayama mengisi suara Gyotaro. Sementara itu, karakter mereka saat masih kecil diperankan oleh dua aktor cilik, Yuto Maki dan Tasuku Nakagome, yang terpilih melalui proses audisi.
Kadowaki memegang sejumlah tanggung jawab kreatif dalam proyek ini, mulai dari perencanaan, penulisan naskah, penyutradaraan, pembuatan storyboard, hingga penyuntingan. Ia sebelumnya dikenal melalui pengerjaan ending sequence musim kedua anime BEASTARS serta sejumlah video musik untuk YOASOBI.
Untuk musik film, Kadowaki menggandeng Yaffle, produser yang pernah menggarap karya musisi seperti Fujii Kaze dan Kenshi Yonezu. Sementara itu, penyanyi adieu membawakan lagu tema berjudul Sasakure (Split). Studio NOTHING NEW bertanggung jawab atas perencanaan dan produksi, dengan dukungan studio animasi Prancis, Miyu Productions, yang bergabung dalam proyek tersebut pada Juni 2025.
Sebelum memenangkan penghargaan di Hawaii, We Are Aliens telah melakukan pemutaran perdana dunia di Directors' Fortnight dalam Festival Film Cannes pada 14 Mei 2026. Film ini juga berkompetisi di Annecy International Animation Film Festival pada Juni, serta diputar dalam Melbourne International Film Festival, New Zealand International Film Festival, dan Busan International Film Festival ke-31.
Prestasinya berlanjut melalui kemenangan Grand Prize kategori Animated Feature di Ottawa International Animation Festival pada September. Pada Oktober, film ini juga meraih Anima't Award untuk film panjang terbaik di Festival Internacional de Cinema Fantastic de Catalunya, Spanyol. Selain itu, We Are Aliens mendapatkan Special Mention dalam bagian Alice nelle citta di Rome Film Festival serta Honorable Mention di Philadelphia Film Festival, keduanya pada 25 Oktober.
Di Jepang, film ini mulai tayang pada 15 September dan telah meraup pendapatan lebih dari 370 juta yen dengan jumlah penonton melampaui 230.000 orang hingga 25 Oktober. Pameran kedua yang menampilkan proses produksinya juga berlangsung di Shinjuku Marui Annex, Tokyo, pada 1–30 November. Pengunjung dapat melihat gambar asli, storyboard, hingga replika ruang produksi. Tersedia pula 1.301 desain kartu pos berbeda yang masing-masing menampilkan adegan dari film tersebut.